Pademangan, Jakarta Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pademangan
Jakarta Pademangan.PNG
Peta lokasi Kecamatan Pademangan
Negara Indonesia
ProvinsiDKI Jakarta
Kota AdministrasiJakarta Utara
Pemerintahan
 • CamatMumu Mujtahid
Populasi
 • Total169,102 jiwa (2.020) jiwa
Kode Kemendagri31.72.05 Edit the value on Wikidata
Luas9,91 km²
Desa/kelurahan3
Gadis dan pria Indo di pantai Cilincing (tahun 1932).

Pademangan adalah salah satu kecamatan yang terletak di kota Jakarta Utara, provinsi DKI Jakarta, Indonesia, dengan luas wilayah 9,91 km2.[1] Pademangan berbatasan dengan Teluk Jakarta di sebelah Utara, Penjaringan dan Tamansari di sebelah Barat, Tanjung Priok di sebelah Timur, dan Sawah Besar dan Kemayoran di sebelah Selatan.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Camat[sunting | sunting sumber]

Camat Pademangan yang sekarang ialah Mumu Mujtahid, yang mulai menjabat sejak 3 Januari tahun 2017.

Pembagian Administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pademangan memiliki 3 kelurahan, yakni:

  1. Kelurahan Pademangan Timur, dengan kode pos 14410
  2. Kelurahan Pademangan Barat, dengan kode pos 14420
  3. Kelurahan Ancol, dengan kode pos 14430

Demografi[sunting | sunting sumber]

Ditahun 2020, penduduk kecamatan ini berjumlah 169.102 jiwa, dimana laki-laki sebanyak 86.284 jiwa dan perempuan sebanyak 82.818 jiwa, dengan kepadatan penduduk 17.064 jiwa/km2.[2]

Kota Jakarta Utara, termasuk di kecamatan ini, warganya berasal dari beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA). Berdasarkan data Sensus penduduk 2010, warga Jakarta Utara didominasi oleh warga dari suku Jawa, Betawi, Batak, Tionghoa dan Sunda, serta sebagian merupakan suku Banten, Minangkabau, Melayu, Bugis, dan suku lainnya.[3]

Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kecamatan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Utara tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama, dimana Islam sebanyak 69,59%, kemudian Kristen 18,38% (Protestan 11,64% dan Katolik 6,74%), Budha 11,89%, Hindu 0,09%, dan lainnya 0,05% (Konghucu dan kepercayaan).[2]

Fasilitas umum[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Catatan: Jika sewaktu-waktu pranala berikut mati, harap dihapus saja.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  2. ^ a b "Kota Jakarta Utara Dalam Angka 2020" (pdf). Badan Pusat Statistik Indonesia. 2020. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 
  3. ^ "Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama, dan Bahasa Sehari-hari Penduduk Indonesia" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 5 Oktober 2020.