Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Coat of arms of Jakarta.svg
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.jpg
Petahana
Ahmad Riza Patria

sejak 15 April 2020[1]
KediamanRumah Dinas Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kuningan, Jakarta Selatan
Masa jabatan5 tahun
Pejabat pertamaHenk Ngantung
Situs webwww.jakarta.go.id

Wakil Gubernur DKI Jakarta adalah posisi kedua yang memerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah Gubernur DKI Jakarta. Pada kurun tahun 1984 hingga 2002, posisi wakil gubernur dijabat oleh lebih dari satu orang. Contohnya pada masa jabatan 1997–2002, wakil gubernur dijabat oleh Abdul Kahfi di Bidang Pemerintahan, Boedihardjo Soekmadi di Bidang Pembangunan, Fauzi Alvi Yasin di Bidang Ekonomi Keuangan, dan Djailani (bidang kesejahteraan masyarakat).[2]

Daftar Wakil Gubernur DKI Jakarta[sunting | sunting sumber]

No Wakil Gubernur Mulai Jabatan Akhir Jabatan Ket. Gubernur
1
HenkNgantung2.png Henk Ngantung
1960
1964
Soemarno Sosroatmodjo
2
dr.
Soewondo
(Wakil I Gubernur)
17 Oktober 1964
19 Januari 1966
[3]
Henk Ngantung
(1964–65)
Soemarno Sosroatmodjo
(1965–66)
Satoto Hoepoedio
(Wakil II Gubernur)
3
dr.
Soewondo
(Bidang Pemerintahan Umum
& Sosial Politik)
19 Januari 1966
16 Maret 1966
Sapi'ie
(Bidang Ekonomi
& Pembangunan Ekonomi)
Ir.
Prajogo
(Bidang Pembangunan,
Perkembangan Kota
& Pekerjaan Umum)
4
Dankorpaskhas RHA Wiriadinata.jpg RHA Wiriadinata

(Bidang Pemerintahan dan Keamanan)

16 Maret 1966[4]
1977
Ali Sadikin
5
Sardjono Soeprapto

(Bidang Kesejahteraan Masyarakat)

26 Januari 1979 5 April 1984
Tjokropranolo
Haki Chourmain

(Bidang Pemerintahan dan Keamanan)

Piek Mulyadi Adikusumo

(Bidang Pembangunan)

Asnawi Manaf

(Bidang Ekonomi)

6
Eddie Marzuki Nalapraya
(Bidang Pemerintahan)
5 April 1984 19 Desember 1987
[5]
R. Soeprapto
Anwar Ilmar
(Bidang Kesejahteraan Masyarakat)
Bunyamin Ramto.jpg Bunyamin Ramto
(Bidang Ekonomi dan Pembangunan)
[6]
7
Basofi Sudirman
(Bidang Pemerintahan)
19 Desember 1987 19 Juli 1993
Wiyogo Atmodarminto
Bunyamin Ramto.jpg Bunyamin Ramto
(Bidang Ekonomi dan Pembangunan)
19 Desember 1987 31 Maret 1988
Irherbowo.jpg Herbowo
(Bidang Ekonomi & Pembangunan)
31 Maret 1988 25 Februari 1993
[7]
Anwar Ilmar
(Bidang Kesejahteraan Masyarakat)
19 Desember 1987 8 Agustus 1991
8
M. Idroes
(Bidang Pemerintahan)
19 Juli 1993
1997
[8][9][10]
Soerjadi Soedirdja
Tubagus Muhammad Rais
(Bidang Ekonomi dan Pembangunan)
25 Februari 1993
[11][12][13]
RS Museno
(Bidang Kesejahteraan Rakyat)
8 Agustus 1991
[14]
9
Abdul Kahfi
(Bidang Pemerintahan)
1997
2002
Sutiyoso
Boedihardjo Soekmadi
(Bidang Pembangunan)
[15]
Djailani
(Bidang Kesejahteraan Masyarakat)
Fauzie Alvi Yasin
(Bidang Ekonomi Keuangan)
10
Fauzi Bowo.jpg Fauzi Bowo
7 Oktober 2002
7 Oktober 2007
11
Prijanto.jpg Prijanto
7 Oktober 2007
7 Oktober 2012
Fauzi Bowo
Jabatan kosong
7 Oktober 2012
15 Oktober 2012
Fadjar Panjaitan
(Pelaksana Tugas)
12
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki TP.jpg Basuki Tjahaja Purnama
15 Oktober 2012
16 Oktober 2014
Joko Widodo
Jabatan kosong
16 Oktober 2014
19 November 2014
Basuki Tjahaja Purnama
(Pelaksana Tugas)
19 November 2014
17 Desember 2014
Basuki Tjahaja Purnama
13
Wagub DKI Djarot.jpg Djarot Saiful Hidayat
17 Desember 2014
9 Mei 2017
Jabatan kosong
9 Mei 2017
15 Juni 2017
[16]
Djarot Saiful Hidayat
(Pelaksana Tugas)
15 Juni 2017
15 Oktober 2017
Djarot Saiful Hidayat
14
Wagub Sandi.jpg Sandiaga Uno
16 Oktober 2017
18 September 2018
[17][18]
Anies Baswedan
Jabatan kosong
18 September 2018
15 April 2020
15
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.jpg Ahmad Riza Patria
15 April 2020
Petahana
[19]


