Stasiun Nambo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Nambo
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun NMO.png
  • Singkatan: NMO
  • Nomor: -
Entrance Nambo Station.jpg
Tampak depan bangunan utama Stasiun Nambo
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBogor
KecamatanKlapanunggal
DesaBantar Jati
Kode pos16820
Sejarah
Dibuka1996; 23 tahun lalu (1996)
Informasi lain
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+114 m
Letak[2]km 51+077 lintas Jakarta-Manggarai-Nambo
LayananKRL Commuter Line, KA Semen Tiga Roda, dan KA Batu bara rangkaian pendek
Pemesanan tiketHanya melayani kartu single trip/multi trip Commuter Line.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Angke
Angke–NamboTerminus
menuju Angke
Angke–Nambo
(rencana)
Terminus
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 1: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi yang tinggi
KRL Commuter Line tiba di Stasiun Nambo

Stasiun Nambo (NMO) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Bantar Jati, Klapanunggal, Bogor. Stasiun yang terletak pada ketinggian +114 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta serta merupakan stasiun yang letaknya paling timur di Kabupaten Bogor. Walaupun stasiun ini bernama Nambo, stasiun ini tidak terletak di Desa Nambo, tetapi terletak agak ke barat dari Desa Nambo itu sendiri.

Bersama tiga stasiun lainnya yang berada di jalur ini, stasiun ini merupakan stasiun baru karena baru diresmikan pada tahun 1997. Pada awalnya, jalur ini direncankan akan dibuat jalur lingkar, mulai dari Cikarang hingga Parung Panjang. Rencana ini terpaksa ditunda karena krisis ekonomi 1997. PT Kereta Api Indonesia mengoperasikan KRD Tanahabang-Nambo pada tahun 2002. Kereta api ini hanya bertahan hingga tahun 2007 karena kebocoran pendapatan PT KA sebagai akibat banyaknya penumpang tak bertiket..[3]

Sejak 4 Desember 2013, dijalankanlah pengoperasian kereta api barang angkutan semen dari Nambo tujuan Kalimas.[4][5] Dalam perkembangannya, layanan kereta apinya kemudian diperpanjang lagi menuju Banyuwangi Baru.[6] Semenjak 1 April 2015 stasiun ini telah melayani KRL Commuter Line yang berangkat 9 kali sehari dengan rute Nambo–Depok/Angke.[7]

Stasiun yang merupakan stasiun ujung ini mempunyai delapan jalur kereta api. Bangunan stasiun ini mirip dengan sebuah villa. Arsitektur stasiun ini sangat mirip dengan di Stasiun Cibinong.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Yellow Line (Nambo branch), dari dan tujuan Angke

Barang[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
  4. ^ "Peresmian Angkutan Semen ITP NMO-KLM2 - Kalog - Kereta Api Logistics". Peresmian Angkutan Semen ITP NMO-KLM2 - Kalog - Kereta Api Logistics. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  5. ^ Sudarsih, Amad (Januari 2014). "Kamen Nambo Tambah Perjalanan Lagi". Majalah KA. 90: 26–27. 
  6. ^ Sudarsih, Amad (Agustus 2014). "Kamen Nambo 3: Rekor Jarak Tempuh Terpanjang di Indonesia". Majalah KA. 97: 25–26. 
  7. ^ "Hore!! KRL Nambo-Cibinong-Citayam Beroperasi April 2015". detiknews. Diakses tanggal 2018-06-21. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Citayam
Percabangan menuju NamboTerminus

Koordinat: 6°27′58″S 106°54′25″E / 6.466008°S 106.906811°E / -6.466008; 106.906811