Stasiun Pekalongan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Pekalongan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun PK.png
  • Singkatan: PK
  • Nomor: 2430
Sta-PK01a.JPG
Tampak depan Stasiun Pekalongan, 2014
LokasiNasional 1 di {{Rute/Kode daerah Jalan Gajah Mada 10/ Raya Semarang-Tegal-Cirebon
Bendan Kergon, Pekalongan Barat, Pekalongan, Jawa Tengah 51119
Indonesia
Ketinggian+4 m
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Letak dari pangkal
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Jumlah jalur6 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirYa
Informasi lain
KlasifikasiBesar tipe C[2]
Sejarah
Dibuka1898
Layanan
Argo Bromo Anggrek, Argo Muria (reguler & fakultatif), Argo Sindoro (reguler & fakultatif), Bangunkarta, Sembrani (reguler, fakultatif, & tambahan), Jayabaya, Brantas (reguler & tambahan), Harina, Gumarang, Dharmawangsa, Ciremai, Kamandaka, Joglosemarkerto, Majapahit, Kertajaya (reguler & tambahan), Tawang Jaya (reguler, tambahan, & premium), Menoreh, Kaligung, Matarmaja (reguler & tambahan), dan Parcel ONS
Teknis
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Diagram lintasan stasiun
ke Sragi
Gudang Pusri
Jl. Slamet
Gudang DJKA
Kemenhub
Eks rumah sinyal
±
175 m
574,15 ft
Jalan K. H. Mas Mansyur
Nasional 1 Raya Pekalongan-Tegal
±
125 m
410,11 ft
ke Batang
Lokasi pada peta
Stasiun Pekalongan is located in Indonesia
Stasiun Pekalongan
Stasiun Pekalongan
Lokasi di Indonesia

Stasiun Pekalongan (PK) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦥꦼꦏꦭꦺꦴꦔꦤ꧀, translit. Sêtasiyun Pekalongan) merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Bendan Kergon, Pekalongan Barat, Pekalongan; pada ketinggian +4 meter, termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Letak stasiun ini sangat strategis karena berada di tepi Jalan Pantura.

Karena stasiun ini merupakan stasiun besar, semua kereta api penumpang yang melintas di lintas utara Jawa berhenti di stasiun ini. Kereta api barang dahulu juga berhenti di sini untuk menunggu bersilang dengan KA lain. Kini tidak ada kereta api barang lagi selain kereta api parcel ONS yang berhenti di stasiun ini setelah pengoperasian jalur ganda.

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Sragi, terdapat bekas Halte Waru yang sudah dinonaktifkan karena tingkat okupansi yang rendah.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dalam verslag yang dibuat oleh Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS), jalur kereta api ruas Pemalang–Pekalongan selesai dibangun, tepatnya pada 1 Desember 1898. Pada 1 Februari 1899, jalur menuju Pemalang kemudian telah selesai dibangun.[3]

Dahulu, terdapat jalur kereta api menuju Kedungwuni hingga Wonopringgo yang diresmikan pada 7 Februari 1916.[4] Namun, jalur tersebut dibongkar oleh pekerja romusha Jepang pada saat Perang Dunia II. Selain itu, terdapat jalur kereta api menuju Pelabuhan Pekalongan yang kini telah tidak aktif.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya, stasiun ini memiliki tujuh jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda mulai dari stasiun ini hingga Stasiun Sragi dioperasikan mulai awal Desember 2012[5] dan kemudian hingga Stasiun Ujungnegoro mulai awal Juli 2013[6], tata letak stasiun ini sedikit dilakukan perombakan dengan menjadikan jalur 1 sebagai sepur belok, jalur 2 dan 3 dijadikan sebagai sepur lurus berturut-turut untuk arah Cirebon dan arah Semarang, serta jalur 4 lama dibongkar karena dilakukan penambahan peron baru sehingga jumlah jalur berkurang menjadi enam. Stasiun ini juga mempunyai dipo lokomotif yang kini telah dinonaktifkan dan gudang DJKA yang terletak di selatan stasiun.

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Ciri khas dari stasiun ini adalah pemutaran lagu instrumental Gambang Semarang—juga berlaku untuk sebagian besar stasiun di Daerah Operasi IV Semarang—untuk kedatangan kereta api.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Kereta api semen saat meninggalkan Stasiun Pekalongan
Emplasemen Stasiun Pekalongan sisi barat

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Parcel ONS (over-night service), tujuan Surabaya dan tujuan Jakarta

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Pekalongan per 1 September 2020 (revisi Gapeka 2019).

