Jalan Diponegoro (Jakarta)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gedung Kiara Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo yang terletak di Jalan Pangeran Dipenogoro

Jalan Pangeran Dipenogoro (dahulu Orange Boulevard) adalah nama jalan tua di Jakarta yang menghubungkan Jalan M. H. Thamrin (Bundaran Hotel Indonesia) dan kawasan Salemba, melanjutkan Jalan Imam Bonjol. Jalan ini membentang sepanjang 2,1 KM dari Taman Suropati sampai persimpangan Jalan Salemba.

Jalan ini hanya melintasi 3 kelurahan:

Bioskop Metropole XXI (Megaria) yang terletak di persimpangan Jalan Pegangsaan Timur dan Jalan Pangeran Dipenogoro

Di jalan ini terdapat Rumah Dinas Panglima TNI, Rumah Dinas Wakil Presiden Republik Indonesia, Gedung Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia, Gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Kedutaan Besar Italia, Kedutaan Besar Austria, Pasar Barang Antik Jalan Surabaya, Bioskop Megaria (Metropole XXI), Lembaga Manajemen Aset Negara, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, SMA 1 PSKD, Kampus Pascasarjana UKI, Universitas YAI, dan Persatuan Gereja Indonesia.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Jalur Bus dan Angkot

Berikut ini adalah trayek bus yang melayani Jalan Fatmawati

Jalur Kereta Api

Persimpangan[sunting | sunting sumber]

Jalan ini memiliki 12 persimpangan, yaitu:

  • Pesimpangan Taman Suropati (utara) dan Jalan Madiun (selatan)
  • Persimpangan Jalan Lembang
  • Persimpangan Jalan Teuku Cik Ditiro
  • Persimpangan Jalan Surabaya
  • Persimpangan Jalan Pegangsaan Barat
  • Persimpangan Jalan Penataran
  • Persimpangan Jalan Pegangsaan Timur dan Jalan Proklamasi
  • Persimpangan Jalan Mendut
  • Persimpangan Jalan Kimia
  • Persimpangan Jalan Inspeksi Kali Ciliwung
  • Persimpangan Jalan Salemba I
  • Persimpangan Jalan Salemba Raya