Stasiun Cianjur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Cianjur
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun CJ.png
  • Singkatan: CJ
  • Nomor: 1510
Cj010414 3.JPG
Tampak depan Stasiun Cianjur
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KabupatenCianjur
KecamatanCianjur
KelurahanSayang
AlamatJalan Yulius Usman
Kode pos43213
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+439 m
Letak[2]km 95+775 lintas BogorBandung
BanjarKutoarjoYogyakarta
LayananSiliwangi
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan dan penjualan langsung di loket.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur3 (jalur 2; sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau)
Gaya arsitekturIndische Empire
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske manual

Stasiun Cianjur (CJ) (Aksara Sunda Baku: ᮞ᮪ᮒᮞᮤᮇᮔ᮪ ᮎᮤᮃᮔ᮪ᮏᮥᮁ, Stasion Cianjur) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Sayang, Cianjur, Cianjur. Stasiun yang terletak pada ketinggian +439 m (sebelumnya +438,756 m) ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini menjadi stasiun dengan kepadatan penumpang terbanyak di Jalur Cianjur-Padalarang.[3] Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.

Stasiun ini dibangun oleh Staatsspoorwegen. Karena itu, bangunannya mengadopsi bangunan yang bernuansa kental khas Eropa. Selain itu, bangunan stasiun ini termasuk bangunan tua yang dilindungi. Dulu, stasiun ini memiliki enam jalur, termasuk jalur menuju gudang di seberang stasiun. Namun, karena jalur Jakarta-Bandung sudah berpindah ke jalur Cikampek-Padalarang, maka jalur di stasiun ini dikurangi menjadi tiga karena lalu lintas yang lengang.[3]

Stasiun ini dahulu melayani kereta api Cianjuran untuk mengisi slot rute Bandung–Bogor pp. Akan tetapi, kereta api ini dihentikan operasinya pada tahun 2013 karena ketersediaan suku cadang untuk lokomotif diesel hidraulik sudah langka dan usianya yang sudah cukup tua untuk dijalankan, serta ketidaktersediaan subsidi PSO dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Stasiun ini sempat vakum.[4]

Stasiun ini mulai melayani penumpang lagi dengan diluncurkannya kereta api Siliwangi pada tanggal 8 Februari 2014 dengan rute Sukabumi–Cianjur pp.

Sementara itu, jalur Cianjur–Padalarang merupakan jalur semiaktif karena hanya lori, dresin, dan kereta inspeksi saja yang dapat melewati jalur ini. Stasiun-stasiun di jalur ini juga sempat diaktifkan lagi untuk menyambut kereta api Kian Santang yang rencananya dioperasikan Maret 2014, tetapi diundur lagi dan gagal melayani perjalanan reguler pada tahun 2015 karena permasalahan teknis prasarana yang dianggap tidak layak operasi.[5][6][7]

Untuk menyatukan kembali hubungan Cianjur–Padalarang, Direktorat Jenderal Perkeretaapian memutuskan untuk memperbaiki jalur kereta api ini. Untuk tahap pertama, segmen jalur yang diperbaiki adalah Cianjur–Ciranjang. Perbaikan jalur tersebut meliputi penggantian bantalan yang semula besi menjadi beton serta penggantian batang rel yang semula 33/42 kg/m (R33/R42) menjadi 54 kg/meter (R54) agar dapat dilintasi oleh lokomotif besar dan berat.[8] Uji coba terhadap segmen jalur tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 22-24 Juli 2019.[9][10]

Hanya satu kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu kereta api Siliwangi, yang mana per 30 Juli 2019 rute perjalanannya resmi diperpanjang sampai ke Ciranjang.[11]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Siliwangi, tujuan Ciranjang dan tujuan Sukabumi (lokal ekonomi AC)

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Cianjur per 31 Juli 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
456A Siliwangi Ciranjang (CRJ) Lokal Ekonomi AC 07.10 07.17
455A Sukabumi (SI) 08.48 08.55
458A Ciranjang (CRJ) 12.20 12.27
457A Sukabumi (SI) 14.08 14.15
460A Ciranjang (CRJ) 17.40 17.47
459A Sukabumi (SI) 19.18 19.25

Panorama[sunting | sunting sumber]

Foto panoramik bangunan utama stasiun
Foto panoramik peron stasiun

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ a b Prasetya, S. 2011. Cianjur (CJ), Penyimpana Lok dan Rangkaian Cianjuran. Majalah KA 64: 8-9.
  4. ^ "KA Bandung-Cianjur Berhenti Beroperasi Karena Kekurangan Subsidi Pemerintah". 11 April 2013. Diakses tanggal 13 Agustus 2017. 
  5. ^ developer, medcom id (2014-03-21). "Peluncuran KA Kiansantang Cianjur-Bandung Ditunda". medcom.id. Diakses tanggal 2019-07-25. 
  6. ^ Awe (2015-04-08). "KA Bandung-Cianjur Kembali Beroperasi dari Kiara Condong". Berita Trans (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  7. ^ Triyono, Heru (2014-03-07). "11 Maret, Kereta Rute Cianjur-Bandung Dioperasikan". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  8. ^ "Reaktivasi Jalur Kereta Cianjur-Padalarang Selesai Akhir 2019". Liputan6.com. Diakses tanggal 2019-07-11. 
  9. ^ Tri, Rahma (2019-07-22). "PT KAI Mulai Uji Coba Jalur Kereta Api Cianjur-Ciranjang". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-25. 
  10. ^ "Jalur Kereta Api Padalarang-Ciranjang Bakal Mendahului Jalur Cibatu-Garut, Segera Diaktifkan". Tribun Jabar. Diakses tanggal 2019-07-25. 
  11. ^ Lukihardianti, Arie (2019-07-30). "Rute KA Siliwangi Diperpanjang Hingga Stasiun Ciranjang". Republika. Diakses tanggal 2019-07-31. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Manggarai
Manggarai–Padalarang
menuju Padalarang

Koordinat: 6°49′28″S 107°08′33″E / 6.8245222°S 107.1425235°E / -6.8245222; 107.1425235