Daftar provinsi di Indonesia menurut IPM

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Provinsi di Indonesia menurut Indeks Pembangunan Manusia tahun 2019.
  ≥ 0,800
  0,799 – 0,700
  0,699 – 0,555

Pembangunan manusia memiliki makna yang luas. Ide dasar dari pembangunan manusia yaitu menciptakan pertumbuhan positif dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya, dan lingkungan serta perubahan dalam kesejahteraan manusia.

Konsep pembangunan manusia diukur dengan menggunakan pendekatan tiga dimensi dasar manusia, yaitu umur panjang dan sehat (harapan hidup), pengetahuan (melek huruf, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah), dan standar hidup (pendapatan perkapita) yang layak.

Indonesia mulai menghitung IPM secara berkala setiap tiga tahun sejak 1996. Mulai tahun 2004, IPM dihitung setiap tahun. Sejak tahun 2014, indikator yang digunakan dalam penghitungan IPM di Indonesia sudah mengacu pada metode baru yang diterapkan oleh UNDP dengan beberapa penyesuaian. Angka backcasting dengan menggunakan metode baru tersedia mulai tahun 2010.

Daftar provinsi di Indonesia menurut IPM tahun 2018[sunting | sunting sumber]

Pada 27 Agustus 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia 2018 Indonesia.[1] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2018, IPM Indonesia mencapai angka 71,39 atau tumbuh sebesar 0,81% dibandingkan tahun 2017. Menurut standar UNDP dan BPS, IPM tersebut dikategorikan tinggi, tidak berubah sejak memasuki kategori tersebut pada 2016. Peningkatan terjadi di semua dimensi, baik dimensi kesehatan, pendidikan, maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.

Provinsi-provinsi Indonesia menurut peringkat Indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2018
  80,00 ke atas
  75,01 sampai 80,00
  70,01 sampai 75,00
  65,01 sampai 70,00
  60,01 sampai 65,00
Keterangan:
  • Kenaikan : naik
  • Steady  : tetap
  • Penurunan : turun
Peringkat Provinsi IPM
2018 Perubahan 2018 Perubahan
PEMBANGUNAN MANUSIA SANGAT TINGGI
1 Steady  Daerah Khusus Ibukota Jakarta 80,47 Kenaikan 0,41
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
2 Steady  Daerah Istimewa Yogyakarta 79,53 Kenaikan 0,64
3 Steady  Kalimantan Timur 75,83 Kenaikan 0,71
4 Steady  Kepulauan Riau 74,84 Kenaikan 0,39
5 Steady  Bali 74,77 Kenaikan 0,47
6 Steady  Riau 72,44 Kenaikan 0,65
7 Steady  Sulawesi Utara 72,20 Kenaikan 0,54
8 Steady  Banten 71,95 Kenaikan 0,53
9 Steady  Sumatera Barat 71,73 Kenaikan 0,49
- -  Indonesia (BPS 2018) 71,39 Kenaikan 0,58
10 Steady  Jawa Barat 71,30 Kenaikan 0,61
11 Steady  Aceh 71,19 Kenaikan 0,59
12 Steady  Sumatera Utara 71,18 Kenaikan 0,61
13 Steady  Jawa Tengah 71,12 Kenaikan 0,60
14 Steady  Sulawesi Selatan 70,90 Kenaikan 0,56
15 Steady  Jawa Timur 70,77 Kenaikan 0,50
16 Steady  Bangka Belitung 70,67 Kenaikan 0,68
17 Penurunan 1  Jambi 70,65 Kenaikan 0,66
18 Steady  Bengkulu 70,64 Kenaikan 0,69
19 Steady  Sulawesi Tenggara 70,61 Kenaikan 0,75
20 Steady  Kalimantan Utara 70,56 Kenaikan 0,72
21 Steady  Kalimantan Tengah 70,42 Kenaikan 0,63
22 Steady  Kalimantan Selatan 70,17 Kenaikan 0,52
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
23 Steady  Sumatera Selatan 69,39 Kenaikan 0,53
24 Steady  Lampung 69,02 Kenaikan 0,77
25 Kenaikan 1  Sulawesi Tengah 68,88 Kenaikan 0,77
26 Penurunan 1  Maluku 68,87 Kenaikan 0,68
27 Steady  Maluku Utara 67,76 Kenaikan 0,56
28 Steady  Gorontalo 67,71 Kenaikan 0,70
29 Steady  Nusa Tenggara Barat 67,30 Kenaikan 0,72
30 Steady  Kalimantan Barat 66,98 Kenaikan 0,72
31 Steady  Sulawesi Barat 65,10 Kenaikan 0,80
32 Steady  Nusa Tenggara Timur 64,39 Kenaikan 0,66
33 Steady  Papua Barat 63,74 Kenaikan 0,75
34 Steady  Papua 60,06 Kenaikan 0,97

Daftar provinsi di Indonesia menurut IPM tahun 2017[sunting | sunting sumber]

Pada 27 Agustus 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2017.[2] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2017, IPM Indonesia mencapai angka 70,81 atau tumbuh sebesar 0,90% dibandingkan tahun 2016. Menurut standar UNDP dan BPS, IPM tersebut dikategorikan tinggi, tidak berubah sejak memasuki kategori tersebut pada 2016 lalu. Pada tahun 2017, terdapat provinsi yang termasuk dalam kategori sangat tinggi, yaitu Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Peningkatan terjadi di semua dimensi, baik dimensi kesehatan, pendidikan, maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.

Provinsi-provinsi Indonesia menurut peringkat Indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2017.
  80,00 ke atas
  75,01 sampai 80,00
  70,01 sampai 75,00
  65,01 sampai 70,00
  60,01 sampai 65,00
  55,01 sampai 60,00
Keterangan:
  • Kenaikan : naik
  • Steady : tetap
  • Penurunan : turun
Peringkat Provinsi IPM
2017 Perubahan 2017 Perubahan
PEMBANGUNAN MANUSIA SANGAT TINGGI
1 Steady  Daerah Khusus Ibukota Jakarta 80,06 Kenaikan 0,46
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
2 Steady  Daerah Istimewa Yogyakarta 78,89 Kenaikan 0,51
3 Steady  Kalimantan Timur 75,12 Kenaikan 0,53
4 Steady  Kepulauan Riau 74,45 Kenaikan 0,46
5 Steady  Bali 74,30 Kenaikan 0,65
6 Steady  Riau 71,79 Kenaikan 0,59
7 Steady  Sulawesi Utara 71,66 Kenaikan 0,61
8 Steady  Banten 71,42 Kenaikan 0,46
9 Steady  Sumatera Barat 71,24 Kenaikan 0,51
- -  Indonesia (BPS 2017) 70,81 Kenaikan 0,63
10 Steady  Jawa Barat 70,69 Kenaikan 0,64
11 Steady  Aceh 70,60 Kenaikan 0,60
12 Penurunan 1  Sumatera Utara 70,57 Kenaikan 0,57
13 Steady  Jawa Tengah 70,52 Kenaikan 0,54
14 Steady  Sulawesi Selatan 70,34 Kenaikan 0,58
15 Steady  Jawa Timur 70,27 Kenaikan 0,53
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
16 Kenaikan 1  Bangka Belitung 69,99 Kenaikan 0,44
16 Steady  Jambi 69,99 Kenaikan 0,37
18 Steady  Bengkulu 69,95 Kenaikan 0,62
19 Steady  Sulawesi Tenggara 69,86 Kenaikan 0,55
20 Steady  Kalimantan Utara 69,84 Kenaikan 0,64
21 Steady  Kalimantan Tengah 69,79 Kenaikan 0,66
22 Steady  Kalimantan Selatan 69,65 Kenaikan 0,60
23 Penurunan 1  Sumatera Selatan 68,86 Kenaikan 0,62
24 Steady  Lampung 68,25 Kenaikan 0,60
25 Steady  Maluku 68,19 Kenaikan 0,59
26 Steady  Sulawesi Tengah 68,11 Kenaikan 0,64
27 Penurunan 1  Maluku Utara 67,20 Kenaikan 0,57
28 Steady  Gorontalo 67,01 Kenaikan 0,72
29 Kenaikan 1  Nusa Tenggara Barat 66,58 Kenaikan 0,77
30 Penurunan 1  Kalimantan Barat 66,26 Kenaikan 0,38
31 Steady  Sulawesi Barat 64,30 Kenaikan 0,70
32 Steady  Nusa Tenggara Timur 63,73 Kenaikan 0,60
33 Steady  Papua Barat 62,99 Kenaikan 0,78
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
34 Steady  Papua 59,09 Kenaikan 1,04

Daftar provinsi di Indonesia menurut IPM tahun 2016[sunting | sunting sumber]

Pada 15 Agustus 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Pembangunan Manusia 2016 Indonesia.[3] BPS menyatakan bahwa pada tahun 2016, IPM Indonesia mencapai angka 70,18 atau tumbuh sebesar 0,91% dibandingkan tahun 2017. Menurut standar UNDP dan BPS, IPM Indonesia tersebut sudah dikategorikan tinggi. Peningkatan terjadi di semua dimensi, baik dimensi kesehatan, pendidikan, maupun pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.

