Stasiun Jatinegara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Jatinegara
Kereta Api Indonesia
PapanNamaStasiun JNG.png
  • Singkatan: JNG
  • Nomor: 0450
Stasiun Jatinegara 2020.jpg
Tampak depan perspektif dari Stasiun Jatinegara setelah menambahkan bangunan baru, 2020. Bangunan asli stasiun dipertahankan.
LokasiJalan Raya Bekasi Barat
Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13110
Indonesia
Koordinat6°12′54″S 106°52′05″E / 6.2150968°S 106.8681869°E / -6.2150968; 106.8681869Koordinat: 6°12′54″S 106°52′05″E / 6.2150968°S 106.8681869°E / -6.2150968; 106.8681869
Ketinggian+16 m
Operator
Letak dari pangkal
Jumlah peronSatu peron sisi bertangga dan tiga peron pulau yang sama-sama tinggi
Jumlah jalur7 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirTidak
ArsitekIr. S. Snuyf
Informasi lain
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka15 Oktober 1909 (15 Oktober 1909)
Dibangun kembali2018-2020
Nama sebelumnyaStation Meester Cornelis S.S.
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Pondok Jati
ke arah Bogor
Yellow Line Terminus
Pondok Jati
ke arah Depok
Yellow Line
Klender
ke arah Bekasi
Blue Line Manggarai
ke arah Jakarta Kota
Blue Line Pondok Jati
ke arah Jakarta Kota
Klender
ke arah Cikarang
Blue Line Manggarai
ke arah Jakarta Kota
Blue Line Pondok Jati
ke arah Jakarta Kota
Layanan
penghubung
Stasiun sebelumnya Transjakarta Stasiun berikutnya
Ahmad Yani Bea Cukai Koridor 10
Arah PGC 2
transfer at Stasiun Jatinegara
Pedati Prumpung
ke arah PGC 2
Pedati Prumpung Koridor 10
Arah Tanjung Priok
transfer at Stasiun Jatinegara
Ahmad Yani Bea Cukai
ke arah PGC 2
Flyover Jatinegara
ke arah Pulo Gebang
Koridor 11
Arah Kampung Melayu
Jatinegara RS Premier
Kampung Melayu
ke arah Pulo Gebang
Koridor 11
Arah Pulo Gebang
Flyover Jatinegara
Kebon Pala
ke arah Ancol
Koridor 5
transfer at Pasar Jatinegara
Jatinegara RS Premier
Layanan
Semua perjalanan kereta api penumpang yang datang dari timur Jakarta (kecuali Argo Parahyangan Excellence, Pangandaran, Gumarang, Kertajaya, Tawang Jaya, Walahar Ekspres/Lokal Purwakarta, & Jatiluhur/Lokal Cikampek) dan KRL Commuter Line
Teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Kyosan K5B[3]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan KAI Commuter dan aplikasi LinkAja. (Kereta Commuter Indonesia)
Sistem tiket online dan pemesanan boarding pass secara mandiri hanya untuk secara mendesak saja (Kereta Api Indonesia)
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Jatinegara
KategoriBangunan
No. registrasi
nasional
RNCB.19990112.02.000503
Tahun penetapan1999
PemilikPT Kereta Api Indonesia
PengelolaPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Stasiun Jatinegara berlokasi di Indonesia
Stasiun Jatinegara
Stasiun Jatinegara
Lokasi di Indonesia

Stasiun Jatinegara (JNG) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di perbatasan antara Jatinegara dan Matraman, tepatnya di Kelurahan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini merupakan stasiun tempat bertemunya tiga jalur yang setiap harinya dilewati ratusan kereta api, yaitu jalur ke Pasar Senen, Manggarai, dan Bekasi.

Sebagai stasiun penghubung ke luar Jakarta, stasiun ini dilalui oleh semua KA ke berbagai kota di Pulau Jawa (kecuali tentu saja ke arah Banten dan Bogor yang dilayani KRL). Saat ini hampir semua KA jarak jauh dan menengah yang datang menuju Jakarta berhenti untuk menurunkan penumpang di stasiun ini, kecuali KA dengan rangkaian panjang (KA Gumarang, KA Kertajaya, dan KA Tawang Jaya) karena rangkaiannya tidak tercukupi peron stasiun ini, ditambah KA Argo Parahyangan Excellence, KA Pangandaran, serta KA lokal Walahar Ekspres dan Jatiluhur. Sementara itu, untuk arah sebaliknya tidak ada KA jarak jauh dan menengah yang berhenti untuk menaikkan penumpang di stasiun ini, kecuali jika akses jalan penumpang menuju Stasiun Gambir dan/atau Stasiun Pasar Senen terganggu.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pemutar rel dan gardu listrik aliran atas Stasiun Jatinegara tahun 1924

