Terawan Agus Putranto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Terawan Agus Putranto
Terawan Agus Putranto.jpg
Menteri Kesehatan Indonesia ke-21
Mulai menjabat
23 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
Wakil PresidenMa'ruf Amin
PendahuluNila Moeloek
Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto
Masa jabatan
1 Juni 2015 – 23 Oktober 2019
PendahuluBrigjen TNI dr. Hardjanto, Sp.B
PenggantiJabatan lowong
Informasi pribadi
Lahir5 Agustus 1964 (umur 55)
Bendera Indonesia Sitisewu, Yogyakarta, Indonesia[1]
Kebangsaan Indonesia
Partai politikIndependen
PasanganEster Dahlia
AnakAbraham Apriliawan Putranto
Orang tuaSudarno (ayah)
Alma materUniversitas Gadjah Mada
Sepawamil (1990)
ProfesiDokter Militer
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian Army.svg TNI Angkatan Darat
Masa dinas1990–2019
PangkatPdu letjendtni staf.png Letnan Jenderal TNI
SatuanKesehatan (CKM)
Penghargaan militerMahaputra Nararya.gif Bintang Mahaputera Nararya
25px Bintang Yudha Dharma Pratama
Eka Paksi Pratama.gif Bintang Kartika Eka Paksi Pratama

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad.(K) (lahir di Sitisewu, Yogyakarta, 5 Agustus 1964; umur 55 tahun)[3] adalah Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang menjabat sejak 23 Oktober 2019. Sebelumnya ia seorang dokter militer yang juga menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto dan Ketua Tim Dokter Kepresidenan.[4] Ia menjadi dokter militer pertama yang menjabat Menkes sejak Mayjen (Purn.) Suwardjono Surjaningrat (1978–1988) dan orang dengan pangkat militer tertinggi yang pernah memangku jabatan ini.

Ia merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan kemudian masuk TNI AD, di mana ia ditugaskan ke beberapa daerah termasuk Lombok, Bali, dan Jakarta untuk mengemban tugas sebagai pelaksana medis/kesehatan militer.[5] Beliau juga pernah menjabat sebagai Tim Dokter Kepresidenan pada tahun 2009 dan pernah menjabat sebagai Kepala RSPAD tahun 2015.

Riwayat Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Umum[sunting | sunting sumber]

  • SD Tarakanita Bumijo Yogyakarta (1977)[1]
  • SMPN 2 Yogyakarta (1980)[1]
  • SMA Bopkri 1 Yogyakarta (1983)[6]
  • S-1 Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1990)
  • S-2 Spesialisasi Radiologi, FK Universitas Airlangga, Surabaya (2004)[7]
  • S-3 Doktor, FK Universitas Hasanuddin, Makassar (2013)[8]

Militer[sunting | sunting sumber]

  • Sepamilwa ABRI (1990)

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

Militer[sunting | sunting sumber]

  • Tim Dokter Kepresidenan RI (2009)
  • Ka RSPAD Gatot Subroto Puskesad (20152019)

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pada 23 Oktober 2019, ia dilantik dan dipercaya untuk membantu tugas dari presiden Joko Widodo pada posisi Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Maju periode 20192024.

Organisasi[sunting | sunting sumber]

  • Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia.
  • Ketua World International Committee of Military Medicine.
  • Ketua ASEAN Association of Radiology.

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Terawan Theory[sunting | sunting sumber]

Ia pernah merumuskan 'Terawan Theory', yakni sebuah teori yang terkait dengan metode 'cuci otak' pada penderita stroke. Meskipun demikian, ia dipecat oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) karena melakukan metode tersebut kepada pasien sebelum melalui penelitian ilmiah.[9]

Pandemi koronavirus 2019-2020[sunting | sunting sumber]

Ketika Pandemi koronavirus 2019–2020, ia bekerja mengevakuasi 188 warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di kapal pesiar Dream World.[10] Ia juga mendapat kontroversi dari pemulangan dan karantina WNI dari Wuhan karena lokasi karantina terlalu dekat dengan pemukiman penduduk, meskipun pemerintah Indonesia telah meyakinkan warga bahwa WNI yang dipulangkan tidak terinfeksi. Setelah masa karantina 14 hari, seluruh WNI dideklarasikan sehat dan tidak terinfeksi COVID-19.[11]

Terawan juga dikritik karena menyatakan bahwa flu biasa lebih berbahaya daripada COVID-19, dengan menyatakan bahwa flu biasa memiliki jumlah kematian lebih tinggi dari COVID-19.[12]

Terawan juga dikritik karena sikap "arogan" dan "anti-sains" dalam menangani krisis COVID-19 di Indonesia[13]. Menurutnya percuma yang sehat pakai masker [14], menyalahkan pembeli masker [15] , sebelumnya sempat menyebutkan enjoy aja terkait virus corona [16] dan pengangkatan duta imunitas corona [17].

