Stasiun Semarang Poncol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Semarang Poncol
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SMC.png
  • Singkatan: SMC
  • Nomor: 2520
Semarang Poncol in Busy.jpg
Stasiun Semarang Poncol saat semua jalur sedang penuh. Berturut-turut di jalur 1 terdapat mesin pecok, jalur 2 lokomotif CC203, jalur 3 KA Kaligung, jalur 5 KA Argo Muria yang melintas langsung, dan jalur 6 lokomotif CC206.
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KotaSemarang
KecamatanSemarang Utara
KelurahanPurwosari
AlamatJalan Imam Bonjol
Kode pos50172
Koordinat6°58′23″S 110°24′53″E / 6.973169°S 110.414732°E / -6.973169; 110.414732Koordinat: 6°58′23″S 110°24′53″E / 6.973169°S 110.414732°E / -6.973169; 110.414732
Sejarah
Dibuka1914; 105 tahun lalu (1914)
Nama sebelumnyaSemarang SCS, Semarang-West, Pontjol Semarang
Operator pertamaSemarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Kelas stasiunBesar tipe B[1]
Ketinggian+3 m
Letak[2]
LayananJayabaya, Ciremai, Kamandaka, Joglosemarkerto, Tawang Jaya (reguler, tambahan, dan premium), Maharani, Ambarawa Ekspres, Kaligung, Blora Jaya, Kedung Sepur, angkutan peti kemas/kontainer, angkutan Semen Tiga Roda, dan kereta api semen campuran
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
Terminus Kedung Sepur
Semarang Poncol–Ngrombo, p.p.
menuju Ngrombo
Terminus Blora Jaya
Semarang Poncol–Cepu, p.p.
menuju Cepu
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur6 (jalur 4 dan 5: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama agak tinggi
ArsitekHenri Maclaine Pont
Tipe persinyalan
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ada, didalam area Stasiun
Fasilitas difabel: ? Toilet: Ada
Boarding pass: Ada, kecuali kereta lokal
Layanan pelanggan: Ada Galeri ATM: Ada
Parkir sepeda: ? Tempat ibadah: Ada
Ruang ibu menyusui: Ada


Lokasi pada peta
Semarang Poncol berlokasi di Kota Semarang
Semarang Poncol
Semarang Poncol
Semarang Poncol (Kota Semarang)
Semarang Poncol berlokasi di Jawa Tengah
Semarang Poncol
Semarang Poncol
Semarang Poncol (Jawa Tengah)
Semarang Poncol berlokasi di Jawa
Semarang Poncol
Semarang Poncol
Semarang Poncol (Jawa)

Stasiun Semarang Poncol (SMC) atau disebut juga dengan Stasiun Poncol (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦱꦼꦩꦫꦁ​ꦥꦺꦴꦚ꧀ꦕꦺꦴꦭ꧀, Sêtasiyun Semarang Poncol) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Purwosari, Semarang Utara, Kota Semarang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +3 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang dan merupakan stasiun terbesar kedua di Kota Semarang setelah Stasiun Tawang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) didirikan pada tahun 1895 dan mendapat konsesi izin dari Pemerintah Kolonial Hindia Belanda untuk membangun jalur kereta api dari Semarang menuju Cirebon. Perusahaan ini berkantor di Tegal, dan mulai membangun jalur kereta apinya pada tahun 1895 hingga akhirnya rampung pada tahun 1897. SCS memfokuskan pengangkutan penumpang dan barang (khususnya gula, minyak bumi, dan pupuk) di lintas Semarang–PekalonganTegalCirebon.[4][5]

Untuk mengurangi penumpukan penumpang dan barang di Semarang, dibutuhkan adanya stasiun yang besar. SCS memiliki stasiun sendiri, yaitu Semarang SCS atau Semarang-West, begitu pula di Cirebon, ada Cirebon SCS. Bangunan Stasiun Semarang SCS yang sekarang ini ada sejatinya merupakan stasiun yang dibangun pada tahun 1914; dirancang oleh arsitek Henri Maclaine Pont, seorang arsitek berkebangsaan Belanda. Stasiun ini difungsikan untuk menggantikan Stasiun Pendrikan yang ada lebih dahulu. Tidak seperti karya Pont yang pertama (Kantor SCS Tegal—yang tidak memiliki keistimewaan apa pun dari sisi arsitekturnya), karya Pont yang satu ini pernah ikut ambil bagian dalam forum internasional Paris Exposition di Prancis, 1925.[6] Dahulu stasiun ini terpisah sambungannya dengan Stasiun Semarang Tawang pada jarak sejauh 2,5 km.[7]

Setelah Djawatan Kereta Api mendata stasiun-stasiun seluruh Indonesia pada tahun 1950-an, Stasiun Semarang-West ini kemudian diberi nama Semarang Poncol.[8]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Kereta api Kaligung berhenti di Stasiun Poncol.

