Stasiun Maos

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Maos
Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun MA.png
Stasiun Maos.jpg
Stasiun Maos, 2019
LokasiJalan Stasiun Maos
Karangreja, Maos, Cilacap, Jawa Tengah 53272
Indonesia
Ketinggian+8 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi V Purwokerto
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak rendah)
Jumlah jalur7 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • MA
  • 2016
[2]
KlasifikasiBesar tipe C[2]
Operasi layanan
Purwojaya, Wijayakusuma, Malabar, Mutiara Selatan, Lodaya, Kahuripan, Pasundan (reguler & tambahan), Kutojaya Selatan, Serayu, KA ketel/angkutan BBM, Joglosemarkerto, Kamandaka
Stasiun sebelumnya Layanan aglomerasi Stasiun berikutnya
Kroya Kamandaka
Semarang Tawang–Cilacap, p.p.
Gumilir
ke arah Cilacap
Kroya
ke arah Yogyakarta
Joglosemarkerto
Yogyakarta-Cilacap, p.p.
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet Ruang menyusui VIP Isi baterai 
Lokasi pada peta

Stasiun Maos (MA) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Karangreja, Maos, Cilacap. Stasiun yang terletak pada ketinggian +8 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini berjarak sekitar 400 m dari jembatan panjang yang melintasi Sungai Serayu. Stasiun ini memiliki tujuh jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus serta jalur 6 dan 7 untuk bongkar muat angkutan BBM.

Di sebelah barat stasiun ini terdapat percabangan yang menuju Stasiun Cilacap. Uniknya, hanya beberapa ratus meter dari percabangan ke arah Cilacap ini sudah ada stasiun berikutnya, yaitu Stasiun Kasugihan, yang dapat terlihat dari dalam KA yang melintas di percabangan yang menuju Banjar.

Stasiun ini merupakan stasiun terminus perjalanan kereta api ketel/angkutan BBM rute Maos-Kroya-Larangan (Tegal) pp. Berangkat dari Depot Pertamina yang terletak di sisi timur laut stasiun, kemudian melaju ke arah timur hingga Kroya, terakhir menuju Larangan via Purwokerto-Slawi semenjak Depo BBM Pertamina di Slerok, Tegal, ditutup dan dipindahkan ke Larangan.[3]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini diperkirakan telah ada sejak pembangunan jalur kereta api Cilacap–Kroya–Kutoarjo–Yogyakarta pada tanggal 20 Juli 1887. Pembangunan ini termasuk membuat jalur cabang menuju Kota Purworejo yang dibuka pada tanggal yang sama.[4]

Stasiun yang semula memiliki gaya arsitektur Indische Empire SS ini pernah diguncang gempa dahsyat pada tanggal 15 Mei 1923.[5] Bangunan stasiun asli telah runtuh dan harus dibangun kembali. Walaupun bangunan asli stasiun ini dirobohkan karena dianggap membahayakan pengguna jasa SS pada masa itu, sampai saat ini masih ada bagian yang asli, seperti pada atap overcapping stasiun yang berbentuk melengkung.

Dahulu terdapat percabangan jalur dari stasiun ini menuju Purwokerto dan Wonosobo yang dibangun oleh Serajoedal Stoomtram Maatschappij.[6] Dahulu jalur tersebut digunakan untuk mengangkut tebu, tetapi sekarang jalurnya sudah tidak ada lagi. Jalurnya dinonaktifkan karena dibongkar oleh pekerja romusha Jepang pada tahun 1943.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Antarkota[sunting | sunting sumber]

Jakur lintas selatan Jawa[sunting | sunting sumber]
Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Purwojaya, tujuan Cilacap dan Jakarta Gambir via Purwokerto

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]
Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Aglomerasi[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Angkutan BBM Pertamina, dari dan tujuan Larangan via Purwokerto

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Majalah KA Edisi September 2014
  4. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Stehn, C.E. (1923). "De aardbeving van Maos op 15 Mei 1923". de Mijningenieur. 4. 
  6. ^ Zuhdi, Susanto (2002). Cilacap (1830-1942): bangkit dan runtuhnya suatu pelabuhan di Jawa. Jakarta: Gramedia. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kasugihan Cilacap–Kroya–Kutoarjo–Purworejo Sikampuh
ke arah Purworejo
Terminus Maos–Purwokerto Timur
eks-Serajoedal Stoomtram Maatschappij
Nonaktif karena dibongkar pada masa pendudukan Jepang
Pasar Maos