Kereta api Kaligung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Kaligung
Papan nama KA Kaligung.png
Kaligung Train Departs Semarang.jpg
KA Kaligung berangkat Stasiun Semarang Poncol
Informasi umum
Jenis layananKereta api Lokal Komersial Jarak Menengah
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi IV Semarang
Pendahulu
  • KRD Kaligung Mas (Bisnis dan Ekonomi)
  • KA Kaligung Mas (Eksekutif dan Bisnis ex Cirebon Ekspres Tegal)
  • C-KRDE Kaligung (Ekonomi ex Kaligangsa)
Mulai beroperasi1999
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang3.200 Penumpang per hari (rata-rata sementara)
Situs webhttp://kai.id
Rute
Stasiun awalSemarang Poncol
Jumlah pemberhentian(lihatlah di bawah)
Stasiun akhirBrebes
Jarak tempuh230 km
Waktu tempuh rerata2 Jam 25 Menit (rata-rata)
Frekuensi perjalananLima kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEkonomi AC Plus New Image
Akses tertutupTerkadang ditambahkan
Pengaturan tempat duduk64/80 Tempat duduk dengan konfigurasi 2-2, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (khas Kereta Ekonomi Produksi 2016)
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201/CC203/CC206
Lebar sepur1.067 mm
Penglistrikan-
Kecepatan operasional50 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal401-408, 7073, 7074

Kereta api Kaligung (Terkadang masih disebut Kaligung Mas di beberapa dokumen perjalanan KA) (Hanacaraka: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦏꦭꦶꦒꦸꦁ , Sepur Kaligung) adalah kereta api lokal komersial jarak menengah kelas Ekonomi AC Plus yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi IV Semarang di Pulau Jawa dengan jurusan Tegal-Semarang Poncol maupun Semarang Poncol-Brebes dan sebaliknya.

Nama Kaligung diambil dari nama sungai yang terdapat di Tegal yaitu Kali Gung.

Rangkaian Kereta api Kaligung merupakan Rangkaian KA Ekonomi keempatbelas (produksi tahun 2016 rangkaian ke 6) yang dipesan sendiri oleh PT KAI dan tidak lagi didanai oleh Kementerian Perhubungan Indonesia, serta tidak dibiayai PSO oleh Pemerintah setelah KA Menoreh (yang memiliki rangkaian dengan produksi pada tahun yang sama). Keunikan dari layanan ini adalah, reservasi dari layanan ini dibuka H-30 perjalanan, berbeda dari layanan lainnya yang dibuka H-90 perjalanan.

Semarang Poncol - Brebes
Untuk KA Kaligung
Ke Surabaya, Solo
Semarang Poncol
Jerakah Bandar Udara Ahmad Yani
Kaliwungu
Kalibodri
Weleri
Krengseng
Plabuan
Batang Baru
Pekalongan
Sragi
Comal
Petarukan
Pemalang
Suradadi
Larangan
Tegal
Batas Daop III CN - Daop IV SM
Brebes
Ke Jakarta
Perjalanan dari Tegal - Brebes maupun sebaliknya

harap melihat pada bagian Jadwal Perjalanan.


Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Kaligung beroperasi pada tahun 1999, dan pada awal pengoperasiannya, kereta Kaligung menggunakan armada KRD MCW serta tersedia kelas Bisnis dan Ekonomi (dengan nama "New Kaligung Ekonomi" karena rangkaiannya berasal dari 3 eks KRD jurusan Jakarta - Cikampek). Secara total perjalanan, layanan ini melakukan perjalanan (di kedua layanan tersebut) 4 kali pulang pergi (total 8 kali). Seiring berjalannya layanan, ada pemikiran bahwa para penumpang yang ingin pergi ke Tegal maupun Semarang dengan kereta kelas Eksekutif harus memesan tiket KA jurusan Semarang atau Surabaya dengan harga tiket yang mencapai Rp200.000-300.000,00. Setelah PT KAI Daop IV Semarang mempertimbangkan KA Eksekutif-Bisnis relasi Tegal-Semarang maka munculah nama Kaligung Mas sebagai kereta unggulan dari KRD Kaligung Bisnis dan Ekonomi.

Layanan unggulan ini diluncurkan perdana pada tanggal 1 Desember 2010 pukul 05.20 dengan loko CC201 04 06 oleh Wali kota Tegal H. Ikmal Jaya S.E. Pada saat itu, kereta ini merupakan varian unggulan dari dua Rangkaian KRD Kaligung kelas Bisnis dan Ekonomi. Rangkaian kereta yang digunakan KA Kaligung Mas adalah bekas sebagian rangkaian KA Cirebon Ekspres Tegal-Jakarta. Kereta api Kaligung Mas berangkat dari Stasiun Tegal dan hanya berhenti di Stasiun Pemalang, Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang Poncol, dan mengakhiri perjalanannya di Stasiun Semarang Tawang.

Animo masyarakat kota Tegal dan sekitarnya terhadap layanan kereta api kelas eksekutif yang semakin meningkat, sehingga PT Kereta Api Indonesia berupaya meningkatkan layanan kelas eksekutif di jalur Semarang Poncol (SMC)-Tegal (TG). Dengan pola operasi 1 kali pp diawali pemberangkatan awal dari Tegal di pagi hari kembali dan berangkat lagi dari Semarang Tawang pada sore harinya. Pernah kereta ini mengakhiri perjalanannya di Stasiun Slawi.

