BeritaSatu

Halaman yang dilindungi semi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

BeritaSatu
PT First Media News[1]
BeritaSatu.png
Diluncurkan29 Mei 1998 (sebagai Q Channel)
15 September 2005 (sebagai QTV)[2]
3 September 2011 (sebagai BeritaSatu)[3]
PemilikBeritaSatu Media Holdings (Lippo Group)
SloganNomor Satu
Negara Indonesia
BahasaBahasa Indonesia
Kantor pusatBeritaSatu Plaza, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36, Kuningan, Jakarta Selatan, Indonesia
Nama sebelumnyaQ Channel (1998—2005)
QTV (2005—2011)
Situs webwww.beritasatu.tv
Ketersediaan
Terestrial
Jabodetabek dan BantenLihat #BSTV
Satelit
MNC Vision103
Kabel
First Media1/6 (SD)
301 (HD)
IPTV
IndiHome115
MNC Play103
MyRepublic272 (HD)
Televisi Internet
MivoTonton langsung
UseeTVTonton langsung
VidioTonton langsung

BeritaSatu (sebelumnya bernama Q Channel dan QTV, juga dikenal sebagai BSTV) adalah sebuah stasiun televisi swasta digital di Indonesia yang berfokus pada konten berita, terutama terkait keuangan dan informasi.

Stasiun televisi ini hanya bisa disaksikan melalui satelit, kabel dan juga siaran digital terestrial DVB-T2 yang bisa disaksikan via Set Top Box DVB-T2 di Jakarta dan Banten. Target pemirsanya adalah kalangan menengah ke atas.

Sejarah

Q Channel/QTV

Logo Q Channel (1 Mei 1998-15 September 2005)
Logo QTV (15 September 2005-3 September 2011)

BeritaSatu didirikan pada tahun 1998 dengan nama Q Channel (singkatan dari Quick Channel)[2] oleh salah satu pendiri RCTI dan SCTV, Peter F. Gontha.[4] Q Channel memulai siaran percobaannya pada tanggal 1 Mei 1998 dan diluncurkan pada tanggal 29 Mei 1998. Sebagian besar konten saluran ini ditargetkan untuk eksekutif Indonesia dan segmen masyarakat berpenghasilan tinggi yang berpengaruh. Ditujukan untuk para pembuat keputusan, saluran ini sebagian besar menampilkan acara bincang-bincang dan program infotainment yang terkait dengan bisnis, ekonomi, politik, gaya hidup, dan hiburan, seperti dalam acara Impact dan TV Magazine.

Pada tanggal 15 September 2005, Q Channel berganti nama menjadi QTV, yang merupakan stasiun televisi sindikasi pertama di Indonesia. Program-programnya meliputi bisnis, informasi, pendidikan dan hiburan. Stasiun televisi ini juga bekerjasama sebagai penyedia konten bagi sejumlah stasiun televisi/radio lokal di daerah-daerah,[2] ditambah siarannya yang ada di beberapa televisi berlangganan.[5] QTV sendiri berada di bawah badan hukum/pengelolaan PT Jaring Data Interaktif, yang juga mengelola saluran sejenis bernama Swara,[6] dan beberapa media lain seperti 88888.com,[7] menyediakan jasa internet satelit,[8][9] maupun proyek bernama Indonesian Multimedia Education Network.[10]

BeritaSatu

Pada tanggal 1 September 2011, QTV bertransformasi lagi menjadi BeritaSatu dan diluncurkan pada tanggal 3 September 2011.[11][3] Perubahan ini terjadi seiring bergabungnya Gontha ke Grup Lippo dan keinginan dari grup milik keluarga Riady ini untuk terjun ke bisnis media massa.[12] BeritaSatu merupakan saluran televisi berita, sehingga menjadi pesaing untuk media sejenis, namun dengan target pasar kelas atas.[13] Pada bulan Januari 2012, BeritaSatu berniat akan bersiaran selama empat jam perhari, yang akan ditingkatkan menjadi 7-8 jam perhari. Kini, BeritaSatu mengudara selama 24 jam nonstop. BeritaSatu juga merupakan salah satu stasiun TV pertama di Indonesia yang mengadopsi teknologi gambar beresolusi tinggi (HD).

