Kereta api lokal Bandung Raya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search


Kereta api Lokal Bandung Raya
LOKAL BANDUNG RAYA.png
Cicalengka KA Lokal Bandung Raya.jpeg
Kereta api Lokal Bandung Raya tiba di Stasiun Cicalengka
Info
Kelas Ekonomi AC
Sistem Kereta api lokal berbasis komuter
Status Beroperasi
Lokal Daop 2 Bandung
Stasiun terminus Padalarang
Cicalengka
Jumlah stasiun 14
Penumpang harian 135.680+ penumpang/hari
Nomor KA 342-370 (PUK BD - PUK KAC) 352-386 ( PUK BD - PUK PWK - PUK CB ) rangkaian rolling
Operasional
Dibuka 1980-an
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi II Bandung
Karakteristik jalur Lintas datar, naik turun bukit (hanya jurusan Cibatu dan Purwakarta)
Depot Bandung
Sarana yang dijalankan CC201, CC203, CC206
Teknis
Jarak tempuh 51,7 Kilometer
Lebar sepur 1.067 mm
Kecepatan operasi 10-80 km/jam (10 km/jam di petak Ciroyom -Andir)
Ketinggian maksimum (mdpl) +736 m (Stasiun Cimindi)
Peta Rute
ke Nagreg
Continuation backward
Cicalengka
Station on track
Haurpugur
Stop on track
Rancaekek
Station on track
Jalan Tol Purbaleunyi
Underbridge
Cimekar
Stop on track
Gedebage
Non-passenger station/depot on track
Jalan Raya Soekarno Hatta (Cibiru - Cibeureum)
Underbridge
Kiaracondong
Station on track
Jalan Layang Kiaracondong
Underbridge
keJalur kereta api Kiaracondong-Karees
Unknown route-map component "eABZgl"
Cikudapateuh
Stop on track
keJalur kereta api Cikudapateuh-Ciwidey
Unknown route-map component "eABZgl"
Bandung
Station on track
Dipo Kereta Bandung
Non-passenger station/depot on track
Ciroyom
Stop on track
Andir
Interchange on track
Cimindi
Stop on track
Jalan Layang Cimindi
Underbridge
Cimahi
Station on track
Jalan Raya Gadobangkong - Padalarang
Underbridge
Gadobangkong
Stop on track
Jalan Tol Purbaleunyi
Underbridge
Padalarang
Station on track
ke Cianjur
Unknown route-map component "ABZgl"
Straight track
ke Purwakarta
Continuation forward


Kereta api Lokal Bandung Raya (MALMIFD) atau KRD Ekonomi atau KRD[1] adalah rangkaian kereta api lokal komuter yang beroperasi di wilayah Daop II Bandung, Kereta api ini terdiri atas 5 rangkaian kereta api yang melayani rute Padalarang ke Cicalengka atau sebaliknya dan berhenti di setiap stasiun yang dilewatinya, kecuali Stasiun Gedebage dan Stasiun Andir. kini rutenya ditambah sampai Stasiun Purwakarta dan Stasiun Cibatu tetapi beroperasinya hanya malam hari

Kereta api ini ditarik oleh Lokomotif CC 201, CC 203 dan terkadang CC 206 milik Dipo Lokomotif Bandung pada umumnya.

Asal Usul Nama[sunting | sunting sumber]

Nama Bandung Raya sendiri berasal dari Bahasa Sunda yaitu "baraya" yang berarti saudara, yang diperpanjang menjadi Bandung Raya. Ada pula yang beranggapan bahwa nama Bandung Raya adalah karena kereta api ini melewati Wilayah Bandung Raya, yaitu :

Rangkaian[sunting | sunting sumber]

Dalam satu rangkaian KA Lokal Bandung Raya terdiri dari:

  • 1 Lokomotif (CC201/CC203/CC206)
  • 7 Kereta Ekonomi (K3) PSO BD/Kereta Ekonomi (K3) eks-KRD MCW 301
  • 1 Kereta Makan berbasis Pembangkit (MP1/MP2/MP3)
  • 1 Kereta Penumpang Makan berbasis Pembangkit (KMP2/KMP3)
  • 1 Kereta Penumpang berbasis Pembangkit (KP3)
  • 1 Kereta Pembangkit (P)

Keterangan:

  • terkadang menggunakan pembangkit Argo bertipe KA (Wilis/Parahyangan/Harina)
  • terkadang menggunakan rangkaian milik KA Lokal Cibatu . itupun tergantung situasi dan kondisi

Kapasitas KA[sunting | sunting sumber]

Kapasitas yang ditawarkan dalam satu rangkaian kereta api ini adalah sekitar 600 kursi. Dalam penyelenggaraannya dapat melebihi 50% dari kapasitas kursi yang tersedia dalam satu rangkaian kereta api dan dijual sebagai tiket tanpa tempat duduk atau berdiri, dalam hal ini pun terdapat batasan jumlah tiket yang dijual pada setiap jadwal di stasiun keberangkatan maupun stasiun persinggahan, stasiun keberangkatan awal dibatasi kurang lebih sekitar 500 tiket dan stasiun persinggahan 50 hingga 100 tiket per jadwalnya, kebijakan ini diberlakukan dalam rangka memenuhi kenyamanan yang dibutuhkan oleh penumpang kereta api ini, serta secara hukum dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Mulai 16 Januari 2015, KA Lokal Bandung Raya ditambah jadwal perjalananya menjadi 20 kali PP. Rangkaiannya menggunakan bekas KA Patas AC dan KA Penataran Ekspres.

Mulai 1 April 2017, KA Lokal Bandung Raya menambah rute perjalanan baru tujuan Purwakarta dan Cibatu . namun hanya awal dan akhir pelayanan saja . Harga tiket sebesar Rp 7000 . terdiri dari relasi Purwakarta - Cicalengka dengan no KA 359-360 dan relasi Cibatu - Padalarang dengan no KA 350-379


Tarif KA Lokal Bandung Raya[sunting | sunting sumber]

Mulai 1 April 2017 , PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung memberlakukan tarif flat Rp7.000,00 khusus tujuan Purwakarta dan Cibatu

Mulai 7 Juli 2017, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung memberlakukan tarif Rp5.000,00 terhadap KA Lokal Bandung Raya.

Daftar fasilitas[sunting | sunting sumber]

Interior dan Spesifikasi
No. Item Sifat Keterangan
1 Interior Desain disesuaikan dengan aspek estetika, keselamatan & kenyamanan, dilengkapi peredam suara & isolasi panas, tidak mudah terbakar  
2 Tempat duduk K3 biasa, AC, kapasitas 160 Penumpang  
3 Pintu ruangan Sistem geser manual  
4 Jendela Kaca tetap dupleks, lapisan laminasi isolator panas Ukuran & desain disesuaikan dengan aspek keselamatan & keamanan
5 Penyegar udara 2 set pendingin ruangan (AC) tiap kereta Temperatur 21–26 °C
6 Jenis bogie K5/NT-11 dengan coil spring  
7 Fasilitas keselamatan Tabung pemadam kebakaran, rem darurat  
8 Fasilitas lainnya Audio, toilet  

Stasiun Pemberhentian[sunting | sunting sumber]

Stasiun yang disinggahi oleh kereta api ini adalah

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ group="Catatan">Masyarakat sering menyebutnya dengan sebutan "KRD" saja