Erick Thohir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Erick Thohir
Erick Thohir.jpg
Lahir 30 Mei 1970 (umur 45)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Pengusaha
Agama Islam
Pasangan Elizabeth Chandra
Orang tua Teddy Thohir

Erick Thohir (lahir di Jakarta, Indonesia, 30 Mei 1970; umur 45 tahun) adalah seorang pengusaha asal Indonesia dan merupakan salah satu pendiri Mahaka Media. Ia menjadi terkenal karena aktivitas bisnisnya di bidang olahraga.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Erick adalah anak dari Teddy Thohir, salah satu pemilik (co-owner) dari grup Astra International bersama William Soeryadjaya. Saudaranya, Garibaldi "Boy" Thohir, adalah seorang bankir investasi. Ia juga memiliki kakak perempuan bernama Rika. Tohir kecil turut membantu bisnis keluarga.[1]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1993 Erick lulus program Master untuk Administrasi Bisnis (Master of Business Administration) dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat,[2] sebelumnya gelar sarjananya (Bachelor of Arts) diperoleh dari Glendale University [3]

Bisnis[sunting | sunting sumber]

Media[sunting | sunting sumber]

Sekembalinya ke Indonesia, bersama Wisnu Wardhana dan R. Harry Zulnardy, ia mendirikan Mahaka Group. Perusahaan ini membeli Republika pada tahun 2001 saat berada di ambang kebangkrutan.[4] Karena belum berpengalaman di bisnis media, ia mendapat bimbingan dari ayahnya serta Jakob Oetama dari Kompas dan Dahlan Iskan dari Jawa Pos.

Erick menjadi Presiden Direktur PT Mahaka Media hingga 30 Juni 2008, ia kemudian menjabat sebagai komisioner sejak Juni 2010 hingga kini.[3]

Mahaka Group kemudian membeli pula Harian Indonesia dan diterbitkan ulang dengan nama Sin Chew-Harian Indonesia dengan konten editorial dan pengelolaan dari Sin Chew Media Corporation Berhad yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia. [5] [6] Media ini kemudian dikelola secara independen oleh PT Emas Dua Ribu, mitra perusahaan Mahaka Media.[5]

Erick juga menjabat sebagai Ketua Komite Konten dan Industri Aplikasi untuk Kamar Dagang Industri (KADIN).[3]

Hingga 2009, Grup Mahaka telah berkembang dan menguasai majalah a+, Parents Indonesia, dan Golf Digest; Sementara untuk bisnis media surat kabar: Sin Chew Indonesia dan Republika; Stasiun TV: JakTV, stasiun radio GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio. Selain di bidang media Erick juga memiliki usaha di bidang periklanan, jual-beli tiket, serta desain situs web. Ia juga pendiri dari organisasi amal "Darma Bakti Mahaka Foundation" dan "Dompet Dhuafa Republika"[1], serta menjadi Presiden Direktur VIVA grup,[2] dan Beyond Media.

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Erick yang gemar bola basket pernah menjabat sebagai Ketua Umum PERBASI periode 2006–2010 dan menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara(SEABA) selama dua kali, yaitu periode 2006–2010 dan 2010–2014.[7] Tahun 2012 Erick dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012.[8] Juga pada tahun 2012, Thohir dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer, D.C. United.[9] Transaksi ini membuatnya dikenal sebagai orang Asia pertama yang memiliki Tim Basket NBA setelah ia membeli saham dari Philadelphia 76ers.[10][11]

Pada tahun 2013, Erick menawarkan dana sejumlah 250 hingga 300 juta Euro (2,8-3,2 triliun Rupiah) untuk membeli 80 persen saham dari klub sepak bola Italia Internazionale Milano atau yang lebih dikenal dengan nama Inter Milan setelah berdiskusi dengan pemiliknya, Massimo Moratti.[12][13]

