Kabupaten Soppeng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Koordinat: 4°20′55″S 119°52′57″E / 4.34861°S 119.88250°E / -4.34861; 119.88250

Kabupaten Soppeng
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨔᨚᨄᨙ
-
Peta lokasi Kabupaten Soppeng
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨔᨚᨄᨙ di Sulawesi Selatan
Koordinat: -
Provinsi Sulawesi Selatan
Dasar hukum UU No. 29 Tahun 1959
Tanggal peresmian -
Ibu kota Watansoppeng
Pemerintahan
-Bupati H. Andi Kaswadi Razak, SE
APBD
-APBD -
-DAU Rp. 517.805.122.000.-(2013)[1]
Luas 1.500 km2
Populasi
-Total 223.826 jiwa (2010)
-Kepadatan 149,22 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon 0484
Pembagian administratif
-Kecamatan 8
-Kelurahan 70
Simbol khas daerah
-Flora resmi -
-Fauna resmi Kakatua Jambul Kuning
Situs web http://www.soppengkab.go.id/

Kabupaten Soppeng adalah salah satu Kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Watansoppeng. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.500,00 km² dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 223.826 jiwa (2010).

Sejarah Soppeng[sunting | sunting sumber]

Soppeng adalah sebuah kota kecil di mana dalam buku-buku lontara terdapat catatan tentang raja-raja yang pernah memerintah sampai berahirnya status daerah Swapraja, satu hal menarik sekali dalam lontara tersebut bahwa jauh sebelum terbentuknya kerajaan Soppeng, telah ada kekuasaan yg mengatur daerah Soppeng, yaitu sebuah pemerintahan berbentuk demokrasi karena berdasar atas kesepakatan 60 pemukan masyarakat, namun saat itu Soppeng masih merupakan daerah yang terpecah-pecah sebagai suatu kerajaan2 kecil. Hal ini dapat dilihat dari jumlah Arung,Sulewatang, dan Paddanreng serta Pabbicara yang mempunyai kekuasaan tersendiri. Setelah kerajaan Soppeng terbentuk maka dikoordinir oleh Lili-lili yang kemudian disebut Distrikvdi Zaman Pemerintahan Belanda.

Literatur yang ditulis tentang sejarah Soppeng masih sangat sedikit. Sebagaimana tentang daerah-daerah di Limae Ajattappareng, juga Mandar dan Toraja, Soppeng hanyalah daerah “kecil” dan mungkin “kurang signifikan” untuk diperebutkan oleh dominasi dua kekuatan di Sulawesi Selatan yakni Luwu dan Siang sebelum abad ke-16. Namun, seperti disebutkan oleh sebuah kronik Soppeng, dulunya Soppeng bersama Wajo, sangat bergantung kepada kerajaan Luwu.

Seiring menguatnya kekuatan persekutuan Goa-Tallo di Makassar; untuk mengimbanginya, Bone sempat mengajak Wajo dan Soppeng membentuk persekutuan Tellumpocco pada perjanjian Timurung tahun 1582. Akan tetapi, masuknya Islam di Sulawesi Selatan di paruh akhir abad ke-16, ditandai dengan masuknya Karaeng Tallo I Mallingkang yang lebih dikenal sebagai Karaeng Matoaya serta penguasa Goa I Manga’rangi yang kemudian bergelar Sultan Alauddin, telah mengubah peta politik di Sulawesi Selatan. Untuk sementara, kekuatan Bugis Makassar menjadi satu kekuatan baru untuk melawan orang kafir ketika Soppeng dan Sidenreng memeluk Islam tahun 1609, Wajo 1610 dan akhirnya Bone pada tahun 1611.

Perkembangan berikutnya sepanjang abad ke-17, menempatkan Soppeng pada beberapa perubahan keputusan politik ketika persaingan Bone dan Goa semakin menguat. Jauh sebelum perjanjian Timurung yang melahirkan persekutuan Tellumpocco, sebenarnya Soppeng sudah berada di pihak kerajaan Goa dan terikat dengan perjanjian Lamogo antara Goa dan Soppeng. Persekutuan Tellumpocco sendiri lahir atas “restu” Goa. Namun, ketika terjadi gejolak politik antara Bugis dan Makassar disebabkan oleh gerakan yang dipelopori oleh Arung Palakka dari Bone, Soppeng sempat terpecah dua ketika Datu Soppeng, Arung Mampu, dan Arung Bila bersekutu dengan Bone pada tahun 1660 sementara sebagian besar bangsawan Soppeng yang lain menolak perjanjian di atas rakit di Atappang itu.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Jembatan di atas sungai Walanae dekat Watansoppeng (tahun 1925-1927)

