Lompat ke isi

Kota Administrasi Jakarta Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Jakarta Barat)
Jakarta Barat
Lambang resmi Jakarta Barat
Motto: 
Anggrek Dendrobium Jakarta molek - Cupang serit
Peta
Peta
Jakarta Barat di Jawa
Jakarta Barat
Jakarta Barat
Peta
Koordinat: 6°12′S 106°42′E / 6.2°S 106.7°E / -6.2; 106.7
Negara Indonesia
ProvinsiDKI Jakarta
Tanggal berdiri28 Agustus 1978
Dasar hukumPeraturan Pemerintah
Nomor 25 Tahun 1978
Ibu kotaKembangan
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 8
  • Kelurahan: 56
Pemerintahan
  Wali Kotalowong
  Wakil Wali KotaYuli Hartono
  Sekretaris DaerahFirmanudin
Luas
  Total129,54 km2 (50,02 sq mi)
Populasi
 (31 Desember 2024)[1][2]
  Total2.556.752
  Kepadatan20,000/km2 (51,000/sq mi)
Demografi
  Agama
  • 75,75% Islam
  • 7,70% Buddha
  • 0,10% Hindu
  • 0,04% Konghucu[1][3]
  BahasaIndonesia, Betawi, Jawa, Batak, Tionghoa, Sunda
  IPMKenaikan 83,02 (2023)
sangat tinggi[4]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode BPS
3174 Suntingan nilai di Wikidata
Kode area telepon021
Pelat kendaraanB
Kode Kemendagri31.73 Suntingan nilai di Wikidata
Situs webbarat.jakarta.go.id

Kota Administrasi Jakarta Barat adalah sebuah kota administrasi di bagian barat Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia. Pusat pemerintahannya berada di kecamatan Kembangan. Berdiri pada tahun 1966 tetapi Jakarta Barat resmi dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1978. Sebagai kota administrasi, Jakarta Barat bukanlah daerah otonom sehingga tidak memiliki DPRD tersendiri.

Wali kota Jakarta Barat diangkat oleh gubernur DKI Jakarta atas pertimbangan DPRD. Jakarta Barat secara administratif terbagi menjadi 8 kecamatan dan 56 kelurahan. Jumlah penduduk kota Jakarta Barat pada tahun 2018 mencapai 2.486.074 jiwa di mana 850 diantaranya merupakan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara.[2] Sementara pada akhir tahun 2024, penduduk Jakarta Barat berjumlah 2.556.752 jiwa.[1]

Geografi

Batas Wilayah

UtaraKota Administrasi Jakarta Utara dan Laut Jawa
TimurKota Administrasi Jakarta Pusat
SelatanKota Administrasi Jakarta Selatan
BaratProvinsi Banten (Kota Tangerang)

Sejarah

Jakarta Barat terkenal dengan peninggalan masa kolonial Belanda seperti Gedung Balai Kota (kini menjadi Museum Sejarah Jakarta), kawasan Pecinan (Glodok) dan juga sejumlah mesjid tua serta benteng-benteng pertahanan masa awal pendudukan Belanda di Batavia.

Sejarah terbentuknya kota administrasi Jakarta Barat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1978, wilayah DKI Jakarta di bagi menjadi 5 (lima) wilayah kota administrasif. Wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat merupakan salah satu bagian yang memiliki kedudukan setingkat dengan Kotamadya Tingkat II. Wali kota bertanggungjawab langsung kepada Gubernur DKI Jakarta.[5]

Pemerintahan

Wali Kota

Wali kota Jakarta Barat saat ini lowong sejak jabatan terakhir dijabat oleh Uus Kuswanto hingga 1 Desember 2025.