Pada awalnya Jatinegara bernama Meester Cornelis. Nama itu diangkat dari panggilan murid-murid kepada seorang guru yang mengajar, mendirikan sekolah, dan berkhotbah di kawasan tersebut, yakni Cornelis Senen.[4] Nama itu kemudian diubah menjadi Jatinegara pada masa pendudukan Jepang karena Jepang tidak mau ada istilah Belanda. Nama Jatinegara berarti "Negara Sejati", sebutan dari Pangeran Jayakarta yang terlebih dahulu mendirikan perkampungan Jatinegara Kaum. Kampung ini didirikan setelah Belanda menghancurkan Keraton Sunda Kelapa dan berada di antara Rawamangun dan Pasar Klender.[5]

Foto udara Stasiun Jatinegara.

Bangunan eksisting Stasiun Jatinegara mulai beroperasi pada tanggal 15 Oktober 1909[6] dan diperkirakan dirancang oleh arsitek Ir. S. Snuyf, kepala sementara Biro Perancang Departemen Pekerjaan Umum. Kota Meester Comelis, terletak di kedua sisi Sungai Ciliwung, merupakan kotapraja yang mandiri, sejak tahun 1935. Pada mulanya stasiun ini dinamakan Rawa Bangke, sebutan untuk rawa-rawa yang terletak di dekatnya, yang tampaknya juga memisahkan stasiun NIS Meester Cornelis dan seberang sungai. Stasiun Meester Cornelis BOS, yang beroperasi sejak hari-hari pertama jalur kereta api Batavia–Bekasi pada 1887, terletak lebih ke arah barat dan masih sempat berfungsi sebagai kantor dinas selama beberapa waktu.[5]

Sang arsitek S. Snuyf mulanya bermaksud untuk membangun stasiun yang besar untuk persinggahan kereta api menuju Bandung. Harapannya adalah bahwa penumpang dari Weltevreden akan memilih stasiun ini daripada Stasiun Kemayoran, yang ketika itu adalah stasiun SS yang paling utama, tetapi tidak bersifat permanen. Pengambilalihan jalur NIS ke Bogor, yang sedianya dibatalkan, tetapi masih memungkinkan perbaikan struktural dan tetap dipertahankan, sehingga rencana tersebut tidak dipertimbangkan lebih lanjut. Walau begitu, kebutuhan akan suatu stasiun yang luas masih dirasakan karena Meester akan menjadi stasiun penghubung yang penting sebagai rangkaian yang baru ke stasiun Weltevreden dan jalur yang ada ke Tanjung Priok melalui Pasar Senen.[7] Perluasan kota Batavia tetap mengarah terus ke Meester Cornelis. Stasiun baru ini dalam perencanaan diusahakan memiliki ciri pedesaan Belanda, namun juga disesuaikan untuk daerah tropis. Tampaknya usaha itu membuahkan hasil.

Sehubungan dengan pembangunan jalur dwiganda Manggarai–Cikarang, stasiun ini menjalani perubahan besar-besaran. Bangunan baru stasiun dengan gaya arsitektur futuristik modern minimalis dibangun menggantikan overcapping stasiun peninggalan Staatsspoorwegen. Bangunan stasiun karya S. Snuyf yang asli tetap dipertahankan karena ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT KAI. Namun untuk alasan kenyamanan penumpang, pihak PT KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyediakan skybridge pada bangunan baru stasiun.[8][9]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Interior Stasiun Jatinegara yang dipadati pemudik, 2011
Sebuah lokomotif CC203 yang menjalani putar kepala di Dipo Jatinegara

Sebelum dibangunnya jalur dwiganda, stasiun ini memiliki tujuh jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus arah Cikampek dan 2 merupakan sepur lurus arah Manggarai ditambah satu jalur yang terhubung dengan dipo lokomotif yang terletak di sebelah barat laut stasiun. Ke arah barat laut stasiun terdapat empat jalur kereta api yang berpencar setelah dipo, yang satu ke arah Manggarai, yang satunya lagi ke arah Pasar Senen.