Siaran BeritaSatu sendiri awalnya hanya dapat ditangkap di pelanggan televisi kabel First Media, tetapi kemudian seiring kerjasama juga dapat disaksikan di televisi berlangganan lain seperti Aora dan TelkomVision.[14][15] Dalam beberapa waktu, siaran BeritaSatu awalnya juga sempat direlai oleh beberapa stasiun televisi lokal di sejumlah daerah, seperti PKTV, TV-M, Riauchannel,[16][17] Duta TV, Manado TV dan lainnya.[18]Namun, saat ini BeritaSatu hanya bersiaran di Jabodetabek dan Banten dalam siaran terestrial dan belum terlihat memiliki rencana memperluas jaringannya ke daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Bisa dikatakan, stasiun televisi ini kurang begitu berkembang dibanding pesaingnya yang bisa diterima secara free-to-air (salah satunya CNN Indonesia dan CNBC Indonesia). Hal itulah yang diperkirakan akhirnya membuat BeritaSatu terpaksa mem-PHK karyawannya pada Oktober 2021[19] dan Maret 2022, yang mencapai 70% dari keseluruhannya (250 orang). Tidak tanggung-tanggung, pekerja yang terkena PHK termasuk wakil pemimpin redaksi, manajer dan produser dari saluran berita ini.[20]

BSTV

BSTV
PT Banten Sinar Dunia Televisi
Tangerang, Banten[21][22]
Indonesia
SaluranDigital: 36 UHF
Pemrograman
BahasaBahasa Indonesia
AfiliasiBeritaSatu (sebagai penyedia konten)
Kepemilikan
PemilikLippo Group
Riwayat
Siaran perdana
15 Februari 2013
Banten Sinar Dunia Televisi
Informasi teknis
Otoritas perizinan
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

Sejak 2013, BeritaSatu sendiri juga mengudara sebagai televisi terrestrial digital dengan wilayah siaran di Jabodetabek dan Banten, menggunakan kanal (multipleks/MUX) milik sebuah stasiun televisi lokal, bernama BSTV (Banten Sinar Dunia Televisi) di kanal 36 UHF (artinya, di sini BeritaSatu sendiri bertindak sebagai penyedia konten). BSTV sendiri meraih kanalnya setelah proses tender televisi digital yang diadakan pada pertengahan 2012. Kemenangan BSTV sendiri dalam proses ini awalnya sempat diperdebatkan karena stasiun TV ini, walaupun sudah mengajukan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) ke KPID Banten pada 2008 dan meraih IPP tetap pada April 2012, tetapi stasiun televisi ini relatif tidak dikenal oleh publik maupun pernah bersiaran secara analog sama sekali di wilayah siarnya di Malingping pada kanal 24 UHF.[23][24][25][26] Kemungkinan saja, BSTV berhasil memenangkan tender karena merupakan stasiun televisi yang paling banyak menjanjikan akan memberikan set-top box (STB), yaitu sebesar 3 juta unit.[27]

Meskipun awalnya misterius, namun akhirnya terungkap bahwa BSTV memiliki afiliasi dengan BeritaSatu (maupun perusahaan saudaranya di bawah Lippo Group) karena sepanjang bersiaran sejak 2013, BSTV tidak pernah bersiaran secara independen dan kanalnya hanya berisi saluran dari grup tersebut, yaitu BeritaSatu itu sendiri, ditambah dengan saluran lain seperti BeritaSatu World, BeritaSatu English/Jakarta Globe News Channel, dan dahulu MiX dan Hi! (kanal in-house First Media).[28] Selain itu, tanda-tanda lain yang menunjukkan keterkaitan BSTV dengan Lippo adalah kantor pusatnya yang ada di Lippo Karawaci, pernyataan Gontha yang mengiyakan komitmen 3 juta STB saat masih menjadi pimpinan First Media, dan laporan keuangan dari bank milik Lippo, Bank Nationalnobu yang menyatakan bahwa BSTV berada dalam "kesamaan pengendali".[29][30] Sejauh ini sendiri, sayangnya BSTV masih belum tampak memenuhi janjinya dengan hanya tercatat sekali membagikan STB-nya tersebut di Malingping pada Agustus 2014.[31]

