Stasiun Gombong

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Gombong

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun GB.png
  • Singkatan: GB
  • Nomor: 2024
Emplasemen GB 2020.jpg
Emplasemen Stasiun Gombong, 2020
LokasiJalan Stasiun Gombong
Wonokriyo, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah 54412
Indonesia
Koordinat7°36′39″S 109°30′28″E / 7.610921°S 109.507768°E / -7.610921; 109.507768Koordinat: 7°36′39″S 109°30′28″E / 7.610921°S 109.507768°E / -7.610921; 109.507768
Ketinggian+18 m
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Letak dari pangkalkm 431+265 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama tinggi; tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3 serta jalur 4 dan 5)
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirYa
Akses difabelya
Informasi lain
KlasifikasiI[2]
Sejarah
Dibuka21 Juli 1887
Layanan
Argo Dwipangga Fakultatif (arah Jakarta), Bima (arah Surabaya), Gajayana (fakultatif arah Jakarta & reguler arah Malang), Taksaka Fakultatif (jadwal malam arah Yogyakarta), Mutiara Selatan (arah Bandung), Malabar (arah Malang), Singasari, Gaya Baru Malam Selatan, Ranggajati, Wijayakusuma, Mataram (arah Jakarta), Bogowonto, Gajah Wong, Fajar Utama YK (arah Yogyakarta), Senja Utama YK, Sawunggalih (reguler & fakultatif), Lodaya, Joglosemarkerto, Logawa, Jayakarta, Jaka Tingkir, Kutojaya Utara (reguler & fakultatif), Kahuripan (arah Blitar), Pasundan (arah Surabaya), Bengawan, Progo, Kutojaya Selatan, dan Parcel ONS
Teknis
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Lokasi pada peta
Stasiun Gombong berlokasi di Indonesia
Stasiun Gombong
Stasiun Gombong
Lokasi di Indonesia
Stasiun Gombong pada tahun 1890-an

Stasiun Gombong (GB) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Wonokriyo, Gombong, Kebumen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +18 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini jauh lebih dikenal oleh masyarakat Kebumen dan sekitarnya dibandingkan dengan Stasiun Kebumen.

Berdasarkan kisah sejarah Gombong, Belanda pernah membangun Benteng Van der Wijck sebagai basis kekuatan militer Belanda, serta membangun stasiun yang kelak dikenal sebagai Stasiun Gombong. Okupansi penumpang di stasiun ini cukup bagus serta menjadi andalan masyarakat dari Kecamatan Gombong, Sempor, Rowokele, Buayan, Kuwarasan, dan Puring yang ingin naik kereta api. Stasiun ini juga selalu ramai karena banyak disinggahi kereta dengan tujuan Bandung, Surabaya, dan Jakarta.[4]

Stasiun ini menjadi salah satu stasiun tujuan bongkar muat kereta api Pupuk Sriwijaya yang diangkut dari Stasiun Cilacap Pelabuhan yang selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ke Stasiun Ceper dan berakhir di Stasiun Maguwo.[5]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki lima jalur kereta api. Awalnya, jalur 2 merupakan sepur lurus dan jalur 5 merupakan sepur badug untuk tempat kegiatan bongkar muat kereta api pupuk ke gudang PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang dioperasikan kembali sejak Maret 2015. Setelah jalur ganda ruas stasiun ini hingga Stasiun Karanganyar per 20 Maret 2020 dan kemudian hingga Stasiun Tambak per 5 Mei 2020, emplasemen stasiun ini diperpanjang ke arah barat. Jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus arah Kroya, jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus arah Kutoarjo, dan jalur 5 juga dijadikan sebagai sepur belok. Selain itu, persinyalan elektrik lama produksi Westinghouse Rail Systems yang telah beroperasi sejak 1999 sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.

Terkait dengan pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa, saat ini stasiun ini sedang dirombak besar-besaran. Bangunan stasiun dan overcapping baru stasiun ini berada di sebelah barat bangunan lama dan berukuran lebih besar, sedangkan overcapping yang lama kini sudah dibongkar. Setelah bangunan baru stasiun ini selesai, bangunan lama stasiun ini tidak akan lagi digunakan untuk keberangkatan maupun kedatangan penumpang kereta api.[6]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Jaka Tingkir, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Solo via Yogyakarta

Kelas ekonomi plus/premium[sunting | sunting sumber]

Sawunggalih Fakultatif, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Kutoarjo (terkadang ditambahkan kereta kelas eksekutif)

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Parcel ONS (over-night service), tujuan:

