Suzerainty

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Suzerainty merupakan situasi di mana suatu komunitas, daerah, kampung, desa, kerajaan, atau bahkan seseorang merupakan ‘jajahan’ suatu entitas yang lebih besar dan kuat. Entitas yang lebih besar dan kuat tersebut, yang disebut suzerain, menerima upeti dari ‘jajahannya’ sebagai imbalan atas otonomi yang diberikannya. Situasi suzerainty ini biasanya terjadi setelah terjadi penundukan (dalam arti militeristik) dan penguasaan pihak yang disebut terakhir oleh yang pertama. Eropa pada abad pertengahan –sebelum Westphalia, ditandai dengan silang-sengkarut suzerain power. Benturan di antara suzerain power pun bukan sesuatu yang aneh pada masa itu.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Garver, John W. Protracted Contest: Sino-Indian Rivalry in the Twentieth Century. Seattle: U of Washington P, 2001.