Pemilihan umum Presiden Indonesia 2019

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
National emblem of Indonesia Garuda Pancasila.svg
Artikel ini adalah bagian dari seri
Politik dan pemerintahan
Indonesia
Pancasila (filsafat bangsa)
UUD 1945
Hubungan luar negeri

Pemilihan presiden berikutnya akan diadakan di Indonesia pada 2019.[1] Meskipun 2004, 2009 dan 2014 menggunakan sistem proporsional terbuka, pemerintah mengusulkan agar pemilihan tahun 2019 dilakukan menggunakan sistem kombinasi, yang menggabungkan antara sistem proporsional terbuka dan tertutup.[2] Pemerintah juga memunculkan ambang batas untuk pemilihan 2009, sehingga menurut Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia Effendi Ghazali, pemerintah dinilai membawa kepentingan partai politik.[3]

Latar Belakang

Petahana

Menurut Pasal 7 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan." Dengan demikian, Joko Widodo yang menjadi pemegang posisi Presiden Republik Indonesia untuk periode 2014-2019 dapat mengajukan diri kembali untuk menjadi Presiden Republik Indonesia untuk periode 2019-2024. Namun, belum ada pengumuman resmi apakah Joko Widodo akan kembali maju dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2019.

RUU Pemilu

Tipe Paket A Paket B Paket C Paket D Paket E
Ambang batas presiden 20% (kursi)/25% (suara) 0% 10% (kursi)/15% (suara) 10% (kursi)/15% (suara) 20% (kursi)/25% (suara)
Ambang batas parlemen 4% 4% 4% 5% 4%
Sistem pemilu terbuka terbuka terbuka terbuka terbuka
Besaran kursi 3-10 3-10 3-10 3-8 3-10
Konversi suara Sainte-Laguë murni Kuota Hare Kuota Hare Sainte-Laguë murni Kuota Hare
Hasil 1 PDI-P, Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, PPP Gerindra, Demokrat, PKS PAN - -
Hasil 2 - N/A

Hasil keputusan adalah terambilnya paket A.

Keterangan:

  • Hasil 2 Keempat partai politik lainnya menyatakan Walk Out dari hasil pemungutan suara.

Jadwal Pemilu

Keterangan:

  • Ditulis miring berarti jadwal tetap
Kegiatan Tanggal (Paling lambat)
Pembentukan Panwaslu kecamatan, kelurahan dan luar negeri 30 September 2017
Perencanaan program dan anggaran serta penyusunan peraturan pelaksana penyelenggaraan pemilu 17 Agustus 2017
Pendaftaran partai politik peserta pemilu 17 Oktober 2017
Menteri Dalam Negeri menyerahkan data kependudukan ke KPU 17 Desember 2017
Verifikasi partai politik calon peserta pemilu diselesaikan 17 Februari 2018
Pengumuman nama partai politik peserta pemilu 18 Februari 2018
Daftar pemilih tetap dapat dilengkapi daftar pemilih tambahan 17 Maret 2018
Pembentukan pengawas TPS 25 Maret 2018
Pendaftaran calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten 17 Juli 2018
Pendaftaran pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden 4 - 10 Agustus 2018
KPU melakukan verifikasi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden 21 Agustus 2018
Pengumuman nama pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden 22 Agustus 2018
Pembentukan panitia pemilihan kecamatan dan panitia pemungutan suara 17 Oktober 2018
Kampanye pemilu 13 Oktober 2018 - 13 April 2019
Masa tenang 14 - 16 April 2019
Pemungutan suara 17 April 2019
Perlengkapan pemungutan suara harus sudah diterima KPPS 19 April 2019
Penetapan hasil perolehan suara partai politik untuk calon DPRD kota/kabupaten oleh KPU kota/kabupaten 9 Mei 2019
Penetapan hasil perolehan suara partai politik untuk calon DPRD provinsi oleh KPU provinsi 12 Mei 2019
Penetapan hasil perolehan suara partai politik untuk calon DPR dan DPD oleh KPU 15 Mei 2019
Penetapan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih 6 Oktober 2019