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tanda Jasa[sunting | sunting sumber]

  • Bintang Mahaputra Nararya
  • Bintang Yudha Dharma Pratama[18]
  • Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
  • Bintang Yudha Dharma Nararya
  • Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
  • SL. Kesetiaan XXIV
  • SL. Kesetiaan XVI
  • SL. Kesetiaan VIII
  • SL. Dwidya Sistha

Brevet[sunting | sunting sumber]

  • Brevet Kesehatan TNI AD
  • Brevet Yudha Wastu Pramuka
  • Brevet Para Dasar
  • Brevet Hiperbarik Kesehatan TNI AL
  • Brevet Kavaleri Kuda
  • Brevet Tank Kavaleri
  • Pin Setia Waspada Paspampres
  • Brevet Parachutist Thailand
  • Brevet Lakespra

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c https://www.ibukata.com/rangkuman/biografi/3863/profil-terawan-menkes-dari-kalangan-militer/
  2. ^ https://jawaban.com/read/article/id/2019/10/23/91/191023113734/5_menteri_kabinet_indonesia_maju_ini_beragama_kristen_katoliksiapa_saja_mereka
  3. ^ Jadi Menkes, dr. Terawan dikenal Ramah dan Religius saat Sekolah
  4. ^ "Profil Dokter Terawan, Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Maju". Kompas. 23 October 2019. Diakses tanggal 23 October 2019. 
  5. ^ https://www.suara.com/health/2019/10/23/060500/sosok-terawan-agus-putranto-dokter-tentara-yang-jadi-menteri-kesehatan?page=all
  6. ^ Pendidikan Terawan AP semasa di Yogyakarta
  7. ^ Profil Menkes dr. Terawan
  8. ^ Biografi dr. Terawan
  9. ^ https://tirto.id/kejanggalan-terapi-brainwash-dokter-terawan-cHrz
  10. ^ "Menkes Terawan Jelaskan Pentingnya Evakuasi WNI di Kapal World Dream Didahulukan". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2020-02-26. 
  11. ^ Redaksi. "Terawan: 238 WNI dari Natuna Sehat & Bebas Corona". news. Diakses tanggal 2020-02-26. 
  12. ^ Sihombing, Rolando Fransiscus. "Menkes: Kematian Gegara Flu Lebih Tinggi, Kenapa Heboh Corona Luar Biasa?". detiknews. Diakses tanggal 2020-03-09. 
  13. ^ Post, The Jakarta. "Terawan must go, civil groups say, demanding crisis-sensitive health minister". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-23. 
  14. ^ Media, Kompas Cyber. "Menkes: Percuma yang Sehat Pakai Masker". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-04-19. 
  15. ^ Liputan6.com (2020-02-15). "Menkes Terawan Soal Harga Masker Melonjak: Salahmu Sendiri, Kok Beli?". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-04-19. 
  16. ^ "Kata Menkes Terawan saat Disinggung Enjoy Aja terkait Virus Korona". iNews.ID. 2020-01-31. Diakses tanggal 2020-04-19. 
  17. ^ "Menkes Terawan Nobatkan Duta Imunitas Corona Sejati, Ini Personil dan Alasannya!". KOMPAS.tv. Diakses tanggal 2020-04-19. 
  18. ^ http://www.rspadgs.net/v2/userfiles/image/posting/IMG_8375.JPG/. Diakses tanggal 25 Oktober 2019.  Tidak memiliki atau tanpa |title= (bantuan)
Jabatan politik
Didahului oleh:
Nila Moeloek
Menteri Kesehatan Indonesia
2019–sekarang
Petahana
Jabatan militer
Didahului oleh:
Brigjen TNI dr. Hardjanto, Sp.B
Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto
1 Juni 2015–22 Oktober 2019
Diteruskan oleh:
jabatan lowong