Stasiun ini memiliki enam jalur kereta api aktif dengan jalur 4 dan 5 sebagai sepur lurus serta jalur 1-3 yang sudah diberi kanopi/overkapping. Di sebelah timur stasiun ini terdapat dipo lokomotif dan kereta yang difungsikan untuk menyimpan dan merawat lokomotif dan kereta penumpang yang terminusnya di Kota Semarang. Bangunan stasiun ini sudah berkali-kali direnovasi sehingga bentuk stasiun ini sudah berbeda dari bentuk awalnya pada zaman Belanda dulu.

Stasiun ini menjadi tempat pemberhentian kereta api kelas ekonomi dan komuter di Semarang. Itupun tidak semua kereta ekonomi berhenti di sini. Kebanyakan KA yang berhenti di stasiun ini adalah KA barang. Stasiun ini menjadi salah satu tempat pemberhentian peralihan KA di Semarang selain Stasiun Alastua hanya pada saat Stasiun Semarang Tawang sedang tergenang banjir.

Keunikan yang menjadi ikon stasiun ini adalah diputarkannya lagu Caping Gunung setiap kali terjadi kedatangan kereta api, sebelum akhirnya diubah menjadi instrumental Gambang Semarang, sama seperti stasiun kelas besar di Daop IV Semarang lainnya.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC premium[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Tawang Jaya, dari dan tujuan Jakarta

Komuter eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kedung Sepur, dari dan tujuan Ngrombo

Barang[sunting | sunting sumber]

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

KA Kaligung tujuan Tegal (KA 275) berpapasan dengan KA Brantas tujuan Blitar (KA 118) yang melintas langsung.

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Semarang Poncol per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
155/154 Ciremai Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis 01.29 01.33
271 Kaligung Cirebon Prujakan (CNP) Ekonomi AC Plus - 05.00
352 Kedung Sepur Ngrombo (NBO) Komuter Eksekutif - 06.20
149/152 Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 06.37 06.41
330 Tawang Jaya Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC 06.48 -
280 Kaligung Ekonomi AC Plus 07.21 -
281 Blora Jaya 07.29 -
268 Ambarawa Ekspres Surabaya Pasarturi (SBI) - 08.00
193/194/195 Joglosemarkerto Tegal (TG) bersambung Solo Balapan (SLO)-Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 08.16 08.24
279 Kaligung Brebes (BB) Ekonomi AC Plus - 08.50
187/188 Kamandaka Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 09.25 09.31
265 Maharani Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Premium 10.42 -
189/190 Kamandaka Tegal (TG) bersambung Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 11.07 11.11
351 Kedung Sepur Semarang Poncol (SMC) Komuter Eksekutif 11.43 -
266 Maharani Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC Premium - 11.50
272 Kaligung Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Plus 12.36 -
262 Tawang Jaya Premium Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC Premium 13.22 13.28
329 Tawang Jaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC - 13.25
273 Kaligung Tegal (TG) Ekonomi AC Plus - 13.50
354 Kedung Sepur Ngrombo (NBO) Komuter Eksekutif - 14.10
199/200/201 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) bersambung Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 14.31 14.43
278 Kaligung Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Plus 14.50 -
151/150 Ciremai Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis 15.42 15.46
277 Kaligung Tegal (TG) Ekonomi AC Plus - 16.35
267 Ambarawa Ekspres Semarang Poncol (SMC) 17.49 -
353 Kedung Sepur Komuter Eksekutif 18.40 -
116/113 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 18.52 19.07
282 Blora Jaya Cepu (CU) Ekonomi AC Plus - 18.55
274 Kaligung Semarang Poncol (SMC) 19.05 -
153/156 Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 19.17 19.22
275 Kaligung Tegal (TG) Ekonomi AC Plus - 19.55
261 Tawang Jaya Premium Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Premium 20.22 20.26
197/198 Kamandaka Tegal (TG) bersambung Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 20.37 20.40
191/192 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) 21.39 21.48
276 Kaligung Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Plus 21.57 -
114/115 Jayabaya Surabaya Pasarturi (SBI) bersambung Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 23.23 23.36
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. PLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7022 Tawang Jaya Tambahan Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Plus 06.02 -
7021 Jakarta Pasar Senen (PSE) - 09.20

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia". Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (1917). Verslag - SCS - 1916. Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij. 
  5. ^ R., Knight, G. (2013). Commodities and colonialism : the story of Big Sugar in Indonesia, 1880-1942. Leiden: Brill. ISBN 9004250514. OCLC 847623409. 
  6. ^ Priyotomo, Josef (1988). Pasang-surut arsitektur di Indonesia. Surabaya: Ardjun. 
  7. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980. 
  8. ^ "A Haltenamen op Naam" (PDF). Diakses tanggal 4 Januari 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Stasiun sebelumnya   Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
menuju Tegal
Tegal–Brumbung
menuju Brumbung