Kabupaten Bone

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kabupaten Bone
Lambang Kabupaten Bone.jpeg
Lambang Kabupaten Bone
Moto: - SUMANGE TEALARA (TEGUH DALAM KEYAKINAN KUKUH DALAM KEBERSAMAAN)


-
Peta lokasi Kabupaten Bone
Koordinat: 4°13'- 5°6' LS dan 119°42'-120°30' BT-
Provinsi Sulawesi Selatan
Dasar hukum -
Tanggal Peresmian -
Ibu kota Kota Watampone
Pemerintahan
 - Bupati Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si.
 - Wakil Bupati Dr.H. Ambo Dalle,M.M
 - APBD -
 - DAU Rp. 977.807.065.000.-(2015)[1]
Luas 4.559 km²
Populasi
 - Total 734,119 jiwa (2014)
 - Kepadatan 161 jiwa/Km2
Demografi
 - Kode area telepon 0481
Pembagian administratif
 - Kecamatan 27
 - Kelurahan 44
Simbol khas daerah
 - Situs web http://www.bone.go.id/
Trestel di Pelabuhan Bajoe, 3 kilometer menjorok ke arah laut
Trestel di Pelabuhan Bajoe

Kabupaten Bone adalah salah satu Daerah otonom di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di kota Watampone. Berdasarkan data Kabupaten Bone Dalam Angka Tahun 2015 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone, jumlah penduduk Kabupaten Bone Tahun 2015 adalah 738.515 jiwa, terdiri atas 352.081 laki‐laki dan 386.434  perempuan. Dengan luas wilayah Kabupaten Bone sekitar 4.559 km2 persegi, rata‐rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Bone adalah 162 jiwa per km2.

Wilayah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah yang berada di pesisir timur Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam perdagangan barang dan jasa di Kawasan Timur Indonesia yang secara administratif terdiri dari 27 kecamatan, 328 desa dan 44 kelurahan. Kabupaten ini terletak 174 km ke arah timur Kota Makassar, berada pada posisi 4°13'- 5°6' LS dan antara 119°42'-120°30' BT. Luas wilayah Kabupaten Bone 4.559 km² dengan rincian lahan sebagai berikut

  • Persawahan: 88.449 Ha
  • Tegalan/Ladang: 120.524 Ha
  • Tambak/Empang: 11.148 Ha
  • Perkebunan Negara/Swasta: 43.052,97 Ha
  • Hutan: 145.073 Ha
  • Padang rumput dan lainnya: 10.503,48 Ha
Utara Kabupaten Wajo, Soppeng
Selatan Kabupaten Sinjai, Gowa
Barat Kabupaten Maros, Pangkep, Barru
Timur Teluk Bone

Demografi[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone, jumlah penduduk Kabupaten Bone Tahun 2014 adalah 738.515 jiwa, terdiri atas 352.081 laki‐laki dan 386.434  perempuan. Dengan luas wilayah Kabupaten Bone sekitar 4.559 km2 persegi, rata‐rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Bone adalah 162 jiwa per km2..[2]

Kabupaten Bone tergolong kabupaten yang besar dan luas di Sulawesi Selatan. Rata-rata jumlah penduduk per km2 adalah 162 jiwa. Terkait  dengan perannya sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, dan fasilitas publik lain, maka mayoritas penduduk tinggal terpusat di ibukota kabupaten. Kepadatan  penduduknya mencapai 1.111,78 jiwa per km2.

Keberadaan penduduk dalam jumlah yang besar,seringkali dianggap sebagai pemicu masalah-masalah kependudukan seperti kemiskinan dan pengangguran. Namun, dalam tinjauan demografi, penting untuk melihat struktur umur penduduk. Penduduk usia produktif yang besar dan  berkualitas dapat berperan positif dalam  pembangunan ekonomi.  

Penduduk Kabupaten Bone didominasi oleh penduduk muda dan usia  produktif. Penduduk usia produktif memiliki jumlah terbesar yaitu 64,50 persen dari keseluruhan populasi dengan rasio  ketergantungan sebesar 55,03 persen. Artinya, setiap 100 orang penduduk usia produktif menanggung sebanyak 55 hingga 56 penduduk yang   belum produktif dan tidak produktif lagi.

