Stasiun Angke

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Angke
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun AK.png
  • Singkatan: AK
  • Nomor: 0403
Stasiun Angke 2019.jpg
Stasiun Angke, 2019
AlamatJalan Stasiun Angke
Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat
DKI Jakarta 11330
Ketinggian+3 m
Letak
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Konstruksi
Jumlah jalur3 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama tinggi)
Fasilitas
  • Parkir
Informasi lain
Kelas stasiunII[2]
Tipe persinyalanElektrik
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Kereta Commuter Indonesia dan aplikasi LinkAja.
Sejarah
Dibuka2 Januari 1899[3]
Nama sebelumnyaAngké
Layanan
KRL Commuter Line
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Bogor
Bogor–Jatinegara
menuju Jatinegara
Terminus Angke–Nambo
menuju Nambo
menuju Depok
Depok–Jatinegara
menuju Jatinegara
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Angke (AK) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Jembatan Lima dan Angke, Tambora, Jakarta Barat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +3 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 sepur lurus.

Pada awal tahun 2008, emplasemen Stasiun Angke ditertibkan dari ratusan gubuk liar yang berada di atas lahan dekat stasiun ini.[4]

Sebelum Februari 2017, stasiun ini digunakan untuk awal dan akhir perjalanan kereta api lokal yang melayani Banten, seperti KA Langsam, KA Banten Ekspres, dan KA Patas Merak, sedangkan KRL Commuter Line berjalan langsung di stasiun ini. Untuk KA Kalimaya dan KA Rangkas Jaya, awal dan akhir perjalanannya tetap dari Stasiun Tanahabang.[5]

Sejak bulan Februari 2017 stasiun ini kembali diaktifkan untuk KRL dengan relasi Angke-Bogor, Angke-Depok, dan Angke-Nambo. Adapun semua kereta api lokal tersebut disatukan sebagai kereta api lokal Merak dan relasinya berubah menjadi RangkasbitungMerak.[6][7]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Peta yang menunjukan rute Stasiun Batavia Noord-Stasiun Angke

Stasiun ini diresmikan oleh perusahaan kereta api Hindia Belanda Staatssporwegen (SS) pada tangal 2 Januari 1899 bersamaan dengan pengoperasian jalur KA Jakarta-Angke-Rangkasbitung. Pada masanya, stasiun ini hanya melayani angkutan penumpang dari Anyerkidul ke daerah Jakarta.[8] Dahulu, Stasiun ini memiliiki percabangan ke Stasiun Batavia Noord yang saat ini sudah tak lagi menyisakan jejak, jalur ini dikelola oleh perusahaan kereta api swasta NISM untuk memenuhi kebutuhan angkutan massal. Pada peta kolonial tahun 1919[9], jalur ini masih terlihat menghubungkan Stasiun Batavia Noord dengan Stasiun Angke.

Namun, karena proyek perombakan Stasiun Batavia Zuid (Jakarta Kota) menjadi stasiun utama serta dijualnya aset ke perusahaan kereta api negara Staatsspoorwegen maka seluruh jalur dan layanan dari Stasiun Batavia Noord milik NISM berhenti beroperasi dan dibongkar pada tahun 1929.[10]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Commuter Loop Line (Yellow Line)

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
MetroMini[11] B80 Terminal Kalideres - Jembatan Lima
Kopaja[11] B86 Stasiun Jakarta Kota - Terminal Lebak Bulus
Mikrolet[11] M43 Terminal Grogol - Stasiun Angke
KWK[11] B02 Cengkareng Timur-Stasiun Jakarta Kota

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ Media, Kompas Cyber (2008-01-17). "300 Gubuk Di Stasiun Angke Digusur - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-21. 
  5. ^ "Renovasi, KA Lokal Tidak Berhenti di Tanah Abang". beritasatu.com. 2013-07-16. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  6. ^ "Stasiun Angke Siap Layani KRL Rute Rangkasbitung-Angke". industri.bisnis.com. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  7. ^ Wibowo, Eko Ari (2017-01-12). "Rute KRL Angke-Rangkas Bitung Gantikan Kereta Ekonomi". Tempo. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  8. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  9. ^ G. Kolf & CO (1919). "Dutch Colonial Maps - Plattegrond Van Batavia". Dutch Colonial Maps. Diakses tanggal 29 Mei 2020. 
  10. ^ Kompas.com (2009). "Jejak Stasiun Batavia Noord dan Batavia Zuid". Kompas. Diakses tanggal 29 Mei 2020. 
  11. ^ a b c d "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kampung Bandan
Sisi bawah
Terminus
Lintas Jakarta
Kampung Bandan–Tanahabang
Tanahabang
Terminus

Koordinat: 6°08′39″S 106°48′02″E / 6.1442937°S 106.8006706°E / -6.1442937; 106.8006706