Stasiun Gundih

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Stasiun Gundih
  • Singkatan: GD
  • Nomor: 3207
Gundih train station.jpg
Pintu Masuk Stasiun Gundih
Lokasi
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Grobogan
Kecamatan Geyer
Desa Geyer
Kode pos 58172
Informasi lain
Operator Daerah Operasi IV Semarang
Kelas stasiun III/kecil
Ketinggian +54 m
Letak[1]
Layanan Mantab Premium, Brantas (arah Blitar), Matarmaja Tambahan (arah Jakarta), dan Kalijaga
Pemesanan tiket Sistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Kereta api Kalijaga   Stasiun berikutnya
Solo Balapan-Semarang Poncol
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur

7

  • Emplasemen timur: 3 (jalur 2: sepur lurus)
  • Emplasemen barat: 4 (jalur 5: sepur lurus)
Jumlah peron 4 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah di masing-masing sisi emplasemen)
Indonesia New Road Sign Info 5f1.png Fasilitas parkir:
Ya
Mosque.svg
Breastfeeding-icon-med.svg Ruang menyusui:
Ya
Dollar sign in circle.svg Galeri ATM:
Ya


Stasiun Gundih pada tahun 1910-an. Tampak serangkaian kereta api sedang melintas.

Stasiun Gundih (GD) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Geyer, Geyer, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +54 m ini merupakan stasiun yang letaknya paling selatan di Daerah Operasi IV Semarang. Stasiun ini memiliki tiga jalur di peron sebelah timur dengan jalur 2 sebagai sepur lurus arah Gambringan-Surabaya serta empat jalur di peron sebelah barat dengan jalur 5 sebagai sepur lurus arah Semarang dan Solo. Stasiun ini merupakan stasiun percabangan antara jalur yang menuju Semarang, Gambringan, dan Solo. Kedua rel bertemu di sebelah selatan stasiun.

Pada masa lampau stasiun ini adalah stasiun terminus dimulainya jalur dengan tiga rel, yaitu lebar sepur 1435 mm ditambah sebuah rel lagi di dalamnya sehingga kereta dengan lebar sepur 1067 mm bisa melewati jalur itu. Hal ini harus dilakukan supaya perjalanan kereta dari dua arah tidak terhambat karena pada saat itu rel dari arah Gambringan menggunakan lebar sepur 1067 mm, sementara dari arah Brumbung 1435 mm. Jalur tiga rel ini terbentang sampai ke Stasiun Lempuyangan di Yogyakarta sebelum dibongkar paksa oleh Kekaisaran Jepang pada tahun 1942.

Stasiun ini berarsitektur Indisch. Secara keseluruhan kondisinya terawat baik, terutama di bagian muka. Ruangan inti stasiun masih asli, bahkan jam besar yang dipasang bersamaan dengan pembangunan stasiun berfungsi sempurna, demikian pula perangkat persinyalan mekanik jenis Alkmaar peninggalan kolonial juga masih tersimpan dan terawat hingga saat ini. Sejak sekitar tahun 2009-2010, stasiun ini telah menggunakan sistem persinyalan elektrik buatan PT LEN Industri, menggantikan sistem persinyalan mekanik tersebut.

Saat ini hanya peron barat yang masih dilalui kereta api menuju Brumbung-Semarang, sedangkan peron timur menuju Gambringan sudah jarang sekali dilalui kereta api sejak dinonaktifkannya KA Banyubiru pada tahun 2011, kecuali jika jalur lintas Gundih-Brumbung ataupun Gambringan-Brumbung mengalami gangguan yang menyebabkan kereta api tidak bisa melintas.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC premium[sunting | sunting sumber]

Mantab Premium, tujuan Jakarta via Semarang dan tujuan Madiun via Solo

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Lokal ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Kalijaga, tujuan Semarang via Brumbung dan tujuan Solo

Persilangan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Gundih per 1 April 2017 (berdasarkan Gapeka 2017).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
176 Brantas Blitar (BL) Ekonomi AC 01.50 02.00
409 Kalijaga Semarang Poncol (SMC) Lokal Ekonomi AC 06.08 06.12
410 Solo Balapan (SLO) 10.53 10.57
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)
No. PLB/KLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7033 Matarmaja Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 02.19 02.36
10084 Mantab Premium Madiun (MN) Ekonomi AC Premium 07.08 07.10
10073 Jakarta Pasar Senen (PSE) 22.35 22.51

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 31 Desember 2007 pagi, KA Argo Bromo Anggrek anjlok di lintasan timur Stasiun Gundih. KA tersebut melewati Stasiun Gundih akibat jalur kereta api di bagian utara terputus di Cepu, Blora karena genangan banjir dari Bengawan Solo. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun peristiwa tersebut mengakibatkan lalu lintas KA lumpuh selama sepuluh jam.

Jalur kereta api Brumbung-Gundih
Stasiun sebelumnya:
Stasiun Karangsono
Stasiun berikutnya:
-
Jalur kereta api Gambringan-Gundih
Stasiun sebelumnya:
-
Stasiun berikutnya:
Stasiun Gambringan
Jalur kereta api Gundih-Solo Balapan
Stasiun sebelumnya:
-
Stasiun berikutnya:
Stasiun Goprak
  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. PT Kereta Api (Persero).