Kandidat Potensial

Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang disebut-sebut potensial sebagai calon Presiden:

Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang disebut-sebut potensial sebagai calon Wakil Presiden:

Deklarasi

  • Keterangan:
Ditulis miring artinya bukan partai politik pengusung (hanya partai politik pendukung saja)[4]
No Calon presiden dan wakil presiden Partai politik Deklarasi Pendaftaran Peresmian % suara % kursi Jumlah kursi DPR Persyaratan
 % suara/kursi
1
Joko Widodo 2014 official portrait.jpg
Ma'ruf Amin.jpg
PDIPLogo.png PDIP[5] 9-8-18 10-8-18[6] TBA-8-18 18,95 19,5 109 61,25/60,3
Logo GOLKAR.jpg Golkar[7] 14,75 16,2 91
Partai NasDem.svg NasDem[8] 6,72 6,3 36
Logo PKB.svg PKB[9] 9,04 8,4 47
Logo PPP.svg PPP[10] 6,53 7,0 39
HANURA.jpg Hanura[11] 5,26 2,9 16
Logo PKPI.png PKPI[12] 0,91 0 0
LOGO PSI.jpg PSI[13] 0 0 0
PartaiPerindo.png Perindo[14] 0 0 0
Joko Widodo Ma'ruf Amin[15] Jumlah 61,25 60,3 338
2
Prabowo Cawapres 2009.jpg
Wagub Sandi.jpg Gerindra.jpg Gerindra[16] 9-8-18 10-8-18[17] TBA-8-18 11,81 13,0 73 36,38/39,7
Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat[18] 10,19 10,9 61
Logo Partai Amanat Nasional.jpg PAN[19] 7,59 8,7 48
Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS[19] 6,79 7,1 40
Partai Bulan Bintang Logo.jpg PBB 1,46 0 0
Logo Partai Berkarya.svg Berkarya 0 0 0
Logo Partai Garuda.svg Partai Garuda 0 0 0
Prabowo Subianto Sandiaga Uno[20] Jumlah 36,38 39,7 222

Hasil survei

Pollster Date Sample size Jokowi Prabowo Kalla Nurmantyo Yudhoyono Baswedan Purnama Tanoesoedibjo Hasan Iskandar
Median 19 April-5 May 2018 2,100 35.70 22.60 6.80 5.20
Median (head to head) 19 April-5 May 2018 2,100 58.20 26.60
Polcomm 3-6 May 2018 1,200 36.42 27.17 4.92 4.33 3.5 2.5
IDM (head to head) 28 Apr - 8 May 2018 2,450 29.8 50.1
IDM 28 Apr - 8 May 2018 2,450 26.4 40.1 8.2 6.3
RTK 21 Apr - 21 May 2018 1,610 38.5 20.5 1.6 2.7 0.9
Indo Barometer 15-22 Apr 2018 2,000 40.7 19.7 1.2 2.7 2.0 2.4 0.9 1.0 0.3 0.5
Charta Politika 13-19 Apr 2018 2,000 51.2 23.3 2.0 5.5 2.7 3.4 0.6
INES 12 - 28 April 2018 2,180 27.7 50.2 7.4
Cyrus 27 March-3 April 2018 1,230 56.7 19.8 1.6 3.2 2.1 1.6 2.2
Median 24 March-6 April 2018 1,200 36.2 20.4 4.3 7.0 1.8 2.0 1.6
Kompas 21 March-1 April 2018 1,200 55.9 14.1 1.8
KedaiKOPI 19-27 March 2018 1,135 48.3 21.5 2.1 1.1 1.1 0.5
Populi Center 7–16 February 2018 1,200 64.3 25.3
Median 1–9 February 2018 1,000 35.0 21.2 5.5 3.3 4.5
Poltracking 27 January-3 February 2018 1,200 45.4 19.8 0.5 0.3 0.8 0.6 0.3
Indo Barometer 23–30 January 2018 1,200 32.7 19.1 2.1 2.7 2.5 2.5 2.9 0.8
SMRC 7–13 December 2017 1,220 38.9 10.5 0.9 1.2 1.7 1.3
PolMark 13–25 November 2017 2,600 50.2 22.0 0.7 2.0 4.8 4.5 1.6
Indo Barometer 15–23 November 2017 1,200 34.9 12.1 3.2 2.5 3.6 3.3
Poltracking 8–15 November 2017 2,400 41.5 18.2 0.9 0.8 0.8 0.5
Populi Center 19–26 October 2017 1,200 49.4 21.7 0.4 2.0 0.7 0.7
PolMark 22 October 2017 2,250 41.2 21 2.9
Median 2 October 2017 1,000 36.2 23.2 2.6 2.8 4.4
Indikator 17–24 September 2017 1,220 34.2 11.5 0.7 0.5 0.5 0.5 1
SMRC 3–10 September 2017 1,220 38.9 12 0.8 0.3 0.3 0.9 0.8 0.6
SMRC 14–20 May 2017 1,500 53.7 37.2
SMRC 14–20 May 2017 1,500 34.1 17.2 0.4 0.3 0.4 0.4 0.9 1.1
Kompas April 2017 41.6 22.1

