Kota administrasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pembagian administratif Indonesia
Garuda Pancasila
Tingkat I

Provinsi
Daerah khususDaerah istimewa

Tingkat II

KabupatenKota
Kabupaten administrasi
Kota administrasi

Tingkat III

Kecamatan
Distrik (Papua)

Antara tingkat III dan IV

Mukim (khusus Aceh)

Tingkat IV

KelurahanDesa
Gampong (Aceh)
Nagari (Sumatera Barat)
Dusun (Bungo)
Kampung (Riau)
Kampung (Lampung)
Pekon (Lampung)
Tiyuh (Lampung)
Kampung (Kalimantan Timur)
Lembang (Toraja)
Negeri (Maluku Tengah)
Kampung (Papua)

Tingkat V

Dusun
Jorong (Sumatra Barat)
Korong (Padang Pariaman)
Kampung (Bungo)
Rukun (Jawa)
Padukuhan (Jateng dan DIY)
Banjar (Bali)
Kampung (NTT)
Lingkungan (NTT)
Lingkungan (Sulsel)
Kampong (Sulsel)
Bori (Sulsel)
Wanua (Sulsel)

Tingkat VI

Rukun Warga
Rukun Kampung (Siak)
Banjar (Bali)

Lihat pula

Rukun Kampung
Rukun Tetangga
Kampung adat
Kampung kota
Kepenghuluan (Riau)

sunting
Untuk pembagian wilayah Indonesia pada tahun 1975-1999, lihat pula artikel kota administratif

Kota administrasi adalah pembagian wilayah administrasi di Indonesia di bawah provinsi. Saat ini terdapat 5 kota administrasi yang hanya berada di Provinsi DKI Jakarta.

Berbeda dengan kota-kota lain di Indonesia, kota administrasi bukanlah daerah otonom. Kota administrasi dipimpin oleh seorang wali kota dan dibantu oleh wakil wali kota yang diangkat oleh gubernur dari kalangan Pegawai Negeri Sipil. Perangkat daerah kota administrasi terdiri atas Sekretariat Kota Administrasi, Suku Dinas, lembaga teknis lain, kecamatan, dan kelurahan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]