Palmerah, Jakarta Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Koordinat: 6°11′06″S 106°48′00″E / 6.185°S 106.80°E / -6.185; 106.80

Palmerah
Jakarta Palmerah.PNG
Peta lokasi Kecamatan Palmerah
Palmerah di Jakarta
Palmerah
Palmerah
Peta lokasi Kecamatan Palmerah
Palmerah di Jawa
Palmerah
Palmerah
Palmerah (Jawa)
Palmerah di Indonesia
Palmerah
Palmerah
Palmerah (Indonesia)
Koordinat: 6°11′06″S 106°48′00″E / 6.185°S 106.80°E / -6.185; 106.80
Negara Indonesia
ProvinsiDKI Jakarta
Kota AdministrasiJakarta Barat
Pemerintahan
 • CamatAgus Sulaeman, M.Si
Populasi
 (2020)
 • Total206.353 jiwa
 • Kepadatan27.477/km2 (71,170/sq mi)
Kode pos
11410-11430, 11480
Kode Kemendagri31.73.07 Edit the value on Wikidata
Desa/kelurahan6 kelurahan

Palmerah (juga ditulis sebagai Pal Merah) adalah sebuah kecamatan yang terletak di Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia.[1][2]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Palmerah terdiri dari 6 kelurahan, yakni:

  1. Kelurahan Slipi, dengan kode pos 11410
  2. Kelurahan Kota Bambu Utara, dengan kode pos 11420
  3. Kelurahan Kota Bambu Selatan, dengan kode pos 11420
  4. Kelurahan Jatipulo, dengan kode pos 11430
  5. Kelurahan Palmerah, dengan kode pos 11480
  6. Kelurahan Kemanggisan, dengan kode pos 11480

Demografi[sunting | sunting sumber]

Ditahun 2020, penduduk kecamatan ini berjumlah 206.353 jiwa, dimana laki-laki sebanyak 105.506 jiwa dan perempuan sebanyak 100.847 jiwa, dengan kepadatan penduduk 27.477 jiwa/km2.[3]

Kota Jakarta Barat, termasuk di kecamatan Cengkareng, warga berasal dari beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA). Berdasarkan data Sensus penduduk 2010, warga Jakarta Barat berasal dari beragam suku dan agama. Didominasi oleh suku Jawa, Betawi dan Sunda, serta banyak juga berasal dari suku Batak, Tionghoa, Minangkabau, Bugis, serta beberapa suku lainnya.[4]

Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kecamatan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Barat tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama, dimana Islam sebanyak 88,95%, kemudian Kristen 9,57% (Protestan 6,07% dan Katolik 3,50%), Budha 1,22%, Hindu 0,25% dan lainnya 0,01% (Konghucu dan kepercayaan).[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  2. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  3. ^ a b "Kota Administrasi Jakarta Barat Dalam Angka 2020". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2020. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 
  4. ^ "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan: Jika sewaktu-waktu pranala berikut mati, harap dihapus saja.