Lompat ke isi

Daftar Menteri Kesehatan Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Logo Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Menteri Kesehatan Republik Indonesia adalah kepala Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Menteri Kesehatan bertindak sebagai pembantu Presiden Indonesia dalam semua hal yang berkaitan dengan kesehatan. Menteri Kesehatan adalah anggota kabinet Indonesia yang diatur dalam undang-undang.

Jabatan ini dibentuk di awal kemerdekaan, dengan Boentaran Martoatmodjo menjabat sebagai Menteri Kesehatan pertama. Sepanjang sejarah, semua menteri kesehatan berprofesi sebagai dokter, kecuali 2 pejabat yakni Mananti Sitompul (insinyur)[1] di Kabinet Darurat dan Budi Gunadi Sadikin (insinyur dan bankir)[2] di Kabinet Indonesia Maju dan Kabinet Merah Putih. Terdapat 5 dokter militer di antara semua pejabat menteri kesehatan, yakni Darma Setiawan (KNIL), Abdul Azis Saleh, Satrio, Suwardjono Surjaningrat, dan Terawan Agus Putranto. Pejabat yang paling banyak ditunjuk sebagai menteri kesehatan yakni Johannes Leimena dan Satrio yakni di 6 kabinet berbeda.

Terdapat beberapa pejabat menteri kesehatan yang berstatus sebagai guru besar (profesor) pada saat menjadi Menteri Kesehatan, yakni Satrio, G. A. Siwabessy, Sujudi, Faried Anfasa Moeloek, Ali Ghufron Mukti (pelaksana tugas) dan Nila Moeloek.[3][4][5] Sedangkan Terawan Agus Putranto dikukuhkan sebagai guru besar pada tahun 2022, 3 tahun setelah menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Saat ini, Menteri Kesehatan Indonesia dijabat oleh Budi Gunadi Sadikin sejak 23 Desember 2020.[6][7]

Sejak tanggal 19 Agustus 1945 hingga saat ini, terdapat dua puluh orang orang yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia.

No. Foto Partai Nama Kabinet Dari Sampai Ket.
1 Boentaran Martoatmodjo Independen Presidentil 19 Agustus 1945 14 November 1945 [A]
[8][9][10]
2 Darma Setiawan Independen Sjahrir I 14 November 1945 12 Maret 1946 [11]
Sjahrir II 12 Maret 1946 2 Oktober 1946
Sjahrir III 2 Oktober 1946 26 Juni 1947
3 Johannes Leimena Parkindo Amir Sjarifuddin I 3 Juli 1947 11 November 1947 [12]
Amir Sjarifuddin II 11 November 1947 29 Januari 1948
Hatta I 29 Januari 1948 4 Agustus 1949
Mananti Sitompul Parkindo Darurat 19 Desember 1948 14 Maret 1949 [1]
Soekiman Wirjosandjojo Masyumi 14 Maret 1949 13 Juli 1949 [10]
Surono
(ad-interim)
Independen Hatta II 4 Agustus 1949 1 Desember 1949 [10]
(3)
Johannes Leimena Parkindo 1 Desember 1949 14 Desember 1949
RIS 20 Desember 1949 6 September 1950
4 Sutopo PIR Halim 21 Januari 1950 6 September 1950
(3) Johannes Leimena Parkindo Natsir 6 September 1950 27 April 1951
Sukiman Suwirjo 27 April 1951 23 Februari 1952
Wilopo 3 April 1952 3 Juni 1953
Ferdinand Lumban Tobing
(ad-interim)
SKI Ali Sastroamidjojo I 1 Agustus 1953 9 Oktober 1953
5 Lie Kiat Teng PSII 9 Oktober 1953 24 Juli 1955
(3) Johannes Leimena Parkindo Burhanuddin Harahap 12 Agustus 1955 3 Maret 1956
6 Hadrianus Sinaga Parkindo Ali Sastroamidjojo II 24 Maret 1956 14 Maret 1957 [13]
7 Abdul Azis Saleh IPKI Karya 9 April 1957 6 Juli 1959 [14]
Berstatus Menteri Muda Kerja I 10 Juli 1959 18 Februari 1960 [Ket. 1]
[B]
8 Satrio ABRI Kerja II 18 Februari 1960 6 Maret 1962 [A][3]
Kerja III 6 Maret 1962 13 November 1963
Kerja IV 13 November 1963 27 Agustus 1964
Dwikora I 27 Agustus 1964 22 Februari 1966
Dwikora II 24 Februari 1966 28 Maret 1966
Dwikora III 31 Maret 1966 25 Juli 1966
9 G.A. Siwabessy Independen Ampera I 28 Juli 1966 17 Oktober 1967 [4][15]
Ampera II 17 Oktober 1967 6 Juni 1968
Pembangunan I 6 Juni 1968 28 Maret 1973
Pembangunan II 28 Maret 1973 29 Maret 1978
10 Suwardjono Surjaningrat Golkar Pembangunan III 29 Maret 1978 11 Maret 1983
Pembangunan IV19 Maret 198311 Maret 1988
11 Adhyatma Golkar Pembangunan V 21 Maret 1988 11 Maret 1993
12 Sujudi Golkar Pembangunan VI 17 Maret 1993 11 Maret 1998 [5]
13 Faried Anfasa Moeloek Golkar Pembangunan VII 16 Maret 1998 21 Mei 1998
Reformasi Pembangunan 23 Mei 1998 20 Oktober 1999
14 Achmad Sujudi Independen Persatuan Nasional 29 Oktober 1999 23 Juli 2001 [C]
Gotong Royong 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 [A]
15 Siti Fadilah Supari Independen Indonesia Bersatu 21 Oktober 2004 20 Oktober 2009
16 Endang Rahayu Sedyaningsih Independen Indonesia Bersatu II 22 Oktober 2009 30 April 2012 [16]
Ali Ghufron Mukti
(Pelaksana Tugas)
Independen 30 April 2012 14 Juni 2012 [17]
17 Nafsiah Mboi Independen 14 Juni 2012 20 Oktober 2014 [18][19]
18 Nila Moeloek Independen Kerja 27 Oktober 2014 20 Oktober 2019 [20][21]
19 Terawan Agus Putranto Independen Indonesia Maju 23 Oktober 2019 23 Desember 2020 [22]
20 Budi Gunadi Sadikin Independen 23 Desember 2020 20 Oktober 2024 [6][2]
Merah Putih 21 Oktober 2024 Petahana [7]
Catatan