Soppeng terletak pada depresiasi sungai Walanae yang terdiri dari daratan dan perbukitan dengan luas daratan ± 700 km² serta berada pada ketinggian rata-rata antara 100-200 m di atas permukaan laut.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah kabupaten ini adalah sebagai berikut:[2]

Utara Kabupaten Sidenreng Rappang
Selatan Kabupaten Bone
Barat Kabupaten Barru
Timur Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone

Topografi[sunting | sunting sumber]

Luas daerah perbukitan Soppeng kurang lebih 800 km² dan berada pada ketinggian rata-rata 200 m di atas permukaan laut. Ibukota Kabupaten Soppeng adalah kota Watansoppeng yang berada pada ketinggian 120 m di atas permukaan laut. Kabupaten Soppeng tidak memiliki wilayah pantai. Wilayah perairan hanya sebagian dari Danau Tempe. Gunung-gunung yang ada di wilayah Kabupaten Soppeng menurut ketinggiannya adalah sebagai berikut:

Kabupaten Soppeng memiliki tempat-tempat wisata berupa permandian air panas alami yang bernama "LEJJA", permandian mata air "OMPO" dan permandian alam "CITTA". Lejja berjarak ± 40 Kilometer dari pusat kota, terletak di desa Batu-batu, Kecamatan Marioriawa.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati[3] Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
1
Datu Soppeng H.-A.-Wana.jpg H.
Andi Wana
1957
1960
1
2
Bupati Soppeng H.-Andi-Machmud (cropped).jpg H.
Andi Machmud
1960
1964
2
3
Bupati Soppeng H.-Andi-Made-ali.jpg H.
Andi Made Alie
1965
1979
3
4
Bupati Soppeng Djamaluddin-M.jpg Djamaluddin M.
1979
1984
4
5
Bupati Soppeng H.Umar-Lakunnu.jpg Drs. H.
Umar Lakunnu
1984
1990
5
6
H.
Abbas Sabbi
S.H.
1990
1995
6
7
Bupati Soppeng H.-A-Paeruddin.jpg Drs. H.
Andi Paeruddin Saisal
1995
2000
7
Drs. H.
M. Arsyad Kale
M.Si
(1996–2000)
8
Bupati Soppeng Drs.-H.-Andi-Harta-Sanjaya.jpg Drs. H.
Andi Harta Sanjaya
2000
2005
8
Drs. H.
Syarifuddin Raif
M.Si
9
Bupati Soppeng H.-A.-Soetomo Periode II.jpg Drs. H.
Andi Soetomo
M.Si.
2005
2010
9
Drs H.
Andi Sarimin Saransi
M.Si.
16 Oktober 2010
16 Oktober 2015
10
[4]
H.
Aris Muhammadia
Drs. H.
Tautoto Tana Ranggina Sarongallo
M.Si.
17 Oktober 2015
17 Februari 2016
[5]
10
Bupati Soppeng Kaswadi Razak.png H.
A. Kaswadi Razak
S.E.
17 Februari 2016
Petahana
11
[6]
Supriansa
S.H., M.H.

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Soppeng

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kabupaten Soppeng dibagi menjadi 8 kecamatan, yaitu:

  1. Citta
  2. Donri-Donri
  3. Ganra
  4. Lalabata
  5. Lili Riaja
  6. Lili Rilau
  7. Mario Riawa
  8. Mario Riwawo

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Kompas., Penerbit Buku (2001-<2005>). Profil daerah kabupaten dan kota (edisi ke-Cet. 1). Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 9797092011. OCLC 50024929. 
  3. ^ "Bupati dan Wakil Bupati Soppeng dari Masa Ke Masa". Website Resmi Pemerintah Kabupaten Soppeng. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng. Diakses tanggal 12 Januari 2018. 
  4. ^ "Sekprov: Bupati Soppeng Dilantik 16 Oktober 2010". antarasulsel.com. 13 Oktober 2010. Diakses tanggal 2 Februari 2017. 
  5. ^ "Kadispenda Jabat Plt Bupati Soppeng, Warga Minta Netral di Pilkada Soppeng". bugiswarta.com. Diakses tanggal 2 Februari 2017. 
  6. ^ "Gubernur Sulsel Lantik 10 Bupati dan Wakil Bupati". detik.com. 17 Februari 2016. Diakses tanggal 2 Februari 2017. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]