Dipo lokomotif yang berada di sebelah barat laut stasiun akhirnya digantikan oleh Dipo Lokomotif Cipinang per pertengahan 2020.[10] Bangunan dipo lokomotif yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen itu kini dibongkar pada Oktober–November 2020, meski bangunan tersebut berstatus cagar budaya.[11]

Bangunan rancangan S. Snuyf tergolong bergaya peralihan antara Indische Empire dengan gaya Hindia Baru atau kolonial modern (Nieuwe Indische Bouwstijl). Dominasi gaya kolonial modern dapat terlihat dari bentuk atap yang curam tetapi menyesuaikan dengan iklim tropis Hindia Belanda. Penggunaan pintu, jendela, clerestory berfungsi sebagai pencahayaan alami dan pergantian hawa silang yang sesuai dengan iklim tropis yang lembap. Bangunan dibuat tidak simetris, tetapi memiliki titik fokus berupa hall bangunan yang lebih tinggi daripada bangunan di sisi kanan-kirinya.[5] Namun, bangunan itu telah lenyap seiring pembangunan gedung baru stasiun.[8].

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki ciri khas berupa bel bersuara lagu instrumental berjudul Kicir-Kicir atau Jali-Jali yang sering diputarkan setiap kali ada kedatangan KA penumpang jarak jauh dan menengah.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KA jarak jauh-menengah tujuan Gambir[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

KA jarak jauh-menengah tujuan Pasar Senen[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Tawang Jaya Premium, dari Semarang

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi plus/premium[sunting | sunting sumber]

Sawunggalih Fakultatif, dari Kutoarjo (terkadang ditambahkan kereta kelas eksekutif)

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

KA jarak jauh-menengah tujuan Jakarta Kota[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Menoreh, dari Semarang

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Jatinegara per 15 November 2020 (revisi Gapeka 2019).

Harap diingat, bahwa jadwal kereta api di bawah ini hanya membahas jadwal kereta api non KRL. Untuk mengetahui jadwal KRL terbaru, dapat mengakses tautan menuju situs web KRL yang terdapat pada pranala luar halaman ini.

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
259 Kutojaya Utara Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi Premium 00.22 00.24
291 Matarmaja Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 00.45 00.47
29 Argo Cheribon Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.55 00.57
51 Argo Parahyangan Eksekutif & Ekonomi Plus 01.05 01.07
116/113 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) 01.25 01.27
111 Gaya Baru Malam Selatan 01.39 01.41
117 Brantas Eksekutif & Ekonomi 01.58 02.00
159 Sawunggalih Eksekutif & Ekonomi Premium 02.08 02.10
143 Gajah Wong Eksekutif & Ekonomi Plus 02.17 02.19
137 Senja Utama Solo Eksekutif & Ekonomi Premium 02.37 02.39
147 Senja Utama YK 02.49 02.51
261 Tawang Jaya Premium Ekonomi Premium 03.01 03.03
253 Jayakarta Jakarta Kota (JAKK) 03.33 03.35
81 Sembrani Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 03.41 03.43
75 Gajayana Eksekutif, Luxury(, & Ekonomi Premium) 03.48 03.50
9 Argo Dwipangga Eksekutif & Luxury 04.02 04.04
328/325 Serayu Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 04.21 04.23
85 Taksaka Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 04.27 04.29
79 Bangunkarta Eksekutif 04.35 04.37
5 Argo Bromo Anggrek Eksekutif & Luxury 04.58 05.00
71 Bima Eksekutif 05.23 05.25
305 Bengawan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 06.17 06.19
109B Singasari Eksekutif & Ekonomi Plus 07.33 07.38
37A*) Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Premium 08.05 08.07
10651 09.01 09.03
15 Argo Cheribon Eksekutif & Ekonomi Plus 09.16 09.18
135 Dharmawangsa Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi 09.35 09.37
251 Majapahit Ekonomi Plus 09.44 09.48
39 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Plus 09.54 09.56
19 Argo Cheribon 10.25 10.27
23 11.27 11.29
11 Argo Sindoro Eksekutif 11.43 11.45
53 Argo Parahyangan Eksekutif & Ekonomi Premium 12.22 12.24
67F*) 13.43 13.45
33 Argo Cheribon Eksekutif & Ekonomi Plus 13.48 13.50
157 Sawunggalih Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 14.07 14.09
55 Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 14.13 14.15
41*) Eksekutif & Ekonomi Premium 14.42 14.44
145 Fajar Utama YK Jakarta Pasar Senen (PSE) 14.59 15.01
257 Jaka Tingkir Ekonomi Plus 16.03 16.05
263 Menoreh Jakarta Kota (JAKK) 16.14 16.16
83 Taksaka Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 16.24 16.26
7 Argo Lawu 16.40 16.42
43 Argo Parahyangan Eksekutif 16.58 17.00
27 Argo Cheribon Eksekutif & Ekonomi Plus 17.06 17.08
127 Anjasmoro Jakarta Pasar Senen (PSE) 17.13 17.15
3 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 17.14 17.16
324/321 Serayu Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 17.37 17.39
139 Mataram Eksekutif & Bisnis 17.47 17.49
45*) Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Premium 17.59 18.01
141 Bogowonto Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 18.12 18.14
7001A Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) 18.56 18.58
339 Tegal Ekspres Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 19.18 19.20
17 Argo Cheribon Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Plus 19.41 19.43
25 20.26 20.28
90/87 Purwojaya Eksekutif 21.02 21.04
47*) Argo Parahyangan Eksekutif & Ekonomi Premium 21.14 21.16
21 Argo Cheribon Eksekutif & Ekonomi Plus 21.24 21.26
13 Argo Muria Eksekutif 21.47 21.49
69A*) Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Premium 22.41 22.43
307 Progo Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 23.42 23.44
49*) Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Premium 23.48 23.50
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
65F*) Argo Parahyangan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Premium 01.45 01.47
97F Taksaka Fakultatif Eksekutif 03.06 03.08
7007 Sembrani Tambahan 04.47 04.49
235F Sawunggalih Fakultatif Jakarta Pasar Senen (PSE) (Eksekutif & )Ekonomi Plus/Premium 05.36 05.38
59F Argo Dwipangga Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 05.54 05.56
7013 Kertajaya Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Bisnis & Ekonomi Plus 10.11 10.13
63F Argo Muria Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 10.44 10.46
91F Gajayana Fakultatif 10.57 10.59
102F/99F Purwojaya Fakultatif Eksekutif & Ekonomi Plus/Premium 15.44 15.46
269F Kutojaya Utara Fakultatif Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi Plus 18.28 18.30
57F Argo Lawu Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 18.40 18.42
93F Sembrani Tambahan 19.28 19.30
7015 Brantas Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Bisnis & Ekonomi Plus 22.39 22.41
7017 Matarmaja Tambahan Ekonomi 22.55 22.57
61F Argo Sindoro Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 23.23 23.25

