Kembangan, Jakarta Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 6°11′41″S 106°44′11″E / 6.194774°S 106.736268°E / -6.194774; 106.736268

Kembangan
Jakarta Kembangan.PNG

Peta lokasi Kecamatan Kembangan
Negara Indonesia
ProvinsiJakarta
KotaJakarta Barat
Luas24,16 Edit the value on Wikidata
Jumlah penduduk297.837 jiwa (2020)
Kepadatan12.328 jiwa/km2
Desa/kelurahan6

Kembangan adalah kecamatan yang terletak dan merupakan Pusat Pemerintahan dari Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia.[1][2] Termasuk wilayah Kotamadya Jakarta Barat memiliki yang memiliki luas wilayah 2.419 ha. Menurut data statistik 2004, peruntukan luas tanah tersebut terdiri dari perumahan 1.290,91 ha; industri 8,73 ha; perkantoran 116,08 ha; taman 36,75 ha; pertanian 114,39 ha; lahan tidur 643,43 ha; dll 208, 71 ha.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Cengkareng
Timur Kecamatan Kebon Jeruk
Selatan Kecamatan Larangan dan Kecamatan Pesanggrahan
Barat Kecamatan Karangtengah

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Secara administratif terdiri 6 kelurahan, 62 RW, 600 RT, 37.584 KK, 140.201 jiwa dan luas area dengan kepadatan penduduk sebesar 5.796 jiwa/Km2 Kecamatan Kembangan terdiri dari:

  1. Kelurahan Kembangan Selatan dengan kode pos 11610, (332 ha); dengan jumlah penduduk 22.194 jiwa dan 7.011 KK.
  2. Kelurahan Kembangan Utara dengan kode pos 11610, (348 ha); dengan jumlah penduduk 15.721 jiwa dan 5.148 KK.
  3. Kelurahan Meruya Utara dengan kode pos 11620, (476 ha); dengan jumlah penduduk 27.977 jiwa dan 6.894 KK.
  4. Kelurahan Srengseng dengan kode pos 11630, (492 ha); dengan jumlah penduduk 27.973 jiwa dan 5.389KK.
  5. Kelurahan Joglo dengan kode pos 11640, (486 ha); dengan jumlah penduduk 26.606 jiwa dan 5.685 KK.
  6. Kelurahan Meruya Selatan dengan kode pos 11650, (285 ha); dengan jumlah penduduk19.325 jiwa dan 5.613 KK.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Ditahun 2020, penduduk kecamatan ini berjumlah 297.837 jiwa, dimana laki-laki sebanyak 149.811 jiwa dan perempuan sebanyak 148.026 jiwa, dengan kepadatan penduduk 12.328 jiwa/km2.[3]

Kota Jakarta Barat, termasuk di kecamatan Cengkareng, warga berasal dari beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA). Berdasarkan data Sensus penduduk 2010, warga Jakarta Barat berasal dari beragam suku dan agama. Didominasi oleh suku Jawa, Betawi, Batak, dan Sunda, serta banyak juga berasal dari keturunan Tionghoa, Minangkabau, serta suku lainnya.[4]

Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kecamatan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Barat tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama, dimana Islam sebanyak 79,42%, kemudian Kristen 17,93% (Protestan 10,03% dan Katolik 7,90%), Budha 2,42%, Hindu 0,21% dan lainnya 0,02% (Konghucu dan kepercayaan).[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  2. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  3. ^ a b "Kota Administrasi Jakarta Barat Dalam Angka 2020". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2020. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 
  4. ^ "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan: Jika sewaktu-waktu pranala berikut mati, harap dihapus saja.