Kabupaten Sinjai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Sinjai
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨔᨗᨍᨕᨗ
Lambang Kabupaten Sinjai.png
Lambang Kabupaten Sinjai
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨔᨗᨍᨕᨗ


Moto: Sinjai Bersatu



Peta Kabupaten Sinjai 2.png
Peta lokasi Kabupaten Sinjai
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨔᨗᨍᨕᨗ di Sulawesi Selatan
Koordinat: 20 19' 50" - 50 36' 47" LS & 1190 48' 30" - 1200 10' 00" BT
Provinsi Sulawesi Selatan
Hari jadi 27 Februari 1544
Dasar hukum UU No. 29 Tahun 1959
Tanggal peresmian 20 Oktober 1959
Ibu kota Balangnipa
Pemerintahan
-Bupati H. Sabirin Yahya,S.Sos
APBD
-APBD -
-DAU Rp. 474.528.814.000.-(2013)[1]
Luas 819,96 km2
Populasi
-Total 236.497 jiwa (2014)
-Kepadatan 288,43 jiwa/km2
Demografi
Pembagian administratif
-Kecamatan 9
-Kelurahan 13
-Desa 67
Simbol khas daerah
Situs web http://www.sinjaikab.go.id/
Jalan utama di Kota Sinjai

Kabupaten Sinjai adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Balangnipa atau Kota Sinjai yang berjarak sekitar ±220 km dari Kota Makassar. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 819,96 km2 dan berpenduduk sebanyak kurang lebih 236.497 jiwa.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Secara geografis Kabupaten Sinjai terletak pada titik 5°2'56" - 5°21'16" Lintang Selatan dan 119°56'30" - 120°25'33" Bujur Timur. Kabupaten Sinjai terletak di bagian pantai timur Provinsi Sulawesi Selatan yang berjarak sekitar 223 km dari kota Makassar. Luas wilayahnya berdasarkan data yang ada sekitar 819,96 km2 (81.996 ha).

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Bone
Selatan Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bantaeng
Barat Kabupaten Gowa
Timur Teluk Bone

Topografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sinjai secara geografis terdiri atas wilayah pesisir, dataran rendah dan dataran tinggi dengan ketinggian antara 0- ‎2.871 meter diatas permukaan air laut (mdpl). Wilayahnya termasuk 9 pulau-pulau kecil di Teluk bone yang masuk ke wilayah kecamatan Pulau Sembilan. Pesisir di Kabupaten Sinjai berada di sepanjang batas sebelah timur dan tergolong sempit meliputi Kecamatan Sinjai Timur, Sinjai Utara dan kecamatan Tellu Limpoe. Selanjutnya daerah dataran tinggi yang merupakan lereng timur Gunung Lompobattang-Gunung Bawakaraeng meliputi kecamatan Sinjai Barat dan Sinjai Borong. Serta dataran tinggi Pegunungan Bohonglangi meliputi sebagian wilayah kecamatan Bulupoddo.

Iklim[sunting | sunting sumber]

Sepanjang tahun, daerah ini termasuk beriklim sub tropis, yang mengenal 2 (dua) musim, yaitu musim penghujan pada periode April - Oktober , dan musim kemarau yang berlangsung pada periode Oktober-April. Selain itu ada 3 (tiga) type iklim (menurut Schmidt & Fergusson) yang terjadi dan berlangsung di wilayah ini, yaitu iklim type B2, C2, D2 & type D3.

  • Zona dengan iklim type B2 di mana bulan basah berlangsung selama 7 - 9 bulan berturut – turut , sedangkan bulan kering berlangsung 2 – 4 bulan sepanjang tahun. Penyebarannya meliputi sebagian besar wilayah Kecamatan Sinjai Timur & Sinjai Selatan .
  • Zona dengan iklim type C2, dicirikan dengan adanya bulan basah yang berlangsung antara 5 – 6 bulan, sedangkan bulan keringnya berlangsung selama 3 – 5 bulan sepanjang tahun. Penyebarannya meliputi sebagian kecil wilayah Kecamatan. Sinjai Timur , Sinjai Selatan & Sinjai Tengah
  • Zona dengan iklim type D2, mengalami bulan basah selama 3 – 4 bulan & bulan keringnya berlangsung selama 2 – 3 bulan. Penyebarannya meliputi wilayah bag. Tengah Kabupaten Sinjai , yaitu sebagian kecil wilayah Kecamatan Sinjai Tengah, Sinjai Selatan & Sinjai Barat.
  • Zona dengan iklim type D3, bercirikan dengan berlangsungnya bulan basah antara 3 – 4 bulan ,& bulan kering berlangsung antara 3 – 5 bulan . Penyebarannya meliputi sebagian wilayah Kecamatan. Sinjai Barat, Sinjai Tengah & Sinjai Selatan