Keterangan: *) = Membawa gerbong kelas eksekutif priority yang berisi 30 tempat duduk

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
Tanjung Priuk KRL Icon Pink.svg Kereta Api Indonesia Roundeltjk10.png Bus interchange
Ancol
Jakarta Gudang
KRL Icon Red.svg KRL Icon Blue.svg KRL Icon Pink.svg Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk5.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk12.png Jakarta Kota
Kampung Bandan Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk10.png
Jayakarta
Rajawali
Mangga Besar
Sawah Besar
Kemayoran
Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk7.png Roundeltjk8A.png Juanda
KRL Icon Yellow.svg Angke
KRL Icon Brown.svg  ARS  Duri
Gambir Kereta Api Indonesia Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png
Gondangdia
KRL Icon Green.svg Tanah Abang
Cikini
Karet
Pasar Senen Kereta Api Indonesia Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png Bus interchange
Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk6.png Roundeltjk6B.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk13.png  M1   ARS  Sudirman
Gang Sentiong
Mampang
Kramat
Roundeltjk4.png Roundeltjk4D.png  ARS  Bus interchange Manggarai
Pondok Jati Roundeltjk5C.png
Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Grogol
Matraman
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundeltjk8.png Pesing
Palmerah
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png KRL Icon Brown.svg Taman Kota
Kebayoran Roundeltjk8.png Roundeltjk13.png KRL Icon Green.svg
Bojong Indah
ke Serpong/Rangkasbitung/Merak
Rawa Buaya
Jatinegara KRL Icon Yellow.svg Kereta Api Indonesia Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk4.png Roundeltjk7.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Kalideres
Cipinang
ke Tangerang
Klender
Dipo Bukit Duri
Buaran KRL Icon Blue.svg Roundeltjk11.png
Tebet
Klender Baru
Roundeltjk4.png Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk9C.png Roundeltjk13.png Cawang
Cakung
Duren Kalibata
ke Bekasi/Cikarang/Cikampek
Pasar Minggu Baru
Pasar Minggu KRL Icon Red.svg KRL Icon Yellow.svg Bus interchange
Tanjung Barat
Lenteng Agung
Univ. Pancasila
ke Depok/Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta Roundeltjk4.png (4K) Pulo Gadung 2-Blok M (di halte Stasiun Jatinegara)
Roundeltjk5.png Ancol–Kampung Melayu (di halte Pasar Jatinegara)
Roundeltjk5C.png Harmoni Sentral-PGC 1 (di halte Pasar Jatinegara)
Roundeltjk5D.png Ancol-PGC 1 (di halte Pasar Jatinegara)
Roundeltjk5E.png Kampung Rambutan-Ancol (di halte Stasiun Jatinegara)
Roundeltjk5.png (5K) Kampung Melayu-Kota (di halte Pasar Jatinegara)
Roundeltjk7.png (7F) Kampung Rambutan-Harmoni Sentral (di halte Stasiun Jatinegara)
Roundeltjk7.png (7F) Kampung Rambutan-Pulo Gadung 2 (di halte Stasiun Jatinegara)
Roundeltjk10.png Tanjung Priok–PGC 2 (di halte Stasiun Jatinegara)
Roundeltjk11.png Pulo Gebang–Kampung Melayu (di halte Stasiun Jatinegara 2)