Meskipun ia dan Moratti tidak mengakui bahwa pertemuan mereka berkaitan tentang rencana pembelian saham Inter Milan, namun sejumlah media di Italia mengabarkan bahwa Thohir sudah selangkah lagi mendapatkan 70% saham Inter.[14] Pada hari Selasa, 15 Oktober 2013, bertepatan dengan hari raya Idul Adha 1434H. Inter sudah resmi milik Erick Thohir, meskipun secara efektif Thohir hanya menguasai 70%, Moratti 30%, dan sisanya dibagi ke pemegang saham mayoritas International Sports Capital (ISC). bersama rekannya yaitu Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo.[15] Pada hari Jum'at, 15 November 2013, Thohir resmi menjabat sebagai presiden klub Inter Milan yang baru. menggantikan Moratti, sementara Moratti menjadi Presiden Kehormatan Inter. Ia tidak sendirian mengakuisisi Inter Milan. Tergabung dalam International Sports Capital (ISC), ia membeli Nerazzurri bersama Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo.[16]

Restoran[sunting | sunting sumber]

Ia juga memiliki beberapa restoran, diantaranya: Hanamasa dan Pronto yang merupakan salah satu warisan bisnis dari ayahnya[17].

Penulis[sunting | sunting sumber]

Erick Thohir juga menjadi penulis buku yang berjudul Pers Indonesia di Mata Saya yang diluncurkan tahun 2011 oleh penerbit Republika.[18]

Kepemilikan klub olahraga[sunting | sunting sumber]

Klub Bola basket[sunting | sunting sumber]

Klub sepak bola[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki
  1. ^ a b Jakarta Globe 2009, Indonesian Media Manager.
  2. ^ a b VIVA Group 2011, Leadership Team.
  3. ^ a b c (Inggris) Reuters.coasdaasm: Officer Profile/ Erick Thohir
  4. ^ Zaim Uchrowi 2004, Menggagas renaisans Indonesia, hlm. xvi.
  5. ^ a b (Inggris) Media Chinese Group: Harian Indonesia (Sin Chew)
  6. ^ (Inggris) The Jakarta Post: Chinese papers attracting younger readers
  7. ^ Republika 2010, Erick Thohir Terpilih Lagi.
  8. ^ PresidenRI.go.id 2012, Presiden Lepas 21 Atlet.
  9. ^ The Washington Post 2012, D.C. United.
  10. ^ AseanBasketballLeague.com 2012, The First Asian.
  11. ^ a b The Jakarta Post 2011, Erick Thohir becomes.
  12. ^ La Gazzetta 2013, Moratti vede Thohir.
  13. ^ Inilah.com 2013, Erick Thohir Tegaskan.
  14. ^ (Italia) [http://www.gazzetta.it/Calcio/Squadre/Inter/19-09-2013/inter-impero-thohir-vittorie-moratti-201193274386.shtml Gazzetta: Inter: l'impero di Thohir e le vittorie di Moratti I tifosi tra nostalgia e futuro]
  15. ^ (Inggris) Forbes: Inter Milan Sells 70% Stake To Indonesia's Erick Thohir At $480M Valuation
  16. ^ Artikel:"Profil Trio Indonesia Pemilik Inter Milan" di detik.com
  17. ^ Artikel:"Profil Trio Indonesia Pemilik Inter Milan" di detik.com
  18. ^ Republika 2011, Erick Thohir Luncurkan Buku.
  19. ^ Globe Asia 2012, New media magnates.
  20. ^ Republika 2013, Erick Thohir Bertemu.
  21. ^ Simon Borg (10 Juli 2013). "DC United introduce new investors Thohir and Levien". MLSsoccer.com. Diakses tanggal 25 November 2013. 
  22. ^ "organisation chart". inter.it. Diakses tanggal 25 November 2013. 
  23. ^ "Struktur Organisasi PT.Persib Bandung Bermartabat". persib.co.id. Diakses tanggal 25 November 2013. 
Daftar pustaka