Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 6°11′56″S 106°45′51″E / 6.198750°S 106.764265°E / -6.198750; 106.764265

Kebon Jeruk
Jakarta Kebon Jeruk.PNG

Peta lokasi Kecamatan Kebon Jeruk
Negara Indonesia
ProvinsiJakarta
KotaJakarta Barat
Kodepos
11520-11560
Luas17,98 Edit the value on Wikidata
Jumlah penduduk383.168 jiwa (2020)
Kepadatan21.311 jiwa/km²
Desa/kelurahan7

Kecamatan Kebon Jeruk terletak di Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia.[1][2] Kecamatan ini terkenal karena merupakan lokasi kantor pusat RCTI, MNCTV, GTV, MNC Studios International, Metro TV dan divisi Gramedia Majalah Kompas Gramedia.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian Administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kebon Jeruk terdiri dari 7 kelurahan, yakni:

  1. Kelurahan Duri Kepa, dengan kode pos 11510
  2. Kelurahan Kedoya Selatan, dengan kode pos 11520
  3. Kelurahan Kedoya Utara, dengan kode pos 11520
  4. Kelurahan Kebon Jeruk, dengan kode pos 11530
  5. Kelurahan Sukabumi Utara, dengan kode pos 11540
  6. Kelurahan Kelapa Dua, dengan kode pos 11550
  7. Kelurahan Sukabumi Selatan, dengan kode pos 11560

Demografi[sunting | sunting sumber]

Ditahun 2020, penduduk kecamatan ini berjumlah 383.168 jiwa, dimana laki-laki sebanyak 190.843 jiwa dan perempuan sebanyak 192.325 jiwa, dengan kepadatan penduduk 21.311 jiwa/km2.[3]

Kota Jakarta Barat, termasuk di kecamatan Cengkareng, warga berasal dari beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA). Berdasarkan data Sensus penduduk 2010, warga Jakarta Barat berasal dari beragam suku dan agama. Didominasi oleh suku Jawa, Betawi dan Sunda, serta banyak juga berasal dari keturunan Tionghoa, Batak (kebanyakan Batak Toba), dan Minangkabau, serta suku lainnya.[4]

Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kecamatan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Barat tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama, dimana Islam sebanyak 79,43%, kemudian Kristen 16,30% (Protestan 9,35% dan Katolik 6,95%), Budha 4,10%, Hindu 0,13% dan lainnya 0,04% (Konghucu dan kepercayaan).[3]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Daftar rute bus[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah daftar rute bus yang melayani Terminal Transit Kebon Jeruk (lokasinya di ramp keluar Tol Kebon Jeruk):

  1. Mayasari Bakti AC33 jurusan Kota-Poris Plawad (via Roxi - Grogol - Karawaci)
  2. Mayasari Bakti AC34 jurusan Blok M-Poris Plawad (via Polda - Slipi - Karawaci)
  3. Mayasari Bakti AC62 jurusan Senen-Poris Plawad (via Sudirman - Thamrin - Karawaci)
  4. Mayasari Bakti AC116 jurusan Senen-Poris Plawad (via Tomang - Harmoni - Ps. Baru - Kebon Nanas)
  5. AJAP AC106 jurusan Senen-Poris Plawad (via Tomang - Harmoni - Ps. Baru - Karawaci)
  6. AJAP AC119 jurusan Kampung Melayu-Poris Plawad (via Pancoran - Komdak - Slipi - Karawaci)
  7. AJAP AC138 jurusan Blok M-Poris Plawad (via Senayan - Slipi - Karawaci)
  8. PPD P45 jurusan Blok M-Poris Plawad (via Polda - Slipi - Karawaci)
  9. AJAP P104 jurusan Grogol-Poris Plawad (via Tomang - Karawaci)
  10. APTB 13 jurusan Pulo Gadung-Poris Plawad (via Kelapa Gading - Cempaka Mas - Rawamangun - Prumpung - Cawang - Pancoran - Komdak - Slipi - Tomang - Karawaci)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  2. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  3. ^ a b "Kota Administrasi Jakarta Barat Dalam Angka 2020". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2020. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 
  4. ^ "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan: Jika sewaktu-waktu pranala berikut mati, harap dihapus saja.