Stasiun Nambo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Nambo
LN04

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun NMO.png
Entrance Nambo Station.jpg
Tampak depan bangunan utama Stasiun Nambo
LokasiJalan Raya Nambo
Bantarjati, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat 16820
Indonesia
Ketinggian+220 m
PengelolaKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 51+077 lintas JakartaManggarai–Nambo[1]
Jumlah peronSatu peron sisi yang tinggi
Jumlah jalur8 (jalur 1: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • NMO
  • -
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1996; 24 tahun lalu (1996)
Operasi layanan
KRL Commuter Line, KA Semen Tiga Roda, dan KA Batu bara rangkaian pendek
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Cibinong
ke arah Angke
Lin Lingkar Terminus
Gunung Putri
ke arah Angke
Lin Lingkar
(rencana)
Diagram lintasan stasiun
Ke Gunung Putri
Lokasi pada peta
KRL Commuter Line tiba di Stasiun Nambo

Stasiun Nambo (NMO) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Bantarjati, Klapanunggal, Bogor; hanya melayani KRL Commuter Line dan KA angkutan semen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +220 meter ini merupakan stasiun paling timur di Kabupaten Bogor. Walaupun stasiun ini bernama Nambo, stasiun ini tidak terletak di Desa Nambo, melainkan terletak di timur wilayah tersebut. Stasiun ini merupakan stasiun terminus bagi layanan KA Commuter Line Jatinegara-Bogor.

Bersama tiga stasiun lainnya yang terletak di jalur ini, stasiun ini merupakan stasiun baru karena baru diresmikan pada tahun 1997. Pada awalnya, jalur ini direncanakan akan dibuat jalur lingkar, mulai dari Cikarang hingga Parungpanjang. Rencana ini terpaksa ditunda karena krisis ekonomi 1997. Untuk mengisi rute yang kosong, PT Kereta Api Indonesia mengoperasikan KRD Tanah Abang-Nambo pada tahun 2002. Kereta api ini hanya bertahan hingga tahun 2007 karena kebocoran pendapatan PT KAI akibat banyaknya penumpang tak bertiket.[3]

Sejak 4 Desember 2013, PT KAI meluncurkan kereta api barang angkutan semen dari Nambo tujuan Kalimas.[4][5] Dalam perkembangannya, rute kereta api tersebut kemudian diperpanjang menuju Ketapang.[6] Per 1 April 2015, stasiun ini telah melayani KRL Commuter Line rute Nambo-Depok/Angke sebanyak sepuluh kali sehari.[7]

Tata letak[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini mempunyai delapan jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus ke Halte Gunung Putri, sedangkan di sebelah timur jalur 2 diberi sepur badug sebagai titik akhir rel. Jalur 1 digunakan untuk naik-turun penumpang KRL, sedangkan jalur 2 sampai 8 digunakan untuk sepur simpan angkutan semen.

PapanKeretaApi 2020.svg

KRL CL icon.svg PapanNamaStasiunKomuter NMO.svg

PapanNamaStasiunKomuter GPI Footer.png
G Bangunan utama stasiun
PLantai peron Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kiri
Jalur 1 ← (Cibinong)      Lin Lingkar dari dan menuju Angke
Jalur 2 Area parkir KA Semen Tiga Roda
Jalur 3 Area parkir KA Semen Tiga Roda
Jalur 4 Area parkir KA Semen Tiga Roda
Jalur 5 Area bongkar muat KA Semen Tiga Roda
Jalur 6 Area bongkar muat KA Semen Tiga Roda
Jalur 7 Area bongkar muat KA Semen Tiga Roda
Jalur 8 Area bongkar muat KA Semen Tiga Roda

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KAI Commuter Jabodetabek[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis Angkutan Umum Trayek Tujuan
Angkot Kabupaten Bogor[8] F73 Pasar Citeureup-Nambo-Lulut
F74 Pasar Citeureup-Stasiun Nambo

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 6 Agustus 2017. 
  4. ^ "Peresmian Angkutan Semen ITP NMO-KLM2 - Kalog - Kereta Api Logistics". Peresmian Angkutan Semen ITP NMO-KLM2 - Kalog - Kereta Api Logistics. Diakses tanggal 2018-06-21. [pranala nonaktif permanen]
  5. ^ Sudarsih, Amad (Januari 2014). "Kamen Nambo Tambah Perjalanan Lagi". Majalah KA. 90: 26–27. 
  6. ^ Sudarsih, Amad (Agustus 2014). "Kamen Nambo 3: Rekor Jarak Tempuh Terpanjang di Indonesia". Majalah KA. 97: 25–26. 
  7. ^ "Hore!! KRL Nambo-Cibinong-Citayam Beroperasi April 2015". detiknews. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  8. ^ "Rute Angkot di Bogor". e-transportasi.com. Diakses tanggal 2021-10-11. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Gunung Putri
ke arah Citayam
Percabangan menuju Nambo Terminus


Koordinat: 6°27′58″S 106°54′25″E / 6.466008°S 106.906811°E / -6.466008; 106.906811