Bus antarkota

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sebuah bus antarkota yang dimiliki oleh Greyhound Lines, penyedia layanan bus antarkota terbesar di Amerika Utara

Bus antarkota (atau di beberapa negara disebut sebagai bus ekspres, over-the-road, bus komersial, bus jarak jauh, bus malam, atau bus jalan raya; ejaan tidak baku bus antar kota) adalah sebuah layanan transportasi umum yang menggunakan bus besar jarak jauh untuk mengangkut penumpang dengan jarak tempuh tertentu menuju ke beberapa kota atau permukiman. Berbeda dengan bus perkotaan yang memiliki perhentian tertentu secara menyeluruh di suatu kota, sebuah bus antarkota umumnya memiliki perhentian tunggal di satu tempat terpusat di dalam kota dan menempuh jarak jauh tanpa berhenti sama sekali. Bus antarkota ada di seluruh dunia dan dapat dioperasikan oleh pemerintah atau perusahaan swasta, serta dapat mencari keuntungan maupun tidak.[1]

Selain melayani kawasan permukiman padat, bus antarkota juga merupakan moda transportasi utama di pedesaan jarang penduduk yang memiliki sedikit transportasi umum atau bahkan tidak ada sama sekali.[2]

Bus antarkota adalah satu dari empat jenis moda transportasi yang paling umum dijumpai di perkotaan, yang mana tidak semuanya tersedia di setiap tempat. Tiga moda lainnya adalah pesawat terbang, kereta api, dan kendaraan pribadi.[3]

Layanan Bus Antarkota di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Layanan bus antarkota di Indonesia diklasifikasikan menjadi tiga jenis layanan berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat No.15 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum diwilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur.[4][5]

Bus Antar Lintas Batas Negara[sunting | sunting sumber]

Bus antar negara SJS yang melayani rute Pontianak, Indonesia-Kuching, Malaysia

Bus antar lintas batas negara atau biasa disingkat dengan (ALBN) atau juga disebut bus antar negara adalah layanan bus antarkota yang menghubungkan satu kota ke kota lain yang melewati lintas batas negara dengan menggunakan kendaraan bus umum yang terikat dalam trayek angkutan.[5]

Ciri-ciri pelayanan bus antar lintas batas negara
  • Mempunyai jadwal yang tetap.
  • Pelayanan yang cepat dan terbatas (Patas).
  • Dilayani oleh bus umum.
  • Tersedianya terminal tipe A pada awal pemberangkatan, persinggahan dan terminal tujuan.
  • Melalui jaringan jalan nasional.
  • Bus dengan kelas non ekonomi (minimal bus dengan kelas eksekutif dan/atau yang lainnya diatas dari kelas ekonomi).

Bus Antarkota Antarprovinsi[sunting | sunting sumber]

Bus besar antarkota Rosalia Indah yang melayani rute Surabaya-Solo-Jakarta
Bus tingkat antarkota Putera Mulya yang melayani rute Wonogiri-Jakarta

Bus antarkota antarprovinsi (atau biasa disingkat dengan Bus AKAP atau AKAP; ejaan tidak baku Antar Kota Antar Propinsi) adalah layanan bus antarkota yang menghubungkan dua kota yang terletak pada provinsi yang berbeda dengan menggunakan kendaraan bus umum dan terikat dengan Trayek angkutan.[5]

Ciri-ciri pelayanan bus AKAP
  • Mempunyai jadwal yang tetap.
  • Pelayanan yang cepat dan terbatas (Patas).
  • Dilayani oleh bus umum, baik dengan ukuran besar maupun ukuran medium (sesuai dengan okupansi penumpang).
  • Tersedianya terminal tipe A pada awal pemberangkatan, persinggahan dan terminal tujuan.
  • Bus dengan kelas ekonomi dan kelas non ekonomi (minimal bus dengan kelas eksekutif dan/atau yang lainnya diatas dari kelas ekonomi).

Bus Antarkota Dalam Provinsi[sunting | sunting sumber]

Bus besar antarkota Restu yang melayani tujuan Surabaya-Banyuwangi
Bus besar antarkota Rela yang melayani tujuan Solo-Purwodadi

Bus antarkota dalam provinsi (atau biasa disingkat dengan Bus AKDP atau AKDP; ejaan tidak baku Antar Kota Dalam Propinsi) adalah layanan angkutan antarkota dari satu kota ke kota lain yang melalui antar daerah kabupaten/kota dalam satu daerah provinsi dengan menggunakan kendaraan bus umum yang terikat dalam Trayek angkutan.[5]

Ciri-ciri pelayanan bus AKDP
  • Mempunyai jadwal tetap.
  • Pelayanan yang cepat terbatas (Patas) dan/atau lambat (tergantung situasi dan kondisi lalulintas jalan raya).
  • Dilayani oleh bus umum, baik dengan bus berukuran besar maupun bus berukuran medium (sesuai dengan okupansi penumpang).
  • Tersedianya terminal penumpang sekurang-kurangnya (minimal) terminal tipe B pada awal pemberangkatan, persinggahan dan terminal tujuan.
  • Minimal bus dengan kelas ekonomi.

Bus Antarkota di Berbagai Negara[sunting | sunting sumber]

Malaysia[sunting | sunting sumber]

Bus antarkota milik SKS-KL jurusan Seremban-Kuala Lumpur di Malaysia, 2008

Di Malaysia bus antarkota disebut dengan nama Bas ekspres (bahasa Inggris: Express bus), bus antarkota di Malaysia melayani rute ke kota-kota besar diseluruh penjuru negara Malaysia serta rute menuju kota-kota di selatan Thailand dan juga ke Singapura.

Turki[sunting | sunting sumber]

Turki memiliki jaringan bus antarkota yang luas. Setiap bagian negara dilayani oleh bus ini. Bus-bus disana populer, nyaman dan sering digunakan. Misalnya, ada lebih dari 150 keberangkatan dari Istanbul ke Ankara setiap hari. Tingkat layanan bus di Turki sangat tinggi seperti didalam pesawat, dengan minuman dan makanan ringan gratis di rute jarak jauh. Operator bus terkenal di Turki antara lain seperti Pamukkale, Kâmil Koç, Metro, dan Ulusoy. Tiket dapat dibeli secara daring.

Galeri bus antarkota diberbagai negara[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Traffic and Highway Engineering By Nicholas J. Garber, Lester A. Hoel, page 46
  2. ^ Effective Approaches to Meeting Rural Intercity Bus Transportation Needs [Pendekatan Efektif untuk Memenuhi Kebutuhan Transportasi Bus Antarkota Pedesaan] (dalam bahasa Inggris). Transportation Research Board. hlm. 15. 
  3. ^ Transportation Statistics Annual Report (1997) edited by Marsha Fenn, page 175
  4. ^ "Peraturan/Keputusan Dirjen No.867 aj". hubdat.dephub.go.id. 2002. 
  5. ^ a b c d "PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 15 TAHUN 2019 TENTANG PENYELENGGARAAN ANGKUTAN ORANG DENGAN KENDARAAN BERMOTOR UMUM DALAM TRAYEK" (PDF). jdih.dephub.go.id. 2019. Diakses tanggal 01-01-2021.