Lompat ke isi

Budiman (perusahaan otobus)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
PT HS Budiman 45
Bus Budiman dengan sasis Mercedes-Benz melayani rute Tasikmalaya–Bekasi[a]
Didirikan1992; 34 tahun lalu (1992)
Kantor pusatJalan Ir. H. Juanda 31, Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Wilayah layananJawa
Jenis layanan
GarasiTasikmalaya, Bandung, Banjarsari, Karangpucung, dan Pangandaran
Armada1.000 unit (Mercedes-Benz, 2025)
Jenis bahan bakarDiesel
Direktur UtamaAteng Jaelani bin Saleh Budiman
Situs webbudiman.co.id

PT HS Budiman 45 adalah perusahaan otobus Indonesia yang berbasis di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Budiman melayani bus antarkota, bus pariwisata, bus antar-jemput, taksi, dan kurir. Budiman terkenal karena melayani beberapa trayek bus antarkota di rute selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan rute tujuan Bandung, Sukabumi, Bekasi, Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, Garut, dan Banjar. Kantor dan garasi pusatnya berada di Jalan Ir. H. Juanda 31, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.[1]

Saleh Budiman merupakan sosok pengusaha otodidak asal Tasikmalaya yang memulai perjalanan bisnisnya dari kehidupan yang sangat sederhana. Sebelum dikenal sebagai pemilik perusahaan otobus besar, ia hanyalah seorang pedagang keliling yang menggantungkan hidup dari hasil kerja keras hariannya. Meski demikian, Saleh Budiman memiliki mimpi besar untuk menjadi pengusaha sukses tanpa meninggalkan prinsip hidup hemat dan bersahaja. Setiap hari ia menyisihkan uang sebesar Rp100 dan memasukkannya ke dalam celengan kayu sebagai bentuk kedisiplinan menabung. Ketika tabungannya mencapai Rp80 ribu, uang tersebut tidak ia gunakan untuk kebutuhan konsumtif, melainkan dijadikan modal awal untuk merintis usaha.[2][3]

Dengan modal yang terbilang sangat terbatas, Saleh Budiman mulai memberanikan diri terjun ke dunia bisnis yang lebih besar. Ia menjalin kerja sama dengan beberapa wirausahawan dari Kota Banjar—yang saat itu masih berstatus kota administratif di bawah Kabupaten Ciamis—serta dari Kota Bandung. Kerja sama ini dimanfaatkannya untuk membeli kendaraan niaga berupa mobil dan truk bekas yang digunakan sebagai sarana angkutan barang. Pada tahap awal pengembangan usahanya, Saleh Budiman tercatat memiliki tiga unit truk yang beroperasi untuk mengangkut berbagai kebutuhan logistik, sebuah pencapaian besar bagi seorang mantan pedagang keliling.[2][3]

Titik balik penting dalam perjalanan bisnis Saleh Budiman terjadi pada tahun 1992. Ia melihat peluang besar dalam sektor transportasi darat penumpang, khususnya di wilayah Jawa Barat bagian selatan yang saat itu belum banyak dilayani secara optimal. Dengan keyakinan yang kuat, ia memutuskan membeli empat unit bus sekaligus dan mendirikan sebuah perusahaan otobus yang diberi nama sesuai nama belakangnya, yaitu Budiman. Pada hari pertama operasionalnya, bus-bus PO Budiman langsung melayani trayek selatan Jawa Barat. Keempat bus tersebut menggunakan sasis Mercedes-Benz OF 1113, yang dikenal tangguh dan andal pada masanya. Kehadiran PO Budiman pun mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dianggap membawa standar baru dalam layanan transportasi.[3]

Seiring berjalannya waktu, bisnis PO Budiman terus mengalami perkembangan yang signifikan. Perusahaan ini tidak hanya melayani rute lokal, tetapi juga membuka layanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dengan tujuan akhir wilayah Jawa Barat bagian selatan. Budiman dikenal menawarkan fasilitas dan pelayanan yang lebih nyaman dibandingkan perusahaan otobus lain pada masa itu, sehingga membuatnya cepat mendapatkan kepercayaan masyarakat. Khususnya bagi warga Tasikmalaya dan daerah sekitarnya, PO Budiman menjadi pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh. Berkat kegigihan, konsistensi, serta strategi bisnis yang tepat, perusahaan ini tumbuh pesat hingga mampu mengoperasikan sekitar 1.000 unit armada bus.[2]

