Laksamana Sukardi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Laksamana Sukardi
KPN Laksamana Sukardi.png
Menteri Negara BUMN Indonesia ke-2
Masa jabatan
26 Oktober 1999 – 26 April 2000
PresidenAbdurahman Wahid
PendahuluTanri Abeng
PenggantiM. Rozy Munir
Masa jabatan
9 Agustus 2001 – 20 Oktober 2004
PresidenMegawati Soekarnoputri
PendahuluM. Rozy Munir
PenggantiSoegiharto
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
Masa jabatan
26 Oktober 1999 – 26 April 2000
PresidenAbdurahman Wahid
PendahuluMuhammad Zuhal
PenggantiM. Rozy Munir
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 1999 – 26 Oktober 1999
Daerah pemilihanJawa Barat (Kabupaten Sukabumi)
Informasi pribadi
Lahir1 Oktober 1956 (umur 62)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikLambang PDI.jpg Partai Demokrasi Indonesia (1993–1999)
LOGO- PDIP.svg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (1999-2005)
Logo PDP.jpg Partai Demokrasi Pembaruan (2005-?)
PasanganRethy Alexandra Wulur[1]
HubunganR. Didi Sukardi Wijaya (kakek)
Wachdiat Sukardi (penanda tangan Petisi 50) (keponakan)
Moreno Soeprapto (menantu) [2]
AnakNoorani Sukardi
Indraprajna Wardhani Sukardi
Galuh Swarna Sukardi
Galih Anugrah Sukardi [3]
Alma materLogo Institut Teknologi Bandung.png Institut Teknologi Bandung (Ir. Teknik Sipil)[4]
PekerjaanEkonom
ProfesiEkonom
Politisi
mantan Menteri
mantan anggota DPR RI

Ir. Laksamana Sukardi (lahir di Jakarta, 1 Oktober 1956; umur 62 tahun) adalah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara pada Kabinet Gotong Royong. Ia meraih gelar sarjana pada tahun 1979 dari Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung. Sebelum menjadi politisi, ia adalah salah satu ekonom dan bankir milik Bank Lippo dan LippoGroup. Ia dikenal juga pernah bergabung sebagai politisi dari Partai Demokrasi Indonesia dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Saat ini dia turut bergabung dalam mendirikan partai baru yang bernama Partai Demokrasi Pembaruan bersama-sama dengan Sophan Sophiaan, Arifin Panigoro, Roy BB Janis, Sukowaluyo Mintohardjo, Noviantika Nasution, Didi Supriyanto, Tjiandra Wijaya, Potsdam Hutasoit dan RO Tambunan.[5]

Karier[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Tanri Abeng
Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembinaan
Badan Usaha Milik Negara Indonesia

1999–2000
Diteruskan oleh:
M. Rozy Munir
Didahului oleh:
M. Rozy Munir
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Indonesia
2001–2004
Diteruskan oleh:
Soegiharto
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Muhammad Zuhal
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
1999–2000
Diteruskan oleh:
M. Rozy Munir