Mantan Menteri Kesehatan yang masih hidup

[sunting | sunting sumber]

Hingga saat ini, mantan Menteri Kesehatan yang masih hidup, yakni:

Perubahan nama
  1. 1 2 3 Bernama Menteri Kesehatan
  2. Bernama Menteri Muda Kesehatan
  3. Pada 2000–2001 bernama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial
Keterangan
  1. Berstatus Menteri Muda, di bawah Menteri Kesejahteraan Sosial

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Rachmadita, Amanda (17 Oktober 2024). "Ketika Insinyur Jadi Menteri Kesehatan". Historia.id. Diakses tanggal 6 Januari 2025.
  2. 1 2 "Profil Budi Gunadi Sadikin: Dari Bankir ke Kursi Menteri Kesehatan". CNBC Indonesia. 21 Oktober 2024. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  3. 1 2 Satrio; Majid, Dien; Lohanda, Mona (1986). "Perjuangan dan Pengabdian: Mosaik Kenangan Prof. Dr. Satrio, 1916–1986". hlm. 355–362. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  4. 1 2 "100 tahun Prof. Dr. Siwabessy". Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. 30 Agustus 2014. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  5. 1 2 "Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 96/M Tahun 1993 tentang Kabinet Pembangunan VI". 17 Maret 1993. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  6. 1 2 Desideria, Benedikta (2020-12-22). Desideria, Benedikta (ed.). "Gantikan Terawan, Budi Gunadi Sadikin Kini Jabat Menteri Kesehatan". Liputan6.com. Diakses tanggal 2020-12-22.
  7. 1 2 "Daftar Lengkap Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih". cnnindonesia.com. 28 Oktober 2024. Diakses tanggal 14 Oktober 2025.
  8. Kahin, George McTurnan (1952) Nationalism and Revolution in Indonesia Cornell University Press, ISBN 0-8014-9108-8
  9. Ricklefs (1982), A History of Modern Indonesia, Macmillan Southeast Asian reprint, ISBN 0-333-24380-3
  10. 1 2 3 Simanjuntak, P. N. H. (2003). Kabinet-Kabinet Republik Indonesia: Dari Awal Kemerdekaan Sampai Reformasi. Jakarta: Djambatan. hlm. 15–23. ISBN 979-428-499-8.
  11. "Darma Setiawan: Mantan Perwira KNIL, Menteri Kesehatan Sjahrir". Tirto.id. 6 November 2019. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  12. Darmansyah, I.; Rahman, Momon Abdul (2006). Johannes Leimena: Mutiara dari Maluku (PDF). Museum Sumpah Pemuda. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  13. Simorangkir, J.C.T. (1989), id:Manuscript Sejarah Parkindo [Manuscript of the History of Parkindo] (in Indonesian), Jakarta: Yayasan Komunikasi
  14. Dzaki, Agung (6 Agustus 2025). "Mengenang Abdul Azis Saleh, Tokoh Pionir Pramuka Indonesia". Good News from Indonesia. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  15. Kusumoastuti, Astrid Wulan (18 Agustus 2016). "Mengenal Sosok Dokter dan Bapak Atom Indonesia". KlikDokter.com. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  16. Natalia, Maria (26 April 2012). Margianto, Heru (ed.). "Menteri Kesehatan Mengundurkan Diri dari Kabinet". Kompas.com. Jakarta. Diakses tanggal 26 April 2012.
  17. JFK (6 Juni 2012). "Kantongi Surat Sebagai Plt Menkes, Ali Gufron 'Tak Tersentuh' Vonis MK". detikcom. Jakarta. Diakses tanggal 6 Juni 2012.
  18. "dr. Nafsiah Mboi, Sp.A., M.P.H., Menteri Kesehatan (Minister of Health) 2012–2014". Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 14 Juni 2012. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  19. "Foto: Pelantikan Menkes". AntaraNews.com. 14 Juni 2012. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  20. "Profil Tokoh: Nila Farid Moeloek". Tirto.id. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  21. "Jadi Menkes, Prof Nila Moeloek Bakal 'Galak' Perangi Rokok?". detikHealth. 27 Oktober 2014. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  22. Widyawati (23 Oktober 2019). "dr. Terawan Resmi jadi Menteri Kesehatan 2019–2024". Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Diakses tanggal 6 Januari 2026.
  23. Halawa, Ohiao (1999). Profil 48 Ketua Umum Parpol RI [Profile of the 48 Chairpersons of the Political Parties in Indonesia]. Jakarta: NIAS and Kreasi Karya Wiguna. hlm. 54. Kedua, selama menguasai pemerintahan, secara jelas telah menjadikan lembaga kekuasaan negara sebagai perangkat organisasi Golkar. Presiden adalah Ketua Dewan Pembina. Menteri, Panglima ABRI, dan pimpinan lembaga pemerintahan menjadi anggota Dewan Pembina.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]