Agum Gumelar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Agum Gumelar
Wantimpres Agum Gumelar.jpg
Agum Gumelar sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2018)
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden
Mulai menjabat
18 Januari 2018
Presiden Joko Widodo
Ketua Dewan Sri Adiningsih
Pendahulu Hasyim Muzadi
[[Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan Republik Indonesia]] 9
Masa jabatan
1 Juni 2001 – 9 Agustus 2001
Presiden Abdurrahman Wahid
Pendahulu Susilo Bambang Yudhoyono
Pengganti Susilo Bambang Yudhoyono
Menteri Pertahanan Indonesia 23
Masa jabatan
20 Juli 2001 – 9 Agustus 2001
Presiden Abdurrahman Wahid
Pendahulu Mohammad Mahfud
Pengganti Matori Abdul Djalil
Menteri Perhubungan Indonesia 31
Masa jabatan
26 Oktober 1999 – 1 Juni 2001
Presiden Abdurrahman Wahid
Pendahulu Giri Suseno Hadihardjono
Pengganti Budi Mulyawan Suyitno
Masa jabatan
9 Agustus 2001 – 20 Oktober 2004
Presiden Megawati Soekarnoputri
Pendahulu Budi Mulyawan Suyitno
Pengganti Soenarno (ad-interm)
Hatta Rajasa
[[Gubernur Lemhannas]] 11
Masa jabatan
1998–1999
Pendahulu Sofian Effendi
Pengganti Johny J. Lumintang
Informasi pribadi
Lahir 17 Desember 1945 (umur 72)
Bendera Indonesia Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Kebangsaan  Indonesia
Pasangan Linda Amalia Sari
Anak Zeke Khaseli
Ami Gumelar
Alma mater Akademi Militer (1969)
Pekerjaan Tentara
Profesi Guru Besar
Tanda tangan
Dinas militer
Pihak  Indonesia
Dinas/cabang Lambang TNI AD.png TNI Angkatan Darat
Masa dinas 1969-1998
Pangkat Pdu jendtni staf.png Jenderal TNI
Satuan Infanteri (Kopassus)

Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Agum Gumelar, M.Sc.[1] (lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 17 Desember 1945; umur 72 tahun) adalah mantan Menteri Perhubungan pada Kabinet Gotong Royong. Ia adalah lulusan tahun 1969 dari Akademi Militer Nasional Magelang. Dia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) pada 17 Januari 2018.

Dalam Pilpres 2004, dia dicalonkan oleh PPP sebagai calon wakil presiden sama Hamzah Haz sebagai calon presiden, di putaran pertama, pasangan itu meraih 3,01% dari total jumlah suara.

Dia juga mencalonkan diri dalam Pilkada DKI 2007[2]

Pada tahun 1998, ia mendapat gelar master dari American World University, salah satu organisasi yang dilarang beroperasi oleh Dikti Depdiknas pada tahun 2005 karena melakukan tindakan jual gelar. Ia juga menjabat sebagai Gubernur Lemhanas periode 1998 - 1999.

Tahun 2008, Agum dicalonkan PDIP menjadi Gubernur Jawa Barat berpasangan dengan Nu'man Abdul Hakim, namun berakhir dengan kegagalan. Agum Gumelar juga menjabat sebagai Honorary Chairman Media Nusantara Citra.

Pada tahun 2011, Agum Gumelar ditunjuk oleh FIFA sebagai Ketua Komite Normalisiasi untuk mengatasi kisruh dalam tubuh PSSI.[3]

Karier[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan militer
Didahului oleh:
Tarub
Komandan Kopassus
Juli 1994—September 1995
Diteruskan oleh:
Subagyo H.S.
Didahului oleh:
Sofian Effendi
Gubernur Lemhannas
1998−1999
Diteruskan oleh:
Johny Lumintang
Jabatan politik
Didahului oleh:
Budhi Muliawan Suyitno
Menteri Perhubungan Indonesia
2001—2004
Diteruskan oleh:
Soenarno
(ad-interm)
Hatta Rajasa
Didahului oleh:
Susilo Bambang Yudhoyono
Menteri Koordinator Bidang
Politik, Sosial, dan Keamanan Indonesia

2001
Diteruskan oleh:
Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh:
Mohammad Mahfud
Menteri Pertahanan Indonesia
2001
Diteruskan oleh:
Matori Abdul Djalil
Didahului oleh:
Giri Suseno Hadihardjono
Menteri Perhubungan Indonesia
19992001
Diteruskan oleh:
Budhi Muliawan Suyitno
Jabatan olahraga
Didahului oleh:
Azwar Anas
Ketua Umum PSSI
1999—2003
Diteruskan oleh:
Nurdin Halid
Didahului oleh:
Nurdin Halid
(Ketua Umum PSSI)
Ketua Komite Normalisasi PSSI
2011
Diteruskan oleh:
Djohar Arifin Husin
(Ketua Umum PSSI)