Hal lain yang menarik diamati pada piramida penduduk adalah  adanya  perubahan arah perkembangan penduduk yang ditandai dengan penduduk usia 0-4 tahun yang jumlahnyalebih kecil dari kelompok  penduduk usia yang lebih tua  yaitu 5-9 tahun. Kondisi tersebut mengindikasikan terjadinya penurunan tingkat kelahiran  penduduk  pada  beberapa tahun ini.

Indikasi turunnya tingkat kelahiran, terkait dengan peningkatan  penggunaan alat kontrasepsi. Jumlah akseptor KB aktif di Kabupaten  Bone tahun 2014 tercatat 87.220 orang meningkat dari tahun 2013.  Metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan  adalah   suntikan (33,40 persen), pil ( 28,76 persen), dan implant (25,61 persen).

Iklim[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kabupaten Bone termasuk daerah beriklim sedang. Kelembaban udara berkisar antara 95%-99% dengan temperatur berkisar 26 °C – 34 °C.

Selain kedua wilayah yang terkait dengan iklim tersebut, terdapat juga wilayah peralihan, yaitu: Kecamatan Bontocani dan kecamatan Libureng yang sebagian mengikuti wilayah barat dan sebagian lagi wilayah timur. Rata-rata curah hujan tahunan di wilayah Bone bervariasi, yaitu: rata-rata < 1.750 mm; 1750 – 2000 mm; 2000 – 2500 mm dan 2500 – 3000 mm.

Pada wilayah Kabupatan Bone terdapat juga pengunungan dan perbukitan yang dari celah-celahnya terdapat aliran sungai. Disekitarnya terdapat lembah yang cukup dalam. Kondisinya sebagian ada yang berair pada musim hujan yang berjumlah sekitar 90 buah. Namun pada musim kemarau sebagian mengalami kekeringan, kecuali sungai yang cukup besar, seperti sungai Walenae, Cenrana, Palakka, Jaling, Bulu-bulu, Salomekko, Tobunne dan Lekoballo.

Pemekaran daerah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bone Selatan[sunting | sunting sumber]

  1. Bontocani
  2. Kahu
  3. Kajuara
  4. Libureng
  5. Patimpeng
  6. Salomekko
  7. Mare

Kabupaten Bone Barat[sunting | sunting sumber]

  1. Bengo
  2. Lamuru
  3. Lappariaja
  4. Tellu Limpoe
  5. Ulaweng

Kabupaten Bone Utara[sunting | sunting sumber]

  1. Amali
  2. Ajangale
  3. Cenrana
  4. Dua Boccoe
  5. Tellu Siattinge

Kota Watampone[sunting | sunting sumber]

Kecamatan yang mungkin bergabung ke dalam kota ini meliputi:

  1. Awangpone
  2. Barebbo
  3. Palakka
  4. Tanete Riattang Barat
  5. Tanete Riattang
  6. Tanete Riattang Timur

Media Online[sunting | sunting sumber]

Dengan berkembangnya teknologi media dalam bentuk digital ini, masyarakat bone dan sekitarnya kini disuguhi dengan penyebaran serta mendapatkan informasi dalam jangka waktu yang real time atau seketika. Dimanapun, kapanpun, dengan hadirnya media online. Media online yang tersedia antara lain:

Media[sunting | sunting sumber]

Media cetak[sunting | sunting sumber]

Saat ini di Bone terdapat beberapa surat kabar lokal, antara lain: harian Tribun Bone dan Radar Bone.

Radio[sunting | sunting sumber]

Beberapa tahun belakangan jaringan radio nasional juga membuka cabang di Kabupaten Bone seperti RRI, di samping radio-radio lokal yang sudah lama melakukan penyiaran di kota ini, seperti Radio Suara Bone Beradat, BIF FM, dan SDI.

Televisi[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten Bone juga terdapat beberapa TV swasta lokal yang beroperasi, yaitu Matajang TV, dan SMK TV.

Referensi[sunting | sunting sumber]