Provinsi-provinsi Indonesia menurut peringkat Indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2016
  75,01 sampai 80,00
  70,01 sampai 75,00
  65,01 sampai 70,00
  60,01 sampai 65,00
  55,01 sampai 60,00
Keterangan:
  • Kenaikan : naik
  • Steady  : tetap
  • Penurunan : turun
Peringkat Provinsi IPM
2016 Perubahan 2016 Perubahan
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
1 Steady  Daerah Khusus Ibukota Jakarta 79,60 Kenaikan 0,61
2 Steady  Daerah Istimewa Yogyakarta 78,38 Kenaikan 0,79
3 Steady  Kalimantan Timur 74,59 Kenaikan 0,42
4 Steady  Kepulauan Riau 73,99 Kenaikan 0,24
5 Steady  Bali 73,65 Kenaikan 0,38
6 Steady  Riau 71,20 Kenaikan 0,36
7 Steady  Sulawesi Utara 71,05 Kenaikan 0,66
8 Steady  Banten 70,96 Kenaikan 0,69
9 Steady  Sumatera Barat 70,73 Kenaikan 0,75
- -  Indonesia (BPS 2016) 70,18 Kenaikan 0,63
10 Kenaikan (1)  Jawa Barat 70,05 Kenaikan 0,55
11 Penurunan (1)  Sumatera Utara 70,00 Kenaikan 0,49
11 Kenaikan (2)  Aceh 70,00 Kenaikan 0,55
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
13 Penurunan (1)  Jawa Tengah 69,98 Kenaikan 0,49
14 Steady  Sulawesi Selatan 69,76 Kenaikan 0,61
15 Kenaikan (1)  Jawa Timur 69,74 Kenaikan 0,79
16 Kenaikan (1)  Jambi 69,62 Kenaikan 0,73
17 Penurunan (2)  Kepulauan Bangka Belitung 69,55 Kenaikan 0,50
18 Kenaikan (2)  Bengkulu 69,33 Kenaikan 0,74
19 Steady  Sulawesi Tenggara 69,31 Kenaikan 0,53
20 Penurunan (2)  Kalimantan Utara 69,20 Kenaikan 0,44
21 Steady  Kalimantan Tengah 69,13 Kenaikan 0,60
22 Steady  Kalimantan Selatan 69,05 Kenaikan 0,67
23 Steady  Sumatera Selatan 68,24 Kenaikan 0,78
24 Kenaikan (1)  Lampung 67,65 Kenaikan 0,70
25 Penurunan (1)  Maluku 67,60 Kenaikan 0,55
26 Steady  Sulawesi Tengah 67,47 Kenaikan 0,71
27 Steady  Maluku Utara 66,63 Kenaikan 0,82
28 Steady  Gorontalo 66,29 Kenaikan 0,43
29 Steady  Kalimantan Barat 65,88 Kenaikan 0,29
30 Steady  Nusa Tenggara Barat 65,81 Kenaikan 0,62
31 Steady  Sulawesi Barat 63,60 Kenaikan 0,64
32 Steady  Nusa Tenggara Timur 63,13 Kenaikan 0,46
33 Steady  Papua Barat 62,21 Kenaikan 0,48
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
34 Steady  Papua 58,05 Kenaikan 0,80

Daftar provinsi di Indonesia menurut IPM tahun 1996[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1996, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan perhitungan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia untuk yang pertama kalinya.[4] BPS menggunakan metode perhitungan yang sekarang dikenal dengan metode lama sampai pada tahun 2013, sebelum akhirnya BPS mengubah metode perhitungan dimulai dari tahun 2010.

Keterangan:
  • Kenaikan : naik
  • Steady  : tetap
  • Penurunan : turun
Peringkat Provinsi IPM
1996 Perubahan 1996 Perubahan
PEMBANGUNAN MANUSIA TINGGI
1 -  Daerah Khusus Ibukota Jakarta 76,1 -
2 -  Daerah Istimewa Yogyakarta 71,8 -
2 -  Sulawesi Utara 71,8 -
4 -  Kalimantan Timur 71,4 -
5 -  Kalimantan Tengah 71,3 -
6 -  Riau 70,6 -
7 -  Sumatera Utara 70,5 -
8 -  Bali 70,1 -
PEMBANGUNAN MANUSIA MENENGAH
9 - Bendera Aceh Daerah Istimewa Aceh[a] 69,4 -
10 -  Jambi 69,3 -
11 -  Sumatera Barat 69,2 -
12 -  Bengkulu 68,4 -
13 -  Jawa Barat 68,2 -
13 -  Maluku 68,2 -
15 -  Sumatera Selatan 68,0 -
- -  Indonesia (BPS 1996) 67,7 -
16 -  Lampung 67,6 -
17 -  Jawa Tengah 67,0 -
18 -  Sulawesi Tengah 66,4 -
19 -  Kalimantan Selatan 66,3 -
20 -  Sulawesi Tenggara 66,2 -
21 -  Sulawesi Selatan 66,0 -
22 -  Jawa Timur 65,5 -
23 -  Kalimantan Barat 63,6 -
24 -  Nusa Tenggara Timur 60,9 -
25 - Bendera Papua Irian Jaya[b] 60,2 -
PEMBANGUNAN MANUSIA RENDAH
26 -  Nusa Tenggara Barat 56,7 -

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Aceh pertama dikenal dengan nama Aceh Darussalam (1511–1959), kemudian Daerah Istimewa Aceh (1959–2001), Nanggroe Aceh Darussalam (2001–2009), dan terakhir Aceh (2009–sekarang).
  2. ^ Papua pertama dikenal dengan nama Irian Barat (1969–1973), kemudian Irian Jaya (1973–1999), dan terakhir Papua (2000–sekarang).

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]