Lompat ke isi

Kabinet Gotong Royong

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabinet Gotong Royong

Kabinet Pemerintahan Indonesia ke-38
Dibentuk10 Agustus 2001
Diselesaikan20 Oktober 2004
Struktur pemerintahan
PresidenMegawati Sukarnoputri
Wakil PresidenHamzah Haz
Pejabat setingkat menteri4
Jumlah menteri30
Partai anggotaKoalisi:
  PDI-P
  Golkar
  PPP
  PKB
  PAN
  PK
  PBB
  Independen
Status di legislatifDPR RI
Koalisi mayoritas:
439 / 462
Sejarah
Pemilihan umumPemilihan Legislatif 1999
PeriodeDPR RI 1999-2004
AnggaranRp427,176 triliun (2004)[1]
Nasihat dan persetujuanDPR RI
PendahuluKabinet Persatuan Nasional
PenggantiKabinet Indonesia Bersatu I

Kabinet Gotong Royong adalah kabinet pemerintahan Indonesia pimpinan Presiden Megawati Sukarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz. Kabinet ini dilantik pada 10 Agustus 2001 dan masa baktinya berakhir pada 20 Oktober 2004.

Kabinet ini diumumkan pada 9 Agustus 2001. Berbeda jauh dengan presiden sebelumnya, selama kabinet ini bertugas, Presiden Megawati Soekarnoputri tidak pernah melakukan perombakan kabinet. Tetapi, hanya mengangkat beberapa menteri ad-interim karena beberapa menteri mengundurkan diri sehubungan dengan pencalonan mereka di Pilpres 2004.

Adapun Program Kerja Kabinet Gotong Royong adalah sebagai berikut:

  • Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan bangsa dalam kerangka utuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Meneruskan proses reformasi dan demokratisasi dalam seluruh aspek kehidupan nasional melalui kerangka, arah, dan agenda yang lebih jelas, dengan terus meningkatkan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia.
  • Normalisasi kehidupan ekonomi dan kemasyarakatan untuk memperkuat dasar bagi kehidupan perekonomian rakyat.
  • Melaksanakan penegakan hukum secara konsisten, mewujudkan rasa aman serta tenteram dalam kehidupan masyarakat, melakukan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
  • Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif, memulihkan martabat bangsa dan negara serta kepercayaan luar negeri, termasuk lembaga-lembaga pemberi pinjaman dan kalangan investor terhadap pemerintah.
  • Mempersiapkan penyelenggaraan Pemilihan Umum 2004 yang aman, tertib, rahasia, dan langsung.
Presiden Wakil Presiden
Megawati Soekarnoputri Hamzah Haz

Berikut ini adalah menteri Kabinet Gotong Royong.[2]

No. Jabatan Potret Pejabat Mulai menjabat Selesai menjabat Partai
Menteri koordinator
1 Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono[3][4] 10 Agustus 2001 12 Maret 2004 Independen
Demokrat
Hari Sabarno
(Pelaksana Tugas)
12 Maret 2004 20 Oktober 2004 Independen
2 Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Muhammad Jusuf Kalla[5] 10 Agustus 2001 19 April 2004 Golkar
Abdul Malik Fadjar
(Pelaksana Tugas)
22 April 2004 20 Oktober 2004 Nonpartai
3 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
Menteri
4 Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PBB
5 Menteri Pertahanan H Matori Abdul Djalil 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PKB
6 Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Independen
7 Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
8 Menteri Kesehatan Dr. dr. Achmad Sujudi, M.P.H. 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
9 Menteri Pendidikan Nasional Abdul Malik Fadjar 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
10 Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PPP
11 Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawwar 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
12 Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PDI-P
13 Menteri Keuangan Boediono 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
14 Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini Mariani Soemarno Soewandi 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
15 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
16 Menteri Perhubungan Agum Gumelar[6] 10 Agustus 2001 24 Mei 2004 Independen
Sunarno
(Pelaksana Tugas)
24 Mei 2004 20 Oktober 2004 Nonpartai
17 Menteri Pertanian Bungaran Saragih 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
18 Menteri Kehutanan Mohamad Prakosa 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PDI-P
19 Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Sunarno 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
20 Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PDI-P
Menteri negara
21 Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Muhammad Feisal Tamin 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
22 Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Ardhika 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
23 Menteri Negara Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Manuel Kaisiepo 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai
24 Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PDI-P
25 Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Syamsul Mu'arif 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Golkar
26 Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Laksamana Sukardi 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PDI-P
27 Menteri Negara Riset dan Teknologi Muhammad Hatta Rajasa 10 Agustus 2001 29 September 2004[7] PAN
28 Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Alimarwan Hanan 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 PPP
29 Menteri Negara Pemberdayaan Wanita Sri Redjeki Sumarjoto 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Golkar
30 Menteri Negara Lingkungan Hidup Nabiel Makarim 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004 Nonpartai

