Kabinet Djuanda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kabinet Djuanda
Flag of Indonesia.svg
Kabinet Djuanda - Karya.jpg
Dibentuk 9 April 1957
Diselesaikan 6 Juli 1959
Struktur Pemerintahan
Kepala Pemerintahan Djuanda Kartawidjaja
Kepala negara Soekarno
Jumlah Menteri 28
Total Jumlah Anggota Kabinet 28
Sejarah Kabinet
Sebelumnya Kabinet Ali Sastroamidjojo II
Pengganti Kabinet Kerja I

Kabinet Djuanda[1] [2] , disebut juga Kabinet Karya, memerintah pada periode 9 April 1957 - 10 Juli 1959.

Susunan kabinet[sunting | sunting sumber]

No Jabatan Nama Menteri
1 Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja
Wakil Perdana Menteri Hardi
Idham Chalid
J. Leimena
(sejak 29 April 1957)[3]
2 Menteri Luar Negeri Subandrio
3 Menteri Dalam Negeri Sanusi Hardjadinata
4 Menteri Pertahanan Djuanda
5 Menteri Kehakiman GA Maengkom
6 Menteri Penerangan Soedibjo
7 Menteri Keuangan Sutikno Slamet
8 Menteri Pertanian Sadjarwo
9 Menteri Perdagangan Prof. Drs. Soenardjo
(sampai dengan 25 Juni 1958)[4]
Rachmat Muljomiseno
(sejak 25 Juni 1958)
10 Menteri Perindustrian FJ Inkiriwang
11 Menteri Perhubungan Sukardan
12 Menteri Pelayaran Mohammad Nazir
13 Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Pangeran Mohammad Nur
14 Menteri Perburuhan Samjono
15 Menteri Sosial J. Leimena
(sampai dengan 24 Mei 1957)[5]
Muljadi Djojomartono
(sejak 25 Mei 1957)
16 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prijono
17 Menteri Agama Muhammad Ilyas (menteri)
18 Menteri Kesehatan Azis Saleh
19 Menteri Agraria R. Sunarjo
20 Menteri Urusan Pengerahan Tenaga Rakyat untuk Pembangunan[6] A.M. Hanafi
(sampai dengan 25 Juni 1958)[7]
21 Menteri Negara Urusan Veteran Chaerul Saleh
22 Menteri Negara Urusan Hubungan Antar Daerah[6] F.L. Tobing
(sampai dengan 25 Juni 1958)[8]
23 Menteri Negara[9] Suprajogi
(Urusan Stabilitasi Ekonomi)
(sejak 25 Juni 1958)
Wahib Wahab
(Urusan Kerjasama Sipil-Militer)
(sejak 25 Juni 1958)
Dr. F.L. Tobing
(Urusan Transmigrasi)
(sejak 25 Juni 1958)
A.M. Hanafi
(sejak 25 Juni 1958)
Prof. Mr. H. Moh. Yamin
(sejak 25 Juni 1958)

Program Kabinet[sunting | sunting sumber]

  1. Membentuk Dewan Nasional.
  2. Normalisasi keadaan Republik Indonesia.
  3. Melanjutkan pembatalan Konferensi Meja Bundar.
  4. Memperjuangkan Irian Barat.
  5. Mempercepat pembangunan.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kabinet Djuanda dibentuk dengan Keputusan Presiden RI Nomor 108 Tahun 1957.
  2. ^ Kabinet ini demisioner sejak tanggal 6 Juli 1959 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 151 Tahun 1959.
  3. ^ Pada waktu kabinet dibentuk jabatan ini belum ada. Dibentuk dengan Keputusan Presiden RI Nomor 115 Tahun 1957 tertanggal 16 Mei 1957, dan untuk jabatan tersebut diangkat Dr.J. Leimena sementara merangkap sebagai Menteri Sosial. Beliau merangkap jabatan sebagai Menteri Sosial sejak 29 April 1957.
  4. ^ Dengan Keputusan Presiden RI Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, Soenardjo digantikan Rachmat Muljomiseno.
  5. ^ Pada 29 April 1957, Dr.J. Leimena sementara merangkap jabatan sebagai Menteri Sosial dan Wakil Perdana Menteri III sampai 24 Mei 1957. Sejak 25 Mei 1957, jabatan Menteri Sosial dipegang oleh Muljadi Djojomartono berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 120 Tahun 1957 tertanggal 24 Mei 1957.
  6. ^ a b Dengan Keputusan Presiden RI Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, jabatan ini dihapuskan sejak 25 Juni 1958.
  7. ^ Dengan Keputusan Presiden RI Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, A.M. Hanafi dibebaskan dari jabatannya sebagai Menteri Urusan Pengerahan Tenaga Rakyat untuk Pembangunan dan diangkat sebagai Menteri Negara.
  8. ^ Dengan Keputusan Presiden RI Nomor 131 Tahun 1958 tertanggal 25 Juni 1958, F.L Tobing dibebaskan dari jabatannya sebagai Menteri Urusan Hubungan Antar Daerah dan diangkat menjadi Menteri Negara Urusan Transmigrasi.
  9. ^ Dengan Keputusan Presiden RI Nomor 131 Tahun 1958 dibentuk 5 jabatan Menteri Negara yang terdiri dari Menteri Negara Urusan Stabilisasi Ekonomi, Menteri Negara Urusan Kerjasama Sipil-Militer, Menteri Negara Urusan Transmigrasi, dan 2 Menteri Negara, dengan diangkat sebagai Menteri-Menterinya : Kol. Suprajogi, K.H. Wahib Wahab, Dr. F.L. Tobing, A.M. Hanafi dan Prof. Mr. H. Moh. Yamin.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Simanjuntak, P. N. H. (2003) (in Indonesian), Kabinet-Kabinet Republik Indonesia: Dari Awal Kemerdekaan Sampai Reformasi, Jakarta: Djambatan, pp. 181–187, ISBN 979-428-499-8.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

National emblem of Indonesia Garuda Pancasila.svg
Kabinet Pemerintahan Indonesia
Didahului oleh:
Kabinet Ali Sastroamidjojo II
Kabinet Djuanda
1957–1959
Diteruskan oleh:
Kabinet Kerja I