Stasiun Surabaya Kota

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Stasiun Surabaya Kota
  • Singkatan: SB
  • Nomor: 4510
Surabaya Kota Railway Station.jpg
Bagian depan Stasiun Surabaya Kota
Lokasi
Provinsi Jawa Timur
Kota Surabaya
Kecamatan Pabean Cantikan
Kelurahan Bongkaran
Alamat Jalan Stasiun Kota No. 9
Kode pos 60161
Sejarah
Dibuka 16 Mei 1878; 140 tahun yang lalu
Nama sebelumnya Stasiun Soerabaja, Soerabaia
Nama lain Stasiun Semut
Operator pertama Staatsspoorwegen Oosterlijnen
Informasi lain
Operator Daerah Operasi VIII Surabaya
Kelas stasiun[1] I
Ketinggian +4 m
Letak[2]
Layanan Komuter Surabaya-Sidoarjo (SuSi), Dhoho, Penataran, dan Ekonomi Lokal/KRD Kertosono
Pemesanan tiket Sistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket khusus untuk KA lokal dan komuter saja.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
Terminus Komuter SuPor
Surabaya Kota–Porong, p.p.
menuju Porong
Dhoho
Surabaya Kota–Kertosono–Blitar, p.p.
lewat KTS
menuju Blitar
Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
lewat ML
menuju Blitar
Tumapel
Surabaya Kota–Malang, p.p.
menuju Malang
KRD Kertosono
Surabaya Kota–Kertosono, p.p.
menuju Kertosono
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur 4 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Jumlah peron 3 (dua peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Gaya arsitektur
  • Indische Empire
  • Neoklasik
(bangunan lama)
Modern (bangunan baru)
Tipe persinyalan Elektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Fasilitas difabel: Ya Toilet: Ya
Parkir sepeda: ?


Stasiun Surabaya Kota (SB) atau yang lebih populer dengan nama Stasiun Semut merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Letaknya di sebelah barat laut Stasiun Surabaya Gubeng dan dahulu merupakan stasiun tujuan terakhir di Kota Surabaya dari jalur kereta api Pulau Jawa bagian selatan yang menghubungkan Surabaya dengan Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta serta bagian timur yang menghubungkan Surabaya dengan Malang, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi.

Saat ini keberangkatan dari dan menuju kota-kota tersebut dipindahkan ke Stasiun Surabaya Gubeng sehingga Stasiun Semut dijadikan sebagai tempat langsiran dan menyimpan rangkaian kereta api jarak menengah dan jauh serta hanya melayani kereta ekonomi jarak dekat (lokal dan komuter) saja. Stasiun lain yang juga penting di Surabaya adalah Stasiun Surabaya Pasarturi yang menghubungkan Surabaya dengan Semarang dan Jakarta.

Stasiun ini merupakan stasiun kereta api pertama yang dimiliki oleh Staatsspoorwegen (SS), operator kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Fasad depan Stasiun Semut, tempoh doeloe. Bangunannya saat ini sudah tidak digunakan.

Berdasarkan sejarahnya, Stasiun Surabaya Kota dibangun ketika jalur kereta api Surabaya-Malang dan Pasuruan mulai dirintis sekitar tahun 1870. Tujuannya untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan dari daerah pedalaman Jatim, khususnya dari Malang, ke Pelabuhan Tanjung Perak yang juga mulai dibangun sekitar tahun itu. Gedung ini diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878. Dengan meningkatnya penggunaan kereta api, pada tanggal 11 November 1911, bangunan stasiun ini mengalami perluasan hingga ke bentuknya yang sekarang ini.[3][4]

Stasiun Surabaya Kota menjadi stasiun ujung/terminus untuk kereta-kereta api ekspres terbaik pada masanya, mulai dari Eendaagsche Express yang menghubungkan Jakarta dengan Surabaya dalam waktu tercepat 11 jam 30 menit pada tahun 1930-an,[5] hingga kereta ekspres malam Bima yang hingga awal 1990-an membawa kereta tidur.[6]

Stasiun kereta api ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Wali Kota Surabaya. [7] Stasiun itu ditetapkan sebagai bangunan yang harus dipertahankan bersama 60 bangunan lainnya di Kota Surabaya. Keberadaannya terancam dengan rencana pembangunan pusat perbelanjaan dan kawasan pertokoan yang mengancam rusaknya keaslian lanskap stasiun itu, seperti halnya Stasiun Jakarta Kota di Jakarta. Bahkan sempat terjadi pembongkaran kawasan itu yang ironisnya melibatkan PT Kereta Api Indonesia.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Bangunan pertama Stasiun Surabaya Kota, sebelum diganti dengan bangunan kedua.

Bangunan lama stasiun ini telah direnovasi sejak pertengahan tahun 2012 hingga awal tahun 2015 untuk nantinya difungsikan kembali sebagai stasiun penumpang atau hanya sebagai museum. Sejak bulan Juli 2014, stasiun ini telah menggunakan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri Indonesia (Persero), untuk menggantikan persinyalan mekanik.

Sejak Oktober 2014 jalur pintas (shortcut) yang menghubungkan antara jalur yang memiliki akses langsung ke emplasemen stasiun dan jalur yang melewati viaduk dekat perlintasan sebelah timur stasiun ini telah dioperasikan sehingga memungkinkan rangkaian kereta api dapat berjalan langsung dari Stasiun Gubeng menuju Stasiun Pasarturi atau Kalimas maupun sebaliknya tanpa memutar rangkaiannya terlebih dahulu di Stasiun Sidotopo. Stasiun Surabaya Kota memiliki empat jalur kereta api untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang ditambah sekitar delapan jalur badug sebagai sepur simpan/tempat parkir rangkaian kereta dengan jalur 1 dan 2 sebagai sepur lurus.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang di Stasiun Surabaya Kota per 1 April 2017 (berdasarkan Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
429 Penataran Blitar (BL) Lokal Ekonomi AC - 04.30
419/412 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL) - 04.55
276 Komuter Surabaya-Sidoarjo (SuSi) Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 07.05 -
430 Tumapel/Penataran Lokal Ekonomi AC 07.16 -
448 Ekonomi Lokal/KRD Kertosono 07.26 -
431 Penataran Blitar (BL) - 07.30
421/414 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL) - 08.15
432 Penataran Surabaya Kota (SB) 09.52 -
447 Ekonomi Lokal/KRD Kertosono Kertosono (KTS) - 10.00
411/420 Dhoho Surabaya Kota (SB) 10.40 -
433 Penataran Blitar (BL) - 11.25
423/416 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL) - 12.10
277 Komuter Surabaya-Sidoarjo (SuSi) Porong (PR) Komuter Ekonomi - 12.30
434 Penataran Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC 15.18 -
413/422 Dhoho 15.50 -
278 Komuter Surabaya-Sidoarjo (SuSi) Komuter Ekonomi 17.01 -
450 Ekonomi Lokal/KRD Kertosono Lokal Ekonomi AC 17.15 -
435 Penataran Blitar (BL) - 17.30
425/418 Dhoho Kertosono (KTS) bersambung Blitar (BL) - 17.40
279 Komuter Surabaya-Sidoarjo (SuSi) Porong (PR) Komuter Ekonomi - 17.50
415/424 Dhoho Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC 18.50 -
449 Ekonomi Lokal/KRD Kertosono Kertosono (KTS) - 20.00
280 Komuter Surabaya-Sidoarjo (SuSi) Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi 21.05 -
417/426 Dhoho Lokal Ekonomi AC 21.41 -
438 Penataran 22.40 -

Antarmoda pendukung[8][sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di Kota Surabaya
Pelabuhan Tanjung Perak
Depo Pertamina Bandaran
Kalimas/
Depo Jln. Jakarta/Jln. Teluk Kumai
Benteng
Stasiun Sidotopo
Depot lok. SDT
Surabaya Kota/Semut
Jembatan KA Kali Mas
viaduk dekat SB & shortcut SGU-SBI
Surabaya Ps. Turi
Tugu Pahlawan
Tandes
Kandangan
Benowo
ke Semarang
Jln. Prof. Dr. Mustopo
Surabaya Gubeng
Viaduk Kertajaya
Ngagel
Kali Jagir Wonokromo
Wonokromo
ke Solo/Yogyakarta
melalui Krian
Sepanjang
Margorejo
Jemursari
Kertomenanggal
Jalan Tol Juanda
Batas wilayah Kota Surabaya
Waru
Sawotratap
Jalan akses Bandara Juanda
ke Bangil/Malang/Banyuwangi
Jenis angkutan umum Trayek (lyn) Tujuan
Bemo C Sedayu–Demak–Karang Menjangan (lewat Indrapura), p.p.
D RSI–Joyoboyo–Kupang–Pasar Turi–Sidorame, p.p.
M Joyoboyo–Dinoyo–Undaan–Jembatan Merah Plaza (Kalimas Barat), p.p.
R Jembatan Merah Plaza (Kalimas Barat)–Kapasan–Kenjeran
DA Darmo Permai–Pasar Atom, p.p.
Citraland–Jembatan Merah Plaza–Krembangan

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Stasiun Kereta Api Sidoarjo". Informasi Situs Budaya Indonesia. 2017-10-27. Diakses tanggal 2018-01-31. 
  4. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Kop, Jan (2004). Bouwen in de Archipel: burgerlijke openbare werken in Nederlands-Indië 1800-2000. Walburg Pers. 
  6. ^ Ojong, P.K. (1981). Kompasiana: esei jurnalistik tentang berbagai masalah: pers, politik, asimilasi, cendekiawan, pelayanan masyarakat, tertib hukum, kebudayaan, ekonomi, kepemimpinan, kota Jakarta. PT Gramedia. 
  7. ^ Surat Keputusan Kepala Daerah Tingkat II Surabaya Nomor 188.45/251/402.1.04/1996
  8. ^ "Transportasi". www.surabaya.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-26. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Pemugaran bangunan lama Stasiun Surabaya Kota, 2012

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Wonokromo
Lintas Surabaya
Wonokromo–Surabaya Kota
Terminus
Terminus Lintas Surabaya
Jalur menuju Kalimas
menuju Kalimas
Lintas Surabaya
Jalur menuju Sidotopo
Terminus

Koordinat: 7°14′35″LS 112°44′39″BT / 7,2431418°LS 112,7440425°BT / -7.2431418; 112.7440425