Pejabat setingkat menteri

[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah pejabat setingkat menteri pada Kabinet Gotong Royong:

No. Jabatan Potret Pejabat Mulai menjabat Selesai menjabat
1 Sekretaris Negara/Sekretaris Kabinet Bambang Kesowo 10 Agustus 2001 20 Oktober 2004
2 Kepala Badan Intelijen Negara Abdullah Makhmud Hendropriyono 10 Agustus 2001 8 Desember 2004
3 Jaksa Agung Suparman
(Pelaksana Tugas)[8]
10 Agustus 2001 14 Agustus 2001
Muhammad Abdul Rachman[9] 15 Agustus 2001 20 Oktober 2004

Perubahan susunan kabinet

[sunting | sunting sumber]
  • 11 Maret 2004: Susilo Bambang Yudhoyono mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden 2004. Hari Sabarno mengambil alih Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan merangkap jabatan sebagai Menteri Dalam Negeri.[10]
  • 19–22 April 2004: Jusuf Kalla mengundurkan diri dari Kabinet pada 19 April 2004 karena mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan presiden 2004. Malik Fadjar mengambil alih Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat merangkap jabatan sebagai Menteri Pendidikan pada 22 April 2004.[11][12]
  • 24 Mei 2004: Agum Gumelar mengundurkan diri dari Kabinet karena mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan presiden 2004. Soenarno mengambil alih Kementerian Perhubungan merangkap jabatan sebagai Menteri Negara Permukiman dan Prasarana Wilayah.
  • 29 September: Hatta Rajasa mengundurkan diri dari kabinet, karena ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2004–2009.[13]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2006 TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN ATAS PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2004" (PDF), Pemerintah Indonesia, hlm. 2, 2006-12-29, diakses tanggal 2024-04-24
  2. Lumbanbatu, Ramses; Hussein, Agus Salim; Harun Pamungkas, Harun (November 2001). Soekartono; Barus, Sedia Wiling; Rahmat; Astono, Bambang (ed.). Kabinet Gotong Royong 2001–2004. Lembaga Informasi Nasional.
  3. Susilo Bambang Yudhoyono mengundurkan diri sehubungan dengan pencalonan dirinya sebagai calon presiden.
  4. "Mega Tunjuk Sabarno Pengganti SBY" Diarsipkan 2007-03-11 di Wayback Machine., Pontianak Post, 13 Maret 2004
  5. Jusuf Kalla mengundurkan diri sehubungan dengan pencalonan dirinya sebagai calon wakil presiden.
  6. "Sunarno Gantikan Agum Gumelar" Diarsipkan 2016-03-07 di Wayback Machine., 25 Mei 2004
  7. Hatta Rajasa dilantik menjadi anggota DPR RI pada 1 Oktober 2004.
  8. Lagi-lagi, Suparman PLT Jaksa Agung, diakses 3 Desember 2020.
  9. Siang Ini M.A. Rahman Dilantik Menjadi Jaksa Agung, diakses 3 Desember 2020.
  10. Sinaga, Deddy (12 March 2004). "Hari Sabarno Gantikan Yudhoyono". Tempointeraktif.com. Diakses tanggal 18 July 2025.
  11. Ulfah, Maria (23 May 2004). "Jusuf Kalla Serah Terima Jabatan kepada Malik Fadjar". Tempointeraktif.com. Diakses tanggal 23 May 2010.
  12. "Siang Nanti Sertijab Menko Kesra". detik.com. 23 May 2004. Diakses tanggal 18 July 2025.
  13. "Hatta Menteri, Cecep Rukmana Melenggang ke Senayan". detik.com. 17 October 2004. Diakses tanggal 18 July 2025.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Kabinet Pemerintahan Indonesia
Didahului oleh:
Kabinet Persatuan Nasional
Kabinet Gotong Royong
2001–2004
Diteruskan oleh:
Kabinet Indonesia Bersatu I