Dari keseluruhan type iklim yang ada tersebut , Kabu paten Sinjai mempunyai curah hujan berkisar antara 2.000 - 4.000 mm / tahun, dengan hari hujan yang bervariasi antara 100 – 160 hari hujan / tahun. Kelembaban udara rata-rata, tercatat berkisar antara 64 - 87 persen, dengan suhu udara rata-rata berkisar antara 21,1oC - 32,4oC.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

  1. Bulupoddo
  2. Pulau Sembilan
  3. Sinjai Barat
  4. Sinjai Borong
  5. Sinjai Selatan
  6. Sinjai Tengah
  7. Sinjai Timur
  8. Sinjai Utara
  9. Tellu Limpoe

Daftar Pemimpin[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati dan Wakil Bupati Yang Pernah Memimpin Kabupaten Sinjai
No. Nama Bupati Wakil Bupati Periode Kepimpinan
1 Mayor Inf Andi Abdul Lathief - 1960 - 1963
2 Andi Azikin - 1963 - 1967
3 Drs. H. Muh. Nur Thahir - 1967 - 1971
4 Drs. H. Andi Bintang - 1971 - 1983
5 H. Andi Arifuddin Mattotorang, SH - 1983 - 1993
6 H. Mohammad Roem, SH, M.Si - 1993 - 2003
7 H. Andi Rudiyanto Asapa, SH, LLM Nursyamsu Mus, S.Sos 2003 - 2008
8 H. Andi Rudiyanto Asapa, SH, LLM Andi Massalinri Lathief, S.Sos 2008 - 2013
9 H. Sabirin Yahya, S.Sos H. Andi Fajar Yanwar, SE 2013 - 2018

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Sinjai tahun 2014 sebanyak 236.497 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk 3,3 persen dari hasil Sensus Penduduk 2010 yang berjumlah 228.879 jiwa. Sedangkan kepadatan penduduknya 288 jiwa/km² dengan Kecamatan Sinjai Utara merupakan daerah terpadat penduduknya dengan 1.471 jiwa/km² dan Kecamatan Bulupoddo merupakan daerah terjarang penduduknya dengan 158 jiwa/km². Sebanyak 99% penduduk Kabupaten Sinjai memeluk agama Islam. Berikut adalah penduduk Kabupaten Sinjai, per Kecamatan Tahun 2014 :

Jumlah penduduk, luas wilayah, desa dan kelurahan di Kabupaten Sinjai tahun 2014[2]
Nama kecamatan Jumlah penduduk Luas wilayah Jumlah desa Jumlah kelurahan
Kecamatan Bulupoddo 15.687 Jiwa 99,47 km2  7 -
Kecamatan Pulau Sembilan 7.963 Jiwa 7,55 km2  4 -
Kecamatan Sinjai Barat 24.311 Jiwa 135,53 km2  7 2
Kecamatan Sinjai Borong 19.073 Jiwa 66,97 km2  7 1
Kecamatan Sinjai Selatan 36.918 Jiwa 131,99 km2  10 1
Kecamatan Sinjai Tengah 27.507 Jiwa 129,70 km2  10 1
Kecamatan Sinjai Timur 30.421 Jiwa 71,88 km2  12 1
Kecamatan Sinjai Utara 43.505 Jiwa 29,57 km2  - 6
Kecamatan Tellu Limpoe 31.112 Jiwa 147,30 km2  10 1

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Pertanian yang menonjol dari kabupaten Sinjai adalah lada dan coklat. Lada tumbuh hampir di semua kecamatan kecuali di kecamatan Pulau Sembilan. Luas areal tanamnya mencapai 3.249 hektare dengan jumlah produksi 2.380 per tahun. Sedangkan coklat atau kakao tumbuh hampir di semua kecamatan dengan luas area tanam 4.178 hektare dan hasil panen per tahun mencapai 2.129 ton. Sinjai mengkespor coklat-coklat ini ke Eropa.[3]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

  1. Pulau Sembilan
  2. Pantai Ujung Kupang
  3. Pantai Karampuang
  4. Air terjun Baruttungge
  5. Air terjun Lembang Saukang
  6. Air terjun Batu Barae
  7. Air terjun Barania
  8. Air terjun Pincuni
  9. Hutan Mangrove Tongke-tongke
  10. Benteng Oval Balangnipa

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Luas Wilayah, Jumlah Penduduk dan Kepadatan Penduduk di Kabupaten Sinjai Menurut Kecamatan, 2014
  3. ^ Kalbu, Tyas Ing. "Kabupaten Sinjai: Saatnya Duduk Bersama Perbaiki Infrasturktrur". Kompas, 19 Maret 2009, halaman 39