Lompat ke isi

Kabupaten Luwu Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Luwu Utara
Monumen Masamba Affair
Monumen Masamba Affair
Lambang resmi Kabupaten Luwu Utara
Julukan: 
Bumi Lamaranginang[1]
Peta
Peta
Kabupaten Luwu Utara di Sulawesi
Kabupaten Luwu Utara
Kabupaten Luwu Utara
Peta
Kabupaten Luwu Utara di Indonesia
Kabupaten Luwu Utara
Kabupaten Luwu Utara
Kabupaten Luwu Utara (Indonesia)
Koordinat: 2°36′S 120°18′E / 2.6°S 120.3°E / -2.6; 120.3
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Selatan
Dasar hukumUU No. 19 tahun 1999
Hari jadi27 April 1999
Ibu kotaMasamba
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 15
  • Kelurahan: 7
  • Desa: 167
Pemerintahan
  BupatiAndi Abdullah Rahim
  Wakil BupatiJumail Mappile
  Sekretaris DaerahJumal Lussa(Plt.)
  Ketua DPRDBasir
Luas
  Total7.502,58 km2 (2,896,76 sq mi)
Populasi
 (30 Juni 2025)[2]
  Total336.360
  Kepadatan45/km2 (120/sq mi)
Demografi
  Agama
  • 82,04% Islam
  • 2,77% Hindu[2]
  IPMKenaikan 72,02 (2024)
tinggi[3]
Zona waktuUTC+08:00 (WITA)
Kode pos
Kode BPS
7322 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon0473
Kode ISO 3166ID-SN
Pelat kendaraanDP xxxx
Kode Kemendagri73.22 Suntingan nilai di Wikidata
Kode SNI 7657:2023MSB
APBDRp 1.267.820.000.000,00- (2023)[5]
PADRp 111.730.000.000,00- (2023)[5]
DAURp 655.970.056.000,00- (2023)
DAKRp 218.511.797.000,00- (2023)
Situs webluwuutarakab.go.id

Kabupaten Luwu Utara adalah salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Masamba. Kabupaten Luwu Utara yang dibentuk berdasarkan UU No. 19 tahun 1999 merupakan pecahan dari Kabupaten Luwu.[6][7]

Saat pembentukannya daerah ini memiliki luas 14.447,56 km² dengan jumlah penduduk sekitar 450.000 jiwa. Namun setelah dimekarkan kembali dengan membentuk Kabupaten Luwu Timur pada tahun 2003 maka saat ini luas wilayah Kabupaten Luwu Utara adalah 7.502,58 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 336.360 jiwa pada semester pertama tahun 2025.[2]

[8]

Peta Administrasi Kabupaten Luwu Utara

Luas wilayah Kabupaten Luwu Utara adalah 7.502 km² dan secara geografis Kabupaten Luwu Utara terletak pada koordinat antara 20°30’45” sampai 2°37’30” Lintang Selatan dan 119°41’15” sampai 12°43’11” Bujur Timur. Wilayah Kabupaten Luwu Utara merupakan paling utara di provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari pantai, dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian antara 0-3.016 Mdpl.[8]

Wilayah Selatan berupa dataran rendah dan pantai yang berbatasan langsung dengan Teluk Bone. Sebagian besar wilayah berupa pegunungan dengan gunung menjulang seperti Gunung Tolangi, Gunung Balease, Gunung Kabentonu, Gunung Kambuno, Gunung Tusang, Gunung Tantanggunta dan lainnya. Sejumlah sungai besar yang berada di wilayah ini antara lain Sungai Salu Rongkong, Sungai Salu Kula, Sungai Salu Balease, Sungai Salu Karama, Sungai Salu Lodang dan lainnya.