Roundeltjk11.png (11V) Pulo Gebang-Pasar Baru (di halte Stasiun Jatinegara 2)
11M Rusun Rawa Bebek-Bukit Duri
11N Rusun Cipinang Muara-Stasiun Jatinegara 2
11R Rusun Cakung-Bukit Duri
5M Terminal Kampung Melayu-Stasiun Tanah Abang (via Cikini Raya - Medan Merdeka Selatan)
B12 Summarecon Bekasi–Tanjung Priok (di halte Stasiun Jatinegara)
B22 Terminal Bekasi-Juanda (di halte Pasar Jatinegara)
JAK 42 Terminal Kampung Melayu-Pondok Kelapa
Mikrolet[13] M02 Terminal Kampung Melayu-Terminal Pulo Gadung (via Paus dan Balap Sepeda)
M06A Stasiun Jatinegara-Pekayon
M27 Terminal Kampung Melayu-Terminal Pulo Gadung (via Bekasi Timur Raya)
M31 Terminal Kampung Melayu-Pondok Kelapa
M32 Terminal Kampung Melayu-Terminal Klender
MetroMini[13] 506 Terminal Pulo Gebang-Terminal Kampung Melayu
Transjabodetabek Reguler AC100B (MetroMini) Terminal Kampung Melayu–Terminal Cibinong
P9A (Mayasari Bakti) Terminal Senen-Terminal Bekasi (via Bekasi Timur)
Kramat Djati Terminal Tanjung Priok-Terminal Baranangsiang
CBU Terminal Tanjung Priok-Terminal Leuwiliang
Agra Mas Terminal Senen-Terminal Bubulak
Agra Mas Terminal Senen-Ciawi
Kowanbisata Terminal Pulo Gadung-Terminal Cibinong
Sinar Jaya Terminal Rawamangun-Terminal Bubulak
Kopaja[13] 502 Terminal Kampung Melayu-Stasiun Tanah Abang

Referensi[sunting | sunting sumber]

Kutipan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ antaranews.com. "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". Antara News. Diakses tanggal 2019-02-27. 
  4. ^ Pratiwi, Soviana & Sudarsih 2014, hlm. 14.
  5. ^ a b c Pratiwi, Soviana & Sudarsih 2014, hlm. 15.
  6. ^ "Een nieuw station". Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indie. 1909-10-11. Diakses tanggal 2020-10-09. 
  7. ^ de Jong 1993, hlm. 104.
  8. ^ a b "Nasib Bangunan Cagar Budaya Stasiun Jatinegara". Republika Online. 2019-06-25. Diakses tanggal 2020-10-09. 
  9. ^ "Renovasi Stasiun Jatinegara tak Hilangkan Status Heritage". Republika Online. 2020-07-13. Diakses tanggal 2020-10-09. 
  10. ^ Jakartamedia .co.id (2020-07-27). "Depo Cipinang Siap Dioperasikan". Diakses tanggal 2020-10-09. 
  11. ^ Indonesia, C. N. N. "Cagar Budaya Depo Lokomotif Jatinegara Dibongkar". nasional. Diakses tanggal 2020-11-10. 
  12. ^ "Perjalanan KRL Lintas Bekasi Ditambah Mulai Hari Ini". Republika Online. 2019-12-07. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  13. ^ a b c "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • de Jong, Michiel van Ballegoijen (1993). Spoorwegstations op Java. Amsterdam: de Bataafse Leeuw. ISBN 9789067073189. 
  • Pratiwi, R.; Soviana, N.; Sudarsih, A. (2014). "Jatinegara (JNG): Stasiun Singgah Bergaya Peralihan". Majalah KA. Vol. 97. hlm. 14–15. ISSN 2087-9458. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Pondok Jati
ke arah Rajawali
Rajawali–Cikampek Cipinang
ke arah Cikampek
Matraman
ke arah Manggarai
Lintas Jakarta
Manggarai–Jatinegara
Terminus