Referensi

  1. ^ Indonesian President Jokowi celebrates 2 years in office with an eye on 2019 vote CNBC, 18 October 2016
  2. ^ Pemerintah Usulkan Pemilu 2019 Pakai Sistem Kombinasi -KOMPAS.com
  3. ^ Munculkan Ambang Batas Pilpres 2019, Pemerintah Dinilai Bawa Kepentingan Parpol - Kompas.com
  4. ^ https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180810120008-32-321205/kpu-coret-psi-dan-perindo-sebagai-partai-pengusul-jokowi
  5. ^ https://m.detik.com/news/berita/d-3882201/resmi-megawati-umumkan-jokowi-jadi-capres-pdip-di-pilpres-2019
  6. ^ https://www.bbc.com/indonesia/45139357
  7. ^ https://asia.nikkei.com/magazine/20180222/Politics-Economy/Local-elections-in-Indonesia-test-Widodo-s-2019-prospects
  8. ^ http://nasional.kompas.com/read/2017/11/15/21101151/resmi-nasdem-dukung-jokowi-di-pilpres-2019
  9. ^ Media, Kompas Cyber (2018-07-14). "PKB Resmi Dukung Jokowi untuk Pilpres 2019 - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-07-15. 
  10. ^ http://news.metrotvnews.com/politik/4KZEoA6k-ppp-resmi-usung-jokowi-di-pilpres-2019
  11. ^ Suherdjoko (24 December 2017). "Hanura reaffirms support for Jokowi's re-election". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 March 2018. 
  12. ^ "PKPI Dukung Jokowi di Pilpres 2019 - TribunJakarta". TribunJakarta. 2018-05-14. Diakses tanggal 2018-06-04. 
  13. ^ Salim, Agus (1 March 2018). "PSI dukung Jokowi di pilpres 2019". Antara News. Diakses tanggal 13 March 2018. 
  14. ^ http://news.liputan6.com/read/3044221/partai-hary-tanoe-dukung-jokowi-di-pilpres-2019
  15. ^ https://nasional.kompas.com/read/2018/08/09/18260341/jokowi-resmi-tunjuk-maruf-amin-sebagai-cawapres
  16. ^ https://nasional.tempo.co/read/1078436/gerindra-resmi-usung-prabowo-subianto-di-pilpres-2019
  17. ^ https://www.viva.co.id/berita/politik/1063531-prabowo-sandi-resmi-daftar-capres-cawapres-kpu-periksa-berkas
  18. ^ https://www.indopos.co.id/read/2018/07/24/145175/breaking-news-sah-demokrat-ke-koalisi-prabowo
  19. ^ a b http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/14/pks-dan-pan-sepakat-usung-prabowo-subianto-sebagai-capres-2019
  20. ^ Sarwanto, Abi. "Sandiaga Uno Jadi Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019". CNN Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-09.