Kenormalan baru

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kenormalan baru[1] (bahasa Inggris: new normal) adalah sebuah istilah dalam bisnis dan ekonomi yang merujuk kepada kondisi-kondisi keuangan usai krisis keuangan 2007-2008, resesi global 2008–2012, dan pandemi COVID-19. Sejak itu, istilah tersebut dipakai pada berbagai konteks lain untuk mengimplikasikan bahwa suatu hal yang sebelumnya dianggap tidak normal atau tidak lazim, kini menjadi umum dilakukan.

New normal dilakukan sebagai upaya kesiapan untuk beraktivitas di luar rumah seoptimal mungkin, sehingga dapat beradaptasi dalam menjalani perubahan perilaku yang baru. Perubahan pola hidup ini dibarengi dengan menjalani protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran dan penularan COVID-19. [2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kenormalan Baru Padanan New Normal, Istilah yang Dibakukan Badan Bahasa Kemendikbud". Okezone. 28 Mei 2020. Diakses tanggal 28 Mei 2020. 
  2. ^ "New Normal: Definisi, Panduan, Penerapan Saat Pandemi COVID-19". DokterSehat. 29 Mei 2020. Diakses tanggal 2 Juni 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]