Pemancar BSTV yang membawa siaran BeritaSatu, BeritaSatu English dan BeritaSatu World sendiri berada di tiga lokasi di Jabodetabek, yaitu Jakarta Barat (St Moritz), Jakarta Pusat (Gajah Mada Plaza) dan Bekasi (Grand Mall Bekasi). Sedangkan pemancar BSTV yang membawa siaran BeritaSatu saja, berada di tiga lokasi di Banten (Serang-Cilegon, Pandeglang dan Lebak-Malingping).[32] Saat ini, identitas BSTV sendiri (seperti logo/nama) tidak ditampilkan dalam siaran BeritaSatu (walaupun sempat dilakukan awalnya),[33] sehingga identitas BSTV relatif kurang dikenal. Walaupun demikian, kadang-kadang nama "BSTV" juga digunakan sebagai singkatan BeritaSatu itu sendiri.[34]

Riwayat slogan

Sebagai Q Channel

  • Executive Television (29 Mei 1998-15 September 2005)

Sebagai QTV

  • Watch.Know.Decide. The Channel For Decision Makers (15 September 2005-3 September 2011)

Sebagai BeritaSatu

  • Warnai Hidupmu (3 September 2011-1 April 2016)
  • Nomor Satu (1 April 2016-sekarang)

Struktur

Daftar direktur utama

No Nama Awal jabatan Akhir jabatan
1 Peter F. Gontha 1998 2013
2 Don Bosco Selamun 2013 2016
3 Henry Riady 2016 2018
4 Claudius V. Boekan 2018 sekarang

Direksi saat ini

Struktur dewan direksi BeritaSatu saat ini adalah sebagai berikut:

Nama Jabatan
Claudius V. Boekan Direktur Utama
Primus Dorimulu Direktur Pemberitaan
Riswan Hariswan Direktur Strategis dan Pengembangan
Arie Apriyadi Direktur Produser
Legina H. Wijaya Direktur Keuangan dan Sumber Daya
Ilustr Eren Direktur Operasional
Rike Amru Direktur Penjualan dan Pemasaran

Referensi

  1. ^ 2021, First Media Perkuat Bisnis Konten
  2. ^ a b c Penuhi Tayangan Program Berkualitas, Q Channel Berubah Jadi Q TV
  3. ^ a b "Malam ini, Siaran Perdana BeritaSatu TV". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-10-25. Diakses tanggal 2020-12-26. 
  4. ^ "Suara Karya Online: Kreator Berita Televisi". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-09-28. Diakses tanggal 2020-12-26. 
  5. ^ BERITASATU
  6. ^ ABOUT US
  7. ^ Eksekutif, Masalah 246-250
  8. ^ masyarakat, Bagian 4
  9. ^ Panji: majalah berita nasional, Volume 5
  10. ^ IMEN JDI
  11. ^ "Lippo's News Channel Launched". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-10-30. Diakses tanggal 2020-12-26. 
  12. ^ Peter F Gontha Bergabung Berita Satu Media Holdings
  13. ^ MANAJEMEN REDAKSI BERITASATU TV DALAM MENGAHADAPI PERSAINGAN INDUSTRI MEDIA ELEKTRONIK
  14. ^ Telkomvision Gandeng...
  15. ^ Aora, BeritaSatu TV Bisa Tayang di Sumatera dan Kalimantan
  16. ^ Top Stories Prime Time 29 Maret 2013
  17. ^ Selamat Tinggal, Berlian dan Batu Safir!
  18. ^ NEWS CHANNEL
  19. ^ BeritaSatu TV PHK 70% Karyawannya
  20. ^ BeritaSatu TV lakukan pengurangan karyawan
  21. ^ gedung bstv
  22. ^ BSTV MALIMPING
  23. ^ KPI Banten Pertanyakan Kemenangan BSTV
  24. ^ Ribut BSTV Banten
  25. ^ Pernah Siaran, BSTV Banten Tiba-tiba Menang Tender[pranala nonaktif permanen]
  26. ^ Lolosnya BSTV Jadi Penyelenggara TV Digital Dianggap Janggal
  27. ^ Asosiasi TV Digital Minta STB Segera Disalurkan ke Masyarakat
  28. ^ Issue: BSTV=BERITASATU?
  29. ^ LapKeu Tahunan BankNobu, hlm. 110
  30. ^ Siaran Hilang Setelah Menang
  31. ^ BSTV Bagikan Kotak Dekoder Gratis untuk Siaran Digital
  32. ^ BSTV Buka Kerja Sama dengan LPS untuk Penyewaan Slot Mux
  33. ^ siaran tv digital indonesia DVB-T2, min 2:15
  34. ^ Dibuka Hijau, IHSG Berbalik Arah Merah di 6.571,34

Pranala luar