Saleh Budiman meninggal dunia pada tahun 2018 setelah berhasil membangun dan membesarkan PO Budiman menjadi salah satu perusahaan otobus terbesar di Indonesia. Sekitar satu tahun sebelum wafat, ia telah menyerahkan kepemilikan perusahaan kepada dua putranya, Dede Sudrajat dan Ateng Jaelani.[2][4] Sudrajat dikenal sebagai tokoh publik yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tasikmalaya selama dua periode, yakni 2007–2017, dan berdasarkan laporan LHKPN tahun 2016 tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp15 miliar.[4] Kepemimpinan operasional PO Budiman diserahkan kepada saudara kandungnya, Ateng Jaelani, sehingga kesinambungan dan profesionalisme perusahaan tetap terjaga. Sementara itu, putra Saleh Budiman yang lain, Yonny Budiman, mengelola PT Jejak Hasanah, operator bus karyawan tambang.[4]

Budiman dengan rute Bandung–Wonogiri

PO Budiman menggunakan berbagai macam sasis dan karoseri bus. Namun, Budiman diketahui lebih sering menaruh kepercayaan kepada Mercedes-Benz, dan yang paling banyak digunakan adalah OH 1526 untuk bus besar[5] dan OF 917 untuk bus sedang.[6] Sasis selain Mercedes-Benz, misalnya Volvo B7R yang sudah pensiun.[7]

Adapun karoseri yang sering digunakan oleh Budiman adalah karoseri produksi Adi Putro (untuk bus besar) dan Laksana (untuk bus sedang), seperti Jetbus3+ HDD,[5] Jetbus5 HDD,[8] dan Tourista SR-3 2300 Ultimate Edition.[6] Namun, dahulu Budiman juga mengoperasikan karoseri bus buatan Rahayu Santosa, Tentrem, Merpati Bali, Tugas Anda, dan Tri Sakti.[9]

Bus antarkota

[sunting | sunting sumber]

Lini bisnis utama Budiman adalah bus antarkota (dalam provinsi dan antarprovinsi). Bus yang digunakan untuk operasional bus antarkota Budiman dapat berupa bus besar[5] dan bus sedang.[6] Bus Budiman berpusat di tujuan awal Parahyangan Barat dan Timur. Bus antarkota Budiman menghubungkan Kota Tasikmalaya/Kota Banjar dengan DKI Jakarta (Jabodetabek), Jawa Tengah (Kota Semarang dan Kota Surakarta), Daerah Istimewa Yogyakarta (Kota Yogyakarta), serta Banten (Serang Raya), sedangkan antarkota dalam provinsi menghubungkan Kota Tasikmalaya/Kota Banjar dengan Kota Bandung, Kota Cirebon, dan Kota Bandung dengan Jawa Tengah (Kota Semarang dan Kota Surakarta) beserta Daerah Istimewa Yogyakarta (Kota Yogyakarta).[10]

Bisnis nontrayek

[sunting | sunting sumber]

Bus antar-jemput

[sunting | sunting sumber]
Unit bus pariwisata milik Budiman dengan karoseri Jetbus 5

Bus antar-jemput (shuttle) milik Budiman melayani dua rute, yakni ruteBandungPangandaran–Pantai Batu Karas (dibuka 9 Januari 2024)[11] dan TasikmalayaBandara Kertajati (dibuka 23 Maret 2025).[12]

Bus pariwisata dan taksi

[sunting | sunting sumber]

Selain bus antarkota dan antar-jemput, Budiman juga membuka layanan angkutan tidak dalam trayek (angkutan pariwisata dan taksi). Bus-bus Budiman yang digunakan untuk keperluan pariwisata umumnya menggunakan unit bus yang sama dengan bus antarkota, baik berupa bus sedang maupun bus besar.[13] Sementara taksi yang dioperasikan oleh Budiman melayani Kota Tasikmalaya.[14]

  1. