Stasiun Surabaya Kota

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Surabaya Kota
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SB.png
  • Singkatan: SB
  • Nomor: 4510
Stasiun SB Baru 2020.jpg
Tampak depan Stasiun Surabaya Kota, 2020
Nama lainStasiun Semut
AlamatJalan Stasiun Kota No. 9
Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya
Jawa Timur 60161
Koordinat7°14′35″S 112°44′28″E / 7.242955°S 112.741212°E / -7.242955; 112.741212Koordinat: 7°14′35″S 112°44′28″E / 7.242955°S 112.741212°E / -7.242955; 112.741212
Ketinggian+4 m
Letak
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Jumlah peron3 (dua peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Gaya arsitektur
  • Indische Empire
  • Neoklasik (bangunan lama)
    Modern (bangunan baru)
Fasilitas
  • Parkir
  • Akses difabel
  • Sepeda
  • Toilet
Informasi lain
Kelas stasiunBesar tipe B[2]
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket khusus untuk KA lokal dan komuter saja.
Sejarah
Dibuka
  • 16 Mei 1878 (1878-05-16) (bangunan pertama stasiun)
  • 22 April 1986 (1986-04-22) (stasiun Indo Plaza)
Dibuka kembali1899 (bangunan kedua stasiun)
Nama sebelumnyaStation Soerabaja, Soerabaia
Operator asliStaatsspoorwegen Oosterlijnen
Layanan
Komuter Surabaya-Bangil pp, Dhoho, Penataran, Ekonomi Lokal/KRD Kertosono, dan Parcel ONS
Operasi
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Terminus Komuter Surabaya–Bangil
Surabaya Kota–Bangil, p.p.
Surabaya Gubeng
ke arah Bangil
Dhoho
Surabaya Kota–Kertosono–Blitar, p.p.
Surabaya Gubeng
lewat KTS
ke arah Blitar
Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
Surabaya Gubeng
lewat ML
ke arah Blitar
Tumapel
Surabaya Kota–Malang, p.p.
Surabaya Gubeng
ke arah Malang
KRD Kertosono
Surabaya Kota–Kertosono, p.p.
Surabaya Gubeng
ke arah Kertosono
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Surabaya Kota
KategoriBangunan
No. registrasi
nasional
RNCB.20070326.02.000655
Tahun penetapan1996 & 2007
PemilikPT Kereta Api Indonesia
PengelolaPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Surabaya Kota berlokasi di Kota Surabaya
Surabaya Kota
Surabaya Kota
Surabaya Kota (Kota Surabaya)
Surabaya Kota berlokasi di Provinsi Jawa Timur
Surabaya Kota
Surabaya Kota
Surabaya Kota (Provinsi Jawa Timur)
Surabaya Kota berlokasi di Jawa
Surabaya Kota
Surabaya Kota
Surabaya Kota (Jawa)
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Surabaya Kota (SB) atau yang lebih populer dengan nama Stasiun Semut merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Letaknya di sebelah barat laut Stasiun Surabaya Gubeng dan dahulu merupakan stasiun tujuan terakhir di Kota Surabaya dari jalur kereta api Pulau Jawa bagian selatan yang menghubungkan Surabaya dengan Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta serta bagian timur yang menghubungkan Surabaya dengan Malang, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi.

Saat ini keberangkatan dari dan menuju kota-kota tersebut dipindahkan ke Stasiun Surabaya Gubeng sehingga Stasiun Semut dijadikan sebagai tempat langsiran dan menyimpan rangkaian kereta api jarak menengah dan jauh serta hanya melayani kereta ekonomi jarak dekat (lokal dan komuter) saja. Stasiun lain yang juga penting di Surabaya adalah Stasiun Surabaya Pasarturi yang menghubungkan Surabaya dengan Semarang dan Jakarta.

Stasiun ini merupakan stasiun kereta api pertama yang dimiliki oleh Staatsspoorwegen (SS), operator kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda. Bangunan lama stasiun ini, yang berlokasi tepat di depan Pasar Atom, sudah tidak dioperasikan sejak 1990-an, tetapi sudah direnovasi selama kurun waktu tahun 2012-2015 dan kini sudah dipugar; sampai saat ini belum ada rencana diaktifkan kembali. Kini pelayanan penumpang masih dipusatkan di gedung Indo Plaza yang berada di sayap barat emplasemen.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bangunan lama stasiun
Bangunan pertama Stasiun Surabaya Kota
Sebelum 1899
Bangunan kedua Stasiun Surabaya Kota
Setelah 1899
Perbandingan bangunan pertama (sebelum 1899) dan kedua (sesudah 1899) Stasiun Surabaya Kota yang lama