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ https://megapolitan.kompas.com/read/2020/04/14/14232881/riza-patria-akan-dilantik-sebagai-wagub-dki-pada-15-april-2020-di-istana
  2. ^ Tempo: Tidak ada rivalitas Sutiyoso dengan para wakilnya
  3. ^ "Kepres No. 217 Tahun 1964" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 17 Oktober 1964. Diakses tanggal 4 November 2017. 
  4. ^ "Keppres No. 54 Tahun 1966" (PDF). Website Resmi Kabupaten Boalemo. Presiden Republik Indonesia. 16 Maret 1966. Diakses tanggal 4 November 2017. 
  5. ^ "Pesilat Bali Rebut 2 Emas". Bali Post. 2 September 2002. 
  6. ^ "Wawancara Bunyamin Ramto: "Sudah Terlambat Membangun Transportasi Massal"". Tempo. Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  7. ^ "Wakil Gubernur DKI Jakarta, Herbowo, di kantornya, Jakarta, 1991". Tempo. 1991. Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  8. ^ Hartono Ahmad Jaiz (1997). "Keppres Miras Perda Miras". Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  9. ^ "Dinamika akan Dipertahankan Pangdam Jaya: Suhu Politik di DKI Masih Normal". Apa Kabar. 18 September 1996. Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  10. ^ "Daftar Nama Calon Anggota KY dari Mantan Hakim" (PDF). Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  11. ^ Abdul Alim Salam. "Sejarah Penataan Ruang di Indonesia" (PDF). Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  12. ^ "Industri Berjanjian Akan Mengolah Limbah B3-nya". Republika. 8 September 1995. Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  13. ^ "Executive Profile* Tubagus Muhammad Rais". Bloomberg. Diakses tanggal 14 November 2015. 
  14. ^ "Enam Menteri Bawa Obor pada PON XIV". 9 September 1996. Diakses tanggal 16 Februari 2015. 
  15. ^ "Puluhan SPBU di Jalur Hijau Tak Membayar Sewa". Liputan 6. 19 Januari 2001. 
  16. ^ Ahok nonaktif karena Vonis pengadilan Kompas
  17. ^ KPU DKI Resmi Tetapkan Anies-Sandi Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Tribunnews
  18. ^ Dirjen Otonomi Daerah: Disetujui Presiden Jokowi, Sandiaga Uno Resmi Tak Jabat Wagub DKI
  19. ^ "Dihadiri Anies-Prabowo, Begini Momen Pelantikan Riza Patria Pakai Protap Corona". Detik.com. 15 April 2020.