Kabupaten Barru

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kabupaten Barru
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨅᨑᨘ
Lambang Kabupaten Barru
Lambang Kabupaten Barru
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨅᨑᨘ
Moto: HIBRIDA
Hijau, Bersih, Asri dan Indah



Peta lokasi Kabupaten Barru
ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨅᨑᨘ di Sulawesi Selatan
Koordinat: 4°24'42.6"S 119°37'01.8"E
Provinsi Sulawesi Selatan
Ibu kota Kota Barru
Pemerintahan
 - Bupati Suardi Saleh
 - DAU Rp. 417.942.379.000.-(2013)[1]
Luas 1.174,71 km2
Populasi
 - Total 165.983 jiwa (2010)
 - Kepadatan 141,3 jiwa/km2
Demografi
Pembagian administratif
 - Kecamatan 7
 - Kelurahan 40 / 15
Simbol khas daerah
Situs web www.barrukab.go.id

Kabupaten Barru adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Barru. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.174,72 km² dan berpenduduk sebanyak 159.235 jiwa (2006).

Salah satu sudut Kota Barru

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Zaman kerajaan dan penjajahan Belanda[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Barru dahulu sebelum terbentuk adalah sebuah kerajaan kecil yang masing-masing dipimpin oleh seorang raja, yaitu: Kerajaan Berru (Barru), Kerajaan Tanete, Kerajaan Soppeng Riaja dan Kerajaan Mallusetasi.

Pada masa pemerintahan Belanda dibentuk Pemerintahan Sipil Belanda di mana wilayah Kerajaan Barru, Tanete dan Soppeng Riaja dimasukkan dalam wilayah Onder Afdelling Barru yang bernaung di bawah Afdelling Parepare. Sebagai kepala Pemerintahan Onder Afdelling diangkat seorang control Belanda yang berkedudukan di Barru, sedangkan ketiga bekas kerajaan tersebut diberi status sebagai Self Bestuur (Pemerintahan Kerajaan Sendiri) yang mempunyai hak otonom untuk menyelenggarakan pemerintahan sehari-hari baik terhadap eksekutif maupun dibidang yudikatif.

Pada masa awal kemerdekaan[sunting | sunting sumber]

Dari sejarahnya, sebelum menjadi daerah-daerah Swapraja pada permulaan Kemerdekaan Bangsa Indonesia, keempat wilayah Swapraja ini merupakan 4 bekas Self bestuur di dalam Afdelling Parepare, yaitu:

  1. Bekas Self bestuur Mallusetasi yang daerahnya sekarang menjadi kecamatan Mallusetasi dengan Ibu Kota Palanro, adalah penggabungan bekas-bekas Kerajaan Lili di bawah kekuasan Kerajaan Ajattapareng yang oleh Belanda diakui sebagai Self bestuur, ialah Kerajaan Lili Bojo dan Lili Nepo.
  2. Bekas Self bestuur Soppeng Riaja yang merupakan penggabungan 4 Kerajaan Lili di bawah bekas Kerajaan Soppeng (Sekarang Kabupaten Soppeng) Sebagai Satu Self bestuur, ialah bekas Kerajaan Lili Siddo, Lili Kiru-Kiru, Lili Ajakkang dan Lili Balusu.
  3. Bekas Self bestuur Barru yang sekarang menjadi Kecamatan Barru dengan lbu Kotanya Sumpang Binangae yang sejak semula memang merupakan suatu bekas kerajaan kecil yang berdiri sendiri.
  4. Bekas Self bestuur Tanete dengan pusat pemerintahannya di Pancana, daerahnya sekarang menjadi 3 Kecamatan, masing-masing Kecamatan Tanete Rilau, Kecamatan Tanete Riaja dan Kecamatan Pujananting.

Perkembangan selanjutnya[sunting | sunting sumber]

Seiring dengan perjalanan waktu, maka pada tanggal 24 Februari 1960 merupakan tonggak sejarah yang menandai awal kelahiran Kabupaten Daerah Tingkat II Barru dengan ibukota Barru, berdasarkan Undang-Undang Nomor 229 tahun 1959 tentang pembentukan Daerah-daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan. Kabupaten Barru terbagi dalam 7 Kecamatan yang memiliki 40 Desa dan 14 Kelurahan, berada ± 102 Km di sebelah Utara Kota Makassar, ibukota Sulawesi Selatan.

Sebelum dibentuk sebagai suatu Daerah Otonom berdasarkan UU No. 29 Tahun 1959, pada tahun 1961 daerah ini terdiri dari 4 wilayah Swapraja di dalam kewedanaan Barru, Kabupaten Parepare lama, masing-masing Swapraja Barru, Swapraja Tanete, Swapraja Soppeng Riaja dan bekas Swapraja Mallusetasi. Ibukota Kabupaten Barru sekarang bertempat di bekas ibukota Kewedanaan Barru.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kota Parepare
Selatan Kabupaten Bone
Barat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dan Selat Makassar
Timur Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Sidenreng Rappang

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

  1. Kecamatan Balusu
  2. Kecamatan Barru
  3. Kecamatan Mallusetasi
  4. Kecamatan Pujananting
  5. Kecamatan Soppeng Riaja
  6. Kecamatan Tanete Riaja
  7. Kecamatan Tanete Rilau

Geografi[sunting | sunting sumber]

Secara geografis, Kabupaten Barru terletak pada 4°00' - 5°35' Lintang Selatan dan 199°35' - 119°49' Bujur Timur. Wilayahnya berada di bagian barat daratan Pulau Sulawesi sekitar kurang lebih 102 Km sebelah utara Kota Makassar Ibukota Propinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten Barru mempunyai ketinggian antara 0-1.700 meter diatas permukaan laut dengan bentuk permukaan sebahagian besar daerah kemiringan berbukit hingga bergunung-gunung. Wilayah bertopografi perbukitan hingga pegunungan berada di sebahagian besar wilayah tengah hingga timur dan selatan yang sebagiannya juga merupakan kawasan karst. Sebahagian lainnya merupakan daerah datar, landai hingga pesisir. Kabupaten Barru merupakan daerah pesisir pantai yang cukup panjang. Garis pantai mencapai 87 Km sehingga merupakan kabupaten dengan pesisir pantai terpanjang di Sulawesi Selatan.

Hidrologi dan Iklim[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten Barru terdapat 21 sungai yang tersebar di 7 kecamatan. Sungai Jampue di Kecamatan Mallusetasi merupakan sungai terpanjang di Kabupaten Barru dengan panjang sungai 45,55 Km kemudian sungai Sumpang Binangae di Kecamatan Barru dengan panjang 44,95 Km. Di Kabupaten Barru terdapat seluas 71,79 % wilayah ( 84.340 Ha) dengan tipe iklim C yakni mempunyai bulan basah berturut-turut 5-6 bulan (Oktober - Maret) dan bulan Kering berturut-turut kurang dari 2 bulan (April - September). Total hujan selama setahun di Kabupaten Barru sebanyak 113 hari dengan jumlah curah hujan sebesar 5.252 mm.Curah hujan di kabupaten Barru berdasarkan hari hujan terbanyak pada bulan Desember - Januari dengan jumlah curah hujan 1.335 mm dan 1.138 mm sedangkan hari hujan masing-masing 2 hari dengan jumlah curah hujan masing- masing 104 mm dan 17 mm.

Daftar pemimpin[sunting | sunting sumber]

Daftar nama - nama Bupati yang pernah memimpin di Kabupaten Barru
No. Nama Tahun Nama Daerah
1 Kapten TNI (Purn.) La Nakka 1960-1965 Barru
2 H. Muhammad Sewang 1965-1970 Barru
3 Andi Sukur 1970-1980 Barru
4 Andi Pamadengrukka Mappayompa 1980-1990 Barru
5 H. Andi Makkasau Razak 1990-2000 Barru
6 H. Andi Muhammad Rum 2000-2010 Barru
7 H. Andi Idris Syukur 2010-2015 Barru
8 Ir. H. Suardi Saleh, M.Si 2015-sekarang Barru

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Adapun pariwisata dari Kabupaten Barru adalah:

-Kecamatan Tanete Riaja[sunting | sunting sumber]

  1. Batu Mallopie
  2. Air Terjun Waesai
  3. Wae Nunge
  4. Lembah Harapan
  5. Celebes Canyon (Watu)

-Kecamatan Tanete Rilau[sunting | sunting sumber]

  1. Sungai Bottoe
  2. Pulau Puteanging
  3. Tanjung Butung
  4. Makam wae Tenri Leleang
  5. Makam Petta Pallaselasee
  6. Masjid Tua Lalabata
  7. Makam We Pancai Tana
  8. Makam Lamaddusila
  9. Makam Karaeng Lipukasi
  10. Pantai Pijar
  11. Sungai Pancana
  12. Salo Libbo
  13. Dermaga Polejiwa

-Kecamatan Barru[sunting | sunting sumber]

  1. Lajulo Indah
  2. Air Panas Kalompie
  3. Pantai Ujung Batu
  4. Taman Wisata Padongko
  5. Makam H.M. Fudail
  6. Monumen Garongkong
  7. Pantai Lembae

-Kecamatan Soppeng Riaja[sunting | sunting sumber]

  1. Pantai Awerange
  2. Monumen Paccekke
  3. Permandian manuba

-Kecamatan Mallusetasi[sunting | sunting sumber]

  1. Bujung Mattimboe
  2. Pulau Dutungeng
  3. Pulau Bakki
  4. Pulau Batu Kalasi
  5. Pantai Kupa
  6. Pantai Lapakaka
  7. Pantai Labuange
  8. Taman Laut Mallusetasi
  9. Komp. Makam Arung
  10. Komp. Makam Labongo

-Kecamatan Balusu[sunting | sunting sumber]

  1. Permandian Waempubbu
  2. Gua Togenra
  3. Pulau Pannikiang
  4. Saoraja Lapinceng
  5. Air Terjun To Magellie

-Kecamatan Pujananting[sunting | sunting sumber]

  1. -Air terjun gattareng

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]