Berdasarkan sejarahnya, Stasiun Surabaya Kota dibangun ketika jalur kereta api Surabaya-Malang dan Pasuruan mulai dirintis sekitar tahun 1870. Tujuannya untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan dari daerah pedalaman Jatim, khususnya dari Malang, ke Pelabuhan Tanjung Perak yang juga mulai dibangun sekitar tahun itu. Gedung ini diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878. Dengan meningkatnya penggunaan kereta api, pada tahun 1899, bangunan stasiun lama akhirnya dirobohkan dan diganti dengan bangunan baru yang ada saat ini.[3]

Stasiun Surabaya Kota menjadi stasiun ujung/terminus untuk kereta-kereta api ekspres terbaik pada masanya, mulai dari Eendaagsche Express yang menghubungkan Jakarta dengan Surabaya dalam waktu tercepat 11 jam 30 menit pada tahun 1930-an,[4] hingga kereta ekspres malam Bima yang hingga awal 1990-an membawa kereta tidur.[5]

Stasiun kereta api ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Wali Kota Surabaya.[6] Stasiun itu ditetapkan sebagai bangunan yang harus dipertahankan bersama 60 bangunan lainnya di Kota Surabaya. Keberadaannya terancam dengan rencana pembangunan pusat perbelanjaan dan kawasan pertokoan yang mengancam rusaknya keaslian lanskap stasiun itu, seperti halnya Stasiun Jakarta Kota di Jakarta. Bahkan sempat terjadi pembongkaran kawasan itu yang ironisnya melibatkan PT Kereta Api Indonesia.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Tampak depan bangunan lama Stasiun Surabaya Kota yang ditetapkan sebagai cagar budaya, 2020

Stasiun Surabaya Kota memiliki total dua belas jalur kereta api dengan jalur 1 dan 2 merupakan sepur lurus. Empat jalur dijadikan jalur kedatangan maupun keberangkatan penumpang dan sisanya delapan jalur badug sebagai sepur simpan/tempat parkir rangkaian kereta.

Bangunan lama stasiun ini telah direnovasi sejak pertengahan tahun 2012 hingga awal tahun 2015; nantinya kemungkinan akan difungsikan kembali sebagai stasiun penumpang atau hanya sebagai museum. Sejak bulan Juli 2014, stasiun ini telah menggunakan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri untuk menggantikan persinyalan mekanik. Rumah sinyal di sisi timur emplasemen yang biasanya digunakan untuk mengontrol perangkat persinyalan di stasiun ini juga dinonaktifkan setelah peralihan sistem persinyalan selesai dilakukan dan juga ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2013.[7]

Bangunan stasiun di sisi barat Indo Plaza ini diresmikan pada tanggal 22 April 1986 berdasarkan prasasti yang terpasang di ujung jalur badug stasiun.[butuh rujukan]

Sejak Oktober 2014, jalur pintas yang menghubungkan antara jalur yang memiliki akses langsung ke emplasemen stasiun dan jalur yang melewati viaduk Tugu Pahlawan dekat perlintasan sebelah timur stasiun ini telah dioperasikan sehingga memungkinkan rangkaian kereta api dapat berjalan langsung dari Stasiun Gubeng menuju Stasiun Pasarturi atau Kalimas maupun sebaliknya tanpa memutar rangkaiannya terlebih dahulu di Stasiun Sidotopo.

Sehubungan dengan rencana peningkatan kapasitas angkut kereta api lokal dan komuter di stasiun ini, muncul wacana baru untuk mengaktifkan kembali bangunan lama Stasiun Surabaya Kota peninggalan SS ini sebagai stasiun utama untuk kereta lokal dan komuter. Untuk menyiasatinya, PT KAI memutuskan memindahkan seluruh aktivitas perawatan sarana perkeretaapian di Stasiun Sidotopo. Saat ini, stasiun lama sedang menjalani tahap akhir, seperti menghidupkan kembali jalur 1 dan 2 yang dipayungi atap overcapping, penambahan loket dan layanan pelanggan, serta perbaikan fasilitas seperti toilet. Ke depan, pelayanan penumpang yang sebelumnya berada di Indo Plaza akan dikembalikan ke stasiun lama.[8][9]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang lokal/komuter ekonomi[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Parcel ONS (over-night service), dari dan tujuan:

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang di Stasiun Surabaya Kota per Mei 2020 (revisi Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
447 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) Lokal Ekonomi - 04.10
439/432 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