Kecamatan

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki 8 kecamatan dan 56 kelurahan dengan kode pos 11710 hingga 11850.[6][7]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Barat, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
KecamatanJumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
31.73.01 Cengkareng6
31.73.02 Grogol Petamburan7
31.73.03 Taman Sari8
31.73.04 Tambora11
31.73.05 Kebon Jeruk7
31.73.06 Kalideres5
31.73.07 Palmerah6
31.73.08 Kembangan6
TOTAL56Sumber: Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan

Lima dari delapan kecamatan di atas merupakan hasil pembentukan PP No. 25 tahun 1978 tentang Pembentukan Wilayah Kota dan Kecamatan dalam Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tiga lainnya dibentuk melalui PP No. 90 tahun 1980, Kecamatan Palmerah dari Grogol Petamburan, Kalideres dari Cengkareng, dan Kembangan dari Kebon Jeruk.

Ekonomi

Setelah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dirancang untuk menjadi daerah pusat bisnis bagi kawasan Jakarta dan sekitarnya. Khususnya di Kecamatan Kembangan telah dan akan dibangun mal, pusat hiburan, pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Daerah ini menjadi begitu strategis karena dilewati rangkaian Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR).

Pendidikan

Kampus Universitas Trisakti.
Kampus Anggrek Universitas Bina Nusantara Cengkareng

Data pemerintah DKI Jakarta tahun 2020 mencatat, jumlah sekolah dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas sebanyak 1.424 sekolah. Jumlah sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak sebanyak 429 sekolah, 8 sekolah negeri dan 421 sekolah swasta. Tingkat Sekolah Dasar sebanyak 599 sekolah, 359 sekolah negeri dan 240 sekolah swasta. Untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama berjumlah 278 sekolah, 50 sekolah negeri dan 228 sekolah swasta. Kemudian untuk tingkat Sekolah Menengah Atas sebanyak 117 sekolah, 17 sekolah negeri dan 100 sekolah swasta. Dan untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 118 sekolah, 11 sekolah negeri dan 107 sekolah swasta.[8]

Sementara untuk tingkat perguruan tinggi, termasuk Universitas, Institut, Politeknik, Sekolah Tinggi, hingga Akademi, tahun 2022 terdapat 30 perguruan tinggi di Jakarta Barat, dan semua perguruan tinggi tersebut adalah sekolah swasta, di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.[9] Beberapa diantaranya ialah Universitas Bina Nusantara, Universitas Mercu Buana, Universitas Trisakti, Universitas Tarumanegara, Universitas Kristen Krida Wacana, Podomoro University, Universitas Esa Unggul, STAINU Jakarta, STIE Ahmad Dahlan, Universitas Mpu Tantular, Universitas Gunadarma kampus Cengkareng, Jakarta Barat, dan lainnya.

Kesehatan

Rumah Sakit Pondok Indah – Puri Indah di Jakarta Barat.

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki fasilitas kesehatan, diantaranya RSUD Cengkareng, RS Mitra Keluarga Kalideres, Ciputra Hospital, RS Hermina Daan Mogot, RS Pondok Indah Puri Indah, RS Pelni Petamburan, Rumah Sakit Dharmais, Rumah Sakit Harapan Kita, Rumah Sakit Siloam, Jakarta Eye Centre, Rumah Sakit Royal Taruma, Rumah Sakit Graha Kedoya Kebon Jeruk, RS Sumber Waras Grogol Petamburan, RSU Patria IKKT Palmerah, RS Medika Permata Hijau, Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan, dan RS Pendidikan UKRIDA.

Beberapa puskemas dan klinik yang ada di Jakarta Barat yakni Puskesmas Kebon Jeruk, Puskesmas Palmerah, Puskesmas Grogol Petamburan, Puskesmas Kembangan, Puskesmas Cengkareng, Puskesmas Kalideres, Klinik Ciputra Kalideres, Kalideres, Jakarta Barat, Klinik Yakrija Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat dan Klinik Arjuna (klinik di bawah UKRIDA) Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Transportasi

KRL seri EA203, layanan Commuter Line Soekarno-Hatta di Stasiun Duri.

Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki fasilitas transportasi, termasuk layanan transportasi bus dan juga kereta komuter. Fasilitas terminal bus yang ada di Jakarta Barat, yakni Terminal Kalideres di Kecamatan Kalideres yang melayani penumpang antar provinsi hingga ke luar Pulau Jawa. Ada juga Terminal Grogol di Kecamatan Grogol Petamburan yang melayani angkutan bus perkotaan Jabodetabek dan layanan BRT, bus kota, serta Mikrotrans Transjakarta. Selain itu, transportasi rel di Jakarta Barat dilayani oleh kereta api komuter beserta bandara seperti Commuter Line Bogor yang menghubungkan Stasiun Jakarta Kota di Kecamatan Taman Sari dengan wilayah selatan Jabodetabek meliputi Kota Depok, KabupatenKota Bogor, Jawa Barat, Commuter Line Cikarang menghubungkan Stasiun Angke di Kecamatan Tambora dengan wilayah timur Jabodetabek meliputi KabupatenKota Bekasi, Jawa Barat, Commuter Line Tangerang menghubungkan Stasiun Duri dengan wilayah barat Jabodetabek seperti Kota Tangerang, Banten, Commuter Line Tanjung Priok menghubungkan Stasiun Jakarta Kota dengan Pelabuhan Tanjung Priok, dan Commuter Line Soekarno-Hatta menghubungkan Stasiun Manggarai di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan dengan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Koridor Transjakarta
Koridor Trayek Kode Halte Halte Daerah
Kalideres-Monumen Nasional via Veteran 301 Kalideres Kalideres
302 Pesakih
303 Sumur Bor Cengkareng
304 Rawa Buaya
305 Jembatan Baru
306 Pulo Nangka
307 Jembatan Gantung Kedaung Kali Angke
308 Taman Kota
309 Damai Grogol
310 Jelambar
311 Grogol
Lebak Bulus-Pasar Baru via Tomang 809 Permata Hijau Kebon Jeruk
810 Arteri
811 Pos Pengumben
812 Kelapa Dua Sasak
813 Kebon Jeruk
814 Duri Kepa
815 Kedoya Panjang Kedoya
816 Kedoya
309 Damai Grogol
310 Jelambar
819 Grogol Reformasi
820 Tanjung Duren Letjen S Parman
Pinang Ranti-Pluit 917 Kemanggisan
918 Kota Bambu
820 Tanjung Duren
819 Grogol Reformasi Grogol
921 Kali Grogol Prof Dr. Latumenten

Olahraga

Pusat kawasan olahraga di Jakarta Barat berada di GOR Cenderawasih Cengkareng dan Taman Kantor Wali kota Jakarta Barat.

GOR Cendrawasih sendiri adalah Gelanggang Olahraga terdiri dari Stadion, lapangan, lapangan futsal,lapangan basket, Gelanggang serbaguna dan tempat pelatihan climbing. Satu-satunya club anggota PSSI yang bermarkas di Stadion Cenderawasih adalah Persija Barat yang berdiri sejak 1975.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 27 Mei 2025.
  2. 1 2 "Provinsi DKI Jakarta Dalam Angka 2019". BPS DKI Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-24. Diakses tanggal 19 Februari 2020.
  3. "Agama Penduduk DKI Jakarta 2020". www.statistik.jakarta.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-09-02. Diakses tanggal 2 September 2023.
  4. "Indeks Pembangunan Manusia 2021-2023". www.jakarta.bps.go.id. Diakses tanggal 12 Maret 2024.
  5. "Sejarah". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-09-02. Diakses tanggal 2 September 2023.
  6. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  7. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  8. "Satuan Pendidikan di DKI Jakarta". www.statistik.jakarta.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-09-02. Diakses tanggal 2 September 2023.
  9. "Perguruan Tinggi". www.jakarta.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-09-02. Diakses tanggal 2 September 2023.

Pranala luar