Rangkaian KA Kaligung Ekonomi yang sebelumnya menggunakan C-KRDE, lalu diganti dengan rangkaian kereta ekonomi AC. C-KRDE itu kemudian dikirim ke Dipo Lokomotif Solo Balapan untuk dijadikan rangkaian bantu untuk kereta api Prambanan Ekspres I dan II. Otomatis mengubah jenis kereta api ini dari KA lokal berbasis komuter menjadi kereta lokal biasa yang ditarik lokomotif.

Mulai 1 Februari 2012 PT KAI Daop 4 Semarang menambah perjalanan KA Kaligung sekaligus melebur KA Kaligung dan Kaligung Mas menjadi satu (untuk optimalisasi rangkaian Eksekutif Bisnis ke layanan Kereta lainnya), dan KA Kaligung pun memiliki perjalanan dua kali Tegal-Semarang pp dan mulai Gapeka 2014 perjalanan ditambah menjadi 4 kali perjalanan dan sekarang memakai rangkaian kereta ekonomi AC dan biasanya ditarik oleh CC201.

Mulai 12 Januari 2016, KA Kaligung memiliki rangkaian khusus bertemakan Borobudur yang diluncurkan oleh Dirut PT KAI Edi Sukmoro, dan memiliki ciri khas tersendiri, yaitu interior yang bernuansa kayu, setiap kereta memiliki TV (bersamaan dengan kelas Ekonomi AC Plus Non-PSO dan kelas Eksekutif), serta Kereta Makan Pembangkit berciri khas Borobudur (Penomoran KMP3 0 08 01 dan KMP3 0 08 03 minus eksterior Borobudur). Perjalanan perdana menggunakan lokomotif CC206 dari Semarang Poncol menuju Tegal.[1] Meski kelas pada Kereta api Kaligung ini Non-PSO, namun dengan kehadiran fasilitas ini, dan penerapan tarif flat Rp. 50.000, Kereta api ini tetap diminati banyak kalangan penglaju baik di lintas Tegal dan Semarang.

Mulai 7 Februari 2017, Rangkaian Borobudur KA Kaligung digantikan dengan Rangkaian Ekonomi Plus New Image 2016 (serta Kereta api Ambarawa Ekspres), namun tarif tetap flat. Rangkaian telah dihibahkan, sebagian, ke armada Bandung untuk KRD Lokal Bandung Raya. Dan mulai 1 April 2017, kereta ini berhenti pula di Stasiun Brebes pada jadwal tertentu (lihat di bawah).

Saat ini Kereta api kaligung dibantu oleh Kereta api Kamandaka dan Kereta api Joglosemarkerto

Stasiun Pemberhentian[sunting | sunting sumber]

Jadwal Perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan KA Kaligung Revisi 1 Desember 2018 (berdasarkan Gapeka 2017)

Stasiun KA 401 KA 407 KA 403 KA 405 KA 7073
Datang Berangkat Datang Berangkat Datang Berangkat Datang Berangkat Datang Berangkat
Semarang Poncol - 05.10 - 08.55 - 14.00 - 16.35 - 19.40
Weleri 05.45 05.50 09.28 09.31 14.32 14.34 17.08 17.10 20.13 20.16
Pekalongan 06.31 06.37 10.11 10.15 15.14 15.17 17.49 17.53 20.55 20.59
Pemalang 07.02 07.07 10.41 10.45 15.42 15.45 18.18 18.21 21.24 21.27
Tegal 07.32 07.43 11.08 11.16 16.08 - 18.45 - 21.50 -
Brebes 07.56 - 11.29 - - - - - - -
Stasiun KA 408 KA 402 KA 406 KA 404 KA 7074
Datang Berangkat Datang Berangkat Datang Berangkat Datang Berangkat Datang Berangkat
Brebes - 04.35 - 10.00 - 12.15 - - - -
Tegal 04.47 05.00 10.12 10.18 12.17 12.35 - 16.50 - 20.35
Pemalang 05.22 05.25 10.40 10.43 12.57 13.00 17.12 17.15 20.57 21.00
Pekalongan 05.50 05.53 11.08 11.12 13.26 13.30 17.41 17.45 21.25 21.29
Weleri 06.31 06.34 11.50 11.52 14.10 14.12 18.24 18.27 22.08 22.10
Semarang Poncol 07.08 - 12.25 - 15.10 - 19.00 - 22.43 -

Keterangan :

  • Setelah KA 7073 mengakhiri perjalanan di Stasiun Tegal, rangkaian kereta ini beristirahat di sepur simpan Stasiun Tegal sebelum dijalankan langsiran rangkaian ke Stasiun Brebes, mengingat Stasiun Brebes tidak memiliki sepur simpan.
  • KA 406 papasan dengan Kereta api Argo Bromo Anggrek (KA 1) yang melintas langsung di Stasiun Pemalang dan disusul Kereta api Argo Bromo Anggrek (KA 2) yang berhenti di Stasiun Pekalongan.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]