- 04.50
482A Ekonomi Lokal/KRD Kertosono Surabaya Kota (SB) 07.04 -
449 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) - 07.15
392 Komuter Surabaya-Bangil pp Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 07.25 -
448 Tumapel/Penataran Lokal Ekonomi 07.41 -
481A Ekonomi Lokal/KRD Kertosono Kertosono (KTS) Lokal Ekonomi - 08.25
441/434 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

- 09.20
450 Penataran Surabaya Kota (SB) 09.52 -
431/440A Dhoho 10.03 -
451 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) - 11.10
393 Komuter Surabaya-Bangil pp Bangil (BG) Komuter Ekonomi - 11.30
443/436 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

Lokal Ekonomi - 12.00
394 Komuter Surabaya-Bangil pp Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 16.05 -
452 Penataran Lokal Ekonomi 16.21 -
433/442 Dhoho 16.48 -
395A Komuter Surabaya-Bangil pp Bangil (BG) Komuter Ekonomi - 17.10
453 Penataran Blitar (BL) via Malang Kotabaru (ML) Lokal Ekonomi - 17.35
484A Ekonomi Lokal/KRD Kertosono Surabaya Kota (SB) 17.39 -
445/438 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL)

via Kediri (KD)

- 17.50
435/444 Surabaya Kota (SB) 19.21 -
483A Ekonomi Lokal/KRD Kertosono Kertosono (KTS) - 20.50
396 Komuter Surabaya-Bangil pp Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 21.49 -
437/446 Dhoho Lokal Ekonomi 22.55 -
456 Penataran 23.12 -

Antarmoda pendukung[10][sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di Kota Surabaya
Pelabuhan Tanjung Perak
Depo Pertamina Bandaran
Kalimas/
Depo Jln. Jakarta/Jln. Teluk Kumai
Benteng
Stasiun Sidotopo
Depot lok. SDT
Surabaya Kota/Semut
Jembatan KA Kali Mas
viaduk dekat SB & shortcut SGU-SBI
Surabaya Ps. Turi
Tugu Pahlawan
Tandes
Kandangan
Benowo
ke Semarang
Jln. Prof. Dr. Mustopo
Surabaya Gubeng
Viaduk Kertajaya
Ngagel
Kali Jagir Wonokromo
Wonokromo
Solo/Yogyakarta
melalui Krian
Sepanjang
Margorejo
Jemursari
Kertomenanggal
Jalan Tol Juanda
Batas wilayah Kota Surabaya
Waru
Sawotratap
Jalan akses Bandara Juanda
ke Bangil/Malang/Banyuwangi
Jenis angkutan umum Trayek (lyn) Tujuan
Bemo C Sedayu–Demak–Karang Menjangan (lewat Indrapura), p.p.
D RSI–Joyoboyo–Kupang–Pasar Turi–Sidorame, p.p.
M Joyoboyo–Dinoyo–Undaan–Jembatan Merah Plaza (Kalimas Barat), p.p.
R Jembatan Merah Plaza (Kalimas Barat)–Kapasan–Kenjeran
DA Darmo Permai–Pasar Atom, p.p.
Citraland–Jembatan Merah Plaza–Krembangan

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ Kop, Jan (2004). Bouwen in de Archipel: burgerlijke openbare werken in Nederlands-Indië 1800-2000. Walburg Pers. 
  5. ^ Ojong, P.K. (1981). Kompasiana: esei jurnalistik tentang berbagai masalah: pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan, kota Jakarta. PT Gramedia. 
  6. ^ Surat Keputusan Kepala Daerah Tingkat II Surabaya Nomor 188.45/251/402.1.04/1996
  7. ^ "Rumah Sinyal Semut, Ditinggali Sambil Dirawat". Jawa Pos. 28 Januari 2018. 
  8. ^ Ginanjar, D., ed. (2020-02-08). "Ganti Rel Tua di Jalur Pemberhentian Kereta Stasiun Semut". JawaPos.com. Diakses tanggal 2020-07-15. 
  9. ^ Ginanjar, D., ed. (2020-05-04). "Revitalisasi Rampung, Stasiun Semut Tunggu Diresmikan". JawaPos.com. Diakses tanggal 2020-07-15. 
  10. ^ "Transportasi". www.surabaya.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-26. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Pemugaran bangunan lama Stasiun Surabaya Kota, 2012

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Surabaya Gubeng
ke arah Wonokromo
Lintas Surabaya
Wonokromo–Surabaya Kota
Terminus
Terminus Lintas Surabaya
Surabaya Kota–Sidotopo
Sidotopo
Terminus