Doni Monardo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Doni Monardo
Kepala BNPB Doni Monardo.jpg
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ke-3
Mulai menjabat
9 Januari 2019
PendahuluLaksda TNI (Purn.) Willem Rampangilei
Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional ke-14
Masa jabatan
14 Maret 2018 – 27 Mei 2019
PendahuluLetnan Jenderal TNI Nugroho Widyotomo
PenggantiLaksamana Muda TNI Achmad Djamaludin
Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi ke-41
Masa jabatan
27 Oktober 2017 – 19 Maret 2018
PendahuluMayor Jenderal TNI Muhammad Herindra
PenggantiMayor Jenderal TNI Besar Harto Karyawan
Panglima Komando Daerah Militer XVI/Pattimura ke-25
Masa jabatan
25 Juli 2015 – 27 Oktober 2017
PendahuluMayor Jenderal TNI Wiyarto
PenggantiMayjen TNI Suko Pranoto
Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ke-27
Masa jabatan
5 September 2014 – 25 Juli 2015
PendahuluMayor Jenderal TNI Agus Sutomo
PenggantiBrigadir Jenderal TNI Muhammad Herindra
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden ke-20
Masa jabatan
15 Juni 2012 – 5 September 2014
PendahuluMayor Jenderal TNI Agus Sutomo
PenggantiMayor Jenderal TNI Andika Perkasa
Informasi pribadi
Lahir10 Mei 1963 (umur 56)
Bendera Indonesia Cimahi, Jawa Barat
PasanganNy. Santi Ariviani
Anak1. Azzianti Riani Monardo (1993)
2. Reizalka Dwika Monardo (1997)
3. Adelwin Azel Monardo (2003)
IbuRoeslina
BapakLetkol CPM Nasrul Saad
Alma materAkademi Militer (1985)
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangLambang TNI AD.png TNI Angkatan Darat
Masa dinas1985–sekarang
PangkatPdu letjendtni staf.png Letnan Jenderal TNI
SatuanInfanteri (Kopassus)

Letnan Jenderal TNI Doni Monardo (lahir di Cimahi, Jawa Barat, 10 Mei 1963; umur 56 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 9 Januari 2019 mengemban amanat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.[1]

Doni, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985 ini berpengalaman dalam bidang infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Sesjen Wantannas.[2]

Karier[sunting | sunting sumber]

Penempatan pertama langsung pada Komando Pasukan Khusus atau Kopassus tahun 1986 sampai dengan 1998. Selama di Kopassus dia pernah ditugaskan ke Timor Timur, Aceh dan daerah lainnya. Pada tahun 1999 hingga 2001, lelaki yang suka kegiatan menembak dan beladiri ini ditugaskan pada Batalyon Raider di Bali. Kemudian ditarik kembali di Paspampres hingga tahun 2004, lalu mengikuti pelatihan counter terrorism yang dilaksanakan di Korea Selatan.

Pada tahun 2005 sampai dengan 2006 Doni ditugaskan di Aceh. Setahun di sana, dia kembali ditarik ke Jakarta bergabung dengan Paspampres. Pada tahun 2006 dipindahkan ke Makassar, Sulawesi Selatan, di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, atau yang lebih dikenal dengan Kostrad. Salah satu program yang hingga kini dikenang masyarakat Makassar adalah penghijauan beberapa kawasan tandus di Sulawesi Selatan termasuk di sekitar Bandara Hasanuddin.

Setelah di Makassar, Doni di promosikan menjadi Dan Grup A Paspampres hingga 2010. Selama bertugas mengawal orang nomor satu di Republik Indonesia ia sudah mengikuti kunjungan Presiden Indonesia ke 27 negara di dunia. Puas di Paspamres, Doni kemudian diberi kepercayaan menjadi Danrem 061 Surya Kencana Bogor. Hanya beberapa bulan menjadi Danrem di Bogor, Doni diberi kepercayaan menjadi Wadanjen Kopassus. Salah satu tugas yang melambungkan namanya adalah ketika ditugaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Wakil Komando Satuan Tugas untuk pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak oleh perompak Somalia. Atas keberhasilan itu pangkat Doni dinaikkan setingkat menjadi Brigadir Jenderal.

Bulan April 2012 Doni mengikuti pendidikan PPSA XVIII di Lemhannas. Baru empat bulan di Lemhannas Doni dipromosikan menjadi Danpaspampres.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Danyon-11 Grup-1/Kopassus (1998-1999)
  • Danyonif 900/Raider (1999-2001)
  • Dandenma Paspampres
  • Waasops Danpaspampres
  • Danbrigif Linud 3/Tri Budi Sakti (2008)
  • Dan Grup A Paspampres (2008-2010)
  • Danrem 061/Surya Kencana (2010-2011)
  • Wadanjen Kopassus (2011-2012)
  • Danpaspampres[3] (2012-2014)
  • Danjen Kopassus[4][5] (2014-2015)
  • Pangdam XVI/Pattimura (2015-2017)[6]
  • Pangdam III/Siliwangi[7] (2017-2018)
  • Sesjen Wantannas (2018-2019)[8]
  • Kepala BNPB (2019-sekarang)

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Bintang Jasa Utama
  • Bintang Yudha Dharma Pratama
  • Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
  • Bintang Yudha Dharma Nararya
  • Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
  • SL. Dharma Bantala
  • SL. Kesetiaan XXIV
  • SL. Kesetiaan XVI
  • SL. Kesetiaan VIII
  • SL. Dwidja Sistha
  • SL. Dharma Nusa
  • SL. Wira Siaga
  • SL. Ksatria Yudha
  • SL. Wira Karya

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan militer
Didahului oleh:
Willem Rampangilei
Kepala BNPB
2019–sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Nugroho Widyotomo
Sesjen Wantannas
2018–2019
Diteruskan oleh:
Achmad Djamaludin
Didahului oleh:
Muhammad Herindra
Panglima Kodam III/Siliwangi
2017–2018
Diteruskan oleh:
Besar Harto Karyawan
Didahului oleh:
Wiyarto
Panglima Kodam XVI/Pattimura
2015–2017
Diteruskan oleh:
Suko Pranoto
Didahului oleh:
Agus Sutomo
Komandan Jenderal Kopassus
2014−2015
Diteruskan oleh:
Muhammad Herindra
Komandan Paspampres
2012–2014
Diteruskan oleh:
Andika Perkasa