Batas Wilayah

[sunting | sunting sumber]

Batas administratif Kabupaten Luwu Utara sebagai berikut:[9]

UtaraSulawesi Tengah
TimurKabupaten Luwu Timur
SelatanTeluk Bone dan Kabupaten Luwu
BaratKabupaten Toraja Utara dan Sulawesi Barat

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Kepala daerah

[sunting | sunting sumber]
Kantor Bupati Luwu Utara dari atas
Bupati Luwu Utara
No. Bupati Awal Akhir Pemilu
(Periode)
Wakil Bupati
4 Andi Abdullah Rahim
(lahir 1978)
20 Februari 2025 Petahana 2024
(2025-2030)
Jumail Mappile

Dewan Perwakilan

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara sejak pembentukannya tahun 1999.[10][11]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014–2019 2019–2024 2024–2029
PKB Kenaikan 2 Steady 2 Kenaikan 3
Gerindra Kenaikan 6 Penurunan 3 Steady 3
PDI-P Kenaikan 3 Penurunan 2 Penurunan 1
Golkar Kenaikan 7 Kenaikan 8 Kenaikan 11
NasDem (baru) 3 Kenaikan 4 Kenaikan 5
PKS Penurunan 2 Steady 2 Penurunan 0
Hanura Steady 4 Steady 4 Penurunan 2
PAN Steady 4 Steady 4 Kenaikan 6
Demokrat Penurunan 2 Kenaikan 3 Steady 3
Perindo (baru) 2 Penurunan 0
PPP Steady 2 Penurunan 1 Steady 1
Jumlah Anggota Steady 35 Steady 35 Steady 35
Jumlah Partai Penurunan 10 Kenaikan 11 Penurunan 9

Wilayah administrasi

[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Luwu Utara terdiri dari 15 kecamatan, 7 kelurahan dan 166 desa. Pada tahun 2017, kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.502,58 km² dan jumlah penduduk sebesar 364.828 jiwa dengan sebaran penduduk 48 jiwa/km².[14][15]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Luwu Utara, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Jumlah DesaStatusDaftar
Desa/Kelurahan
73.22.11 Baebunta 110Desa
Kelurahan
73.22.14 Baebunta Selatan 10Desa
73.22.02 Bone Bone 111Desa
Kelurahan
73.22.01 Malangke 14Desa
73.22.08 Malangke Barat 13Desa
73.22.10 Mappedeceng 15Desa
73.22.03 Masamba 415Desa
Kelurahan
73.22.09 Rampi 6Desa
73.22.05 Rongkong (sebelumnya bernama Limbong) 7Desa
73.22.04 Sabbang 19Desa
Kelurahan
73.22.15 Sabbang Selatan 10Desa
73.22.07 Seko 12Desa
73.22.06 Sukamaju 14Desa
73.22.13 Sukamaju Selatan 11Desa
73.22.12 Tana Lili 10Desa
TOTAL7166

Demografi

[sunting | sunting sumber]
Pakaian adat kec Rampi

Penduduk Kabupaten Luwu Utara tahun 2022 berjumlah 327.827 jiwa (laki-laki 165.682 jiwa dan perempuan 162.138 jiwa) dengan jumlah penduduk terbanyak dan terpadat di Kecamatan Baebunta dan paling sedikit berada di Kecamatan Rampi[16] serta terdiri dari 70.892 Kepala Keluarga. Sebagian besar (80,93%) penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, tetapi kontribusi sektor ini terhadap PDRB Kabupaten Luwu Utara pada tahun 2003 hanya 33,31% atau sebanyak Rp4,06 triliun.

Kabupaten Luwu Utara mayoritas menganut agama Islam sebanyak 82,04%, kemudian diikuti oleh agama Kekristenan sebnayak 15,19%, (Protestan 13,66%, Katolik 1,53%), kemudian Hindu sebanyak 2,77% dan penganut agama Buddha kurang dari 0,01%.[2]

Suku Bangsa

[sunting | sunting sumber]

Terdapat berbagai kelompok etnis di Kabupaten Luwu Utara. Meski tidak ada data terperinci, salah satu etnis asli yang dicatat dalam situs pemerintahan Luwu Utara adalah suku Limola, Rampi, Seko, Rongkong, Masapi (yang ada di Desa Sepakat, Kecamatan Masamba).[17] Selain itu, terdapat juga masyarakat Toraja, Makassar, Bugis dan etnis pendatang lainnya yang tersebar di seluruh wilayah Luwu Utara.

Bahasa resmi instansi pemerintahan di Kabupaten Luwu Utara adalah bahasa Indonesia. Menurut Statistik Kebahasaan 2019 oleh Badan Bahasa dan penelitian lapangan menggunakan berbagai kendaraan hingga berjalan kaki yang dilakukan ahli linguistik Charles E. Grimes, dkk,[18] terdapat 6 bahasa daerah di Kabupaten Luwu Utara,[19] yaitu bahasa Limola, bahasa Rampi, bahasa Seko, bahasa Toala’ dan bahasa Rongkong (keduanya rumpun bahasa Tae'), bahasa Toraja, serta bahasa Bugis yang utamanya digunakan di pesisir pantai.[18][20]

Transportasi

[sunting | sunting sumber]

Pariwisata

[sunting | sunting sumber]
  • Air Terjun Bantimurung
  • Air Terjun Sarambu Alla
  • AIr Terjun Pongrea
  • Air Terjun Salu Bunto
  • Air Terjun Tulang-tulang
  • Pantai Munte
  • Dataran Tinggi Seko
  • Pedesaan Kecamatan Rongkong (Limbong)
  • Gunung Balease
  • Arung Jeram Salu Rongkong
  • Pemandian Alami Salu Kula
  • Pemandian Air Hangat Pincara
  • Sungai Enneng
  • Sungai Tamboke Sukamaju
  • Sungai Meli Baebunta
  • Sungai Sulili Baebunta
  • Danau Kaorue Sepakat, Masamba

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Tim redaksi pamsimas.pu.go.id (17 November 2021). "Jalan Terjal Pejuang Air Bumi Lamaranginang Kabupaten Luwu Utara". pamsimas.pu.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-07-17. Diakses tanggal 12 September 2023.
  2. 1 2 3 4 "Kuantitas Penduduk-Tabel Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama". layanan-dukcapil.sulselprov.go.id. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  3. "Indeks Pembangunan Manusia 2024". www.bps.go.id. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  4. Ainun, Nur (4 Februari 2023). "Kode Provinsi Sulawesi Selatan Lengkap 24 Kabupaten/Kota". www.detik.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 10 Agustus 2023.
  5. 1 2 Tim redaksi djpk.kemenkeu.go.id (2023). "APBD Tahun Anggaran 2023 Kabupaten Luwu Utara". djpk.kemenkeu.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-10. Diakses tanggal 10 Agustus 2023.
  6. Dasar Hukum Pembentukan Kabupaten Luwu Utara UU No. 13 Tahun 1999.
  7. "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut si Kabupaten Luwu Utara". Badan Pusat Statistik. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-17. Diakses tanggal 12 Juni 2020.
  8. 1 2 "Kabupaten Luwu Utara Dalam Angka 2023". BPS Luwu Utara. hlm. 9, 53. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2023-08-13. Diakses tanggal 13 Agustus 2023.
  9. "Kabupaten Luwu Utara di situs Sulsel.go.id". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-15. Diakses tanggal 2007-05-25.
  10. Perolehan Kursi DPRD Luwu Utara 2014-2019
  11. Perolehan Kursi DPRD Luwu Utara 2019-2024
  12. Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan (2004). Sulawesi Selatan Dalam Angka 2004-2005 (pdf) (dalam bahasa Indonesia). Makassar: Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan. hlm. 23–27. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  13. Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Utara (2010). Kabupaten Luwu Utara Dalam Angka 2010 (pdf) (dalam bahasa Indonesia). Luwu Utara: Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Utara. hlm. 27–30. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  14. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  15. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  16. "Jumlah Penduduk Kabupaten Luwu Utara Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin Tahun 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-25. Diakses tanggal 2017-10-25.
  17. ""Luwu Utara Tampilkan 4 Tarian Khas Daerah di Panggung Utama FKN XIII", www.portal.luwuutarakab.go.id, diakses 12 Juni 2020". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-12. Diakses tanggal 2020-06-12.
  18. 1 2 Charles E. Grimes (2020). LANGUAGES OF SOUTH SULAWESI. THE AUSTRALIAN NATIONAL UNIVERSITY. hlm. 20.
  19. Statistik Kebahasaan 2019. Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan. 2019. hlm. 11. ISBN 9786028449182. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-04-30. Diakses tanggal 2020-05-24.
  20. "Bahasa di Provinsi Sulawesi Selatan". Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-13. Diakses tanggal 23 Mei 2020.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]