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Gombong per 15 November 2020 (revisi Gapeka 2019).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
76 Gajayana Malang Kotabaru (ML) Eksekutif, Luxury (, & Ekonomi Premium) 00.13 00.17
109B Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 00.31 00.47
160 Sawunggalih Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.40 00.42
148 Senja Utama YK Yogyakarta Tugu (YK) 01.10 01.14
164 Lodaya Solo Balapan (SLO) 01.25 01.32
126/123 Wijayakusuma Cilacap (CP) 02.12 02.20
108 Malabar Malang Kotabaru (ML) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi 02.16 02.18
103 Mutiara Selatan Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 02.43 02.52
142 Bogowonto Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi Plus 03.59 04.08
332 Kutojaya Selatan Kutoarjo (KTA) Ekonomi 04.37 04.39
308 Progo Yogyakarta Lempuyangan (LPN) 04.50 04.59
294 Kahuripan Blitar (BL) 05.47 05.49
298/299 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Bisnis & Ekonomi 06.29 06.31
157 Sawunggalih Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 07.50 07.52
120B/121A Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Eksekutif & Bisnis 08.57 09.01
199/200/201 Joglosemarkerto Tegal (TG) bersambung Solo Balapan (SLO)-Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Plus 09.20 09.22
257 Jaka Tingkir Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi Plus 09.50 09.52
161 Lodaya Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 10.01 10.07
331 Kutojaya Selatan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 10.26 10.28
127 Anjasmoro Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 10.58 11.15
139 Mataram Eksekutif & Bisnis 11.29 11.35
141 Bogowonto Eksekutif & Ekonomi Plus 11.50 11.56
260 Kutojaya Utara Kutoarjo (KTA) Ekonomi Premium 12.29 12.35
306 Bengawan Solo Purwosari (PWS) Ekonomi 12.50 12.56
144 Gajah Wong Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi Plus 13.06 13.08
162 Lodaya Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi Premium 13.17 13.27
146 Fajar Utama YK Yogyakarta Tugu (YK) 13.40 13.42
193/194/195 Joglosemarkerto Solo Balapan (SLO) bersambung Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi Plus 14.16 14.18
158 Sawunggalih Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Ekonomi Premium 15.09 15.11
124/125 Wijayakusuma Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Ketapang (KTG) 16.26 16.30
122/119 Ranggajati Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 16.46 16.48
296 Pasundan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi 17.04 17.08
307 Progo Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 17.26 17.30
112 Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi Plus 17.31 17.36
259 Kutojaya Utara Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi Premium 17.58 18.00
300/297 Logawa Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi 18.30 18.33
254 Jayakarta Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi Premium 18.42 18.45
111 Gaya Baru Malam Selatan Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 18.56 19.11
159 Sawunggalih Eksekutif & Ekonomi Premium 19.51 19.54
143 Gajah Wong Eksekutif & Ekonomi Plus 20.10 20.12
147 Senja Utama YK Eksekutif & Ekonomi Premium 20.56 20.58
253 Jayakarta Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi Premium 21.26 21.28
163 Lodaya Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 21.42 21.44
258 Jaka Tingkir Solo Purwosari (PWS) Ekonomi Plus 22.23 22.28
72 Bima Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif 22.54 23.06
305 Bengawan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi 23.33 23.35
110B Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi Plus 23.42 23.45
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
59F Argo Dwipangga Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 00.05 00.12
96F Taksaka Fakultatif Yogyakarta Tugu (YK) 01.41 01.45
91F Gajayana Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) 04.57 05.05
270F Kutojaya Utara Fakultatif Kutoarjo (KTA) Bisnis & Ekonomi Plus 07.12 07.20
269F Jakarta Pasar Senen (PSE) 12.10 12.12
236F Sawunggalih Fakultatif Kutoarjo (KTA) Ekonomi Plus 16.25 16.27
235F Jakarta Pasar Senen (PSE) (Eksekutif & )Ekonomi Plus/Premium 22.54 22.57

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 19 September 2007 sekitar pukul 15.06 WIB, KA Taksaka dengan nomor lokomotif CC201 36 tiba di Stasiun Gombong dari arah Jakarta pada pukul 15.01, lalu berangkat melanjutkan perjalanan kembali pada pukul 15.06. Namun baru saja berangkat, tiba-tiba gerbong 5 anjlok hingga pintu perlintasan kereta/JPL 534. Gerbong bernomor plat E40 itu juga terseret di luar jalur sepanjang 100 meter dari lokasi anjloknya. Hal ini mengakibatkan jalur KA Jakarta-Yogya lumpuh total sekitar 5 jam. Jalur tersebut berfungsi normal kembali pada pukul 20.20 setelah gerbong nomor 5 dari 8 unit kereta itu berhasil ditarik. Akibat terhalang oleh gerbong kereta, Jalan Raya Gombong-Kuwarasan (Puring) ditutup untuk disterilisasi.[7]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama mka
  5. ^ Kontan: KAI Operasikan Kembali Kereta Api Pupuk Pusri
  6. ^ "Begini Proses Pembangunan Gedung Baru Stasiun Gombong". pasangmata.detik.com. Diakses tanggal 2019-12-14. 
  7. ^ "KA Taksaka Anjlok di Gombong". Suara Merdeka. 2007-09-02. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-03-07. Diakses tanggal 2019-12-29. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Ijo
ke arah Kroya
Kroya–Kutoarjo–Purworejo Karanganyar
ke arah Purworejo