  • KA reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
155/154 Ciremai Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis 00.07 00.12
264 Menoreh Ekonomi Plus 00.32 00.36
5 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 00.41 00.44
6 Surabaya Pasarturi (SBI) 00.59 01.02
255A Kertajaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi Premium 03.02 03.07
252 Majapahit Malang Kotabaru (ML) Ekonomi Plus 03.04 03.09
131/130 Harina Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi Premium 03.53 03.58
135 Dharmawangsa Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi 04.29 04.34
251 Majapahit Ekonomi Plus 04.56 04.59
330 Tawang Jaya Semarang Poncol (SMC) Ekonomi 05.18 05.23
280 Kaligung Ekonomi Plus 05.56 06.00
271 Cirebon Prujakan (CNP) 06.21 06.25
149/152 Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 07.53 07.56
187/188 Kamandaka Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi Plus 08.05 08.10
11 Argo Sindoro Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 08.11 08.14
193/194/195 Joglosemarkerto Tegal (TG) bersambung Solo Balapan (SLO)-Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi Plus 09.38 09.42
279 Kaligung Brebes (BB) Ekonomi Plus 10.06 10.11
263 Menoreh Jakarta Kota (JAKK) 11.11 11.15
272 Kaligung Semarang Poncol (SMC) 11.18 11.22
14 Argo Muria Semarang Tawang (SMT) Eksekutif 11.38 11.42
262 Tawang Jaya Premium Ekonomi Premium 12.03 12.08
189/190 Kamandaka Tegal (TG) bersambung Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Plus 12.23 12.27
4 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Luxury 12.35 12.38
3 Jakarta Gambir (GMR) 13.06 13.09
199/200/201 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) bersambung Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Plus 13.15 13.20
278 Kaligung Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Plus 13.29 13.33
136 Dharmawangsa Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi 13.44 13.48
151/150 Ciremai Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis 14.20 14.27
329 Tawang Jaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 14.46 14.50
273 Kaligung Tegal (TG) Ekonomi Plus 15.03 15.07
292 Matarmaja Malang Kotabaru (ML) Ekonomi 16.00 16.06
13 Argo Muria Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 17.10 17.13
274 Kaligung Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Plus 17.41 17.45
277 Tegal (TG) 17.58 18.02
118 Brantas Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi 18.40 18.44
291 Matarmaja Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 19.21 19.25
256A Kertajaya Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi Premium 19.27 19.32
80 Bangunkarta Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif 20.08 20.12
191/192 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi Plus 20.22 20.26
116/113 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) 20.24 20.28
276 Kaligung Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Plus 20.36 20.40
153/156 Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 20.38 20.42
117 Brantas Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi 20.53 20.58
12 Argo Sindoro Semarang Tawang (SMT) Eksekutif 21.00 21.03
275 Kaligung Tegal (TG) Ekonomi Plus 21.08 21.12
134 Gumarang Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 21.14 21.18
133 Jakarta Pasar Senen (PSE) 21.22 21.27
261 Tawang Jaya Premium Ekonomi Premium 21.43 21.48
197/198 Kamandaka Tegal (TG) bersambung Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Plus 21.58 22.02
114/115 Jayabaya Surabaya Pasarturi (SBI) bersambung Malang Kotabaru (ML) 22.08 22.12
129/132 Harina Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 22.24 22.28
81 Sembrani Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 23.00 23.04
79 Bangunkarta Eksekutif 23.41 23.46
82 Sembrani Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Luxury 23.53 23.56
  • KA tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7007 Sembrani Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 00.14 00.17
7013 Kertajaya Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Bisnis & Ekonomi Plus 04.06 04.10
62F Argo Sindoro Fakultatif Semarang Tawang (SMT) Eksekutif 05.38 05.44
63F Argo Muria Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) 05.54 05.58
7014 Kertajaya Tambahan Surabaya Pasarturi (SBI) Bisnis & Ekonomi Plus 11.00 11.05
93F Sembrani Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 14.22 14.25
7018 Matarmaja Tambahan Malang Kotabaru (ML) Ekonomi 14.51 14.55
64F Argo Muria Fakultatif Semarang Tawang (SMT) Eksekutif 16.24 16.28
7015 Brantas Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Bisnis & Ekonomi Plus 16.56 17.00
7017 Matarmaja Tambahan Ekonomi 17.40 17.43
61F Argo Sindoro Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 18.29 18.34
7016 Brantas Tambahan Blitar (BL) Bisnis & Ekonomi Plus 19.13 19.17
94F Sembrani Fakultatif Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif 19.51 19.55

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada 13 September 2013, rumah di Kelurahan Bendan—sebelah barat Stasiun Pekalongan—ditabrak kereta api.[7]
  • Pada 3 Januari 2017, sebuah truk terguling di perlintasan rel kereta api Jalan Dr. Wahidin, Noyontaansari, Pekalongan Timur, Pekalongan saat berjalan dari Jakarta menuju Pati. Kejadian ini mengakibatkan keberangkatan kereta api Harina di Stasiun Pekalongan mengalami keterlambatan selama satu jam karena proses evakuasi truk tersebut.[8]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (1916). Verslag der SCS. Den Haag: SCS. 
  4. ^ BOW (1916). Verslag betreffende het spoor- en tramwegwezen in Nederlandsch-Indië. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ "KAI operasikan jalur ganda Pekalongan-Sragi". Antara News. 2012-12-06. Diakses tanggal 2020-04-29. 
  6. ^ "Wamenhub Optimistis Rel Ganda Cirebon – Surabaya Selesai Akhir Tahun". Berita Trans. 2013-09-03. Diakses tanggal 2020-04-26. 
  7. ^ Kereta Api Seruduk Rumah Warga di Pekalongan
  8. ^ Parwito. "Truk terguling di atas rel, jadwal KA Stasiun Pekalongan molor | merdeka.com". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-05-19. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Waru
ke arah Tegal
Tegal–Brumbung Batang
ke arah Brumbung
Terminus Pekalongan–Wonopringgo Tirto
ke arah Wonopringgo
Percabangan menuju Pekalongan Pelabuhan Pelabuhan Pekalongan
Terminus

Koordinat: 6°53′24″S 109°39′51″E / 6.8898675°S 109.6642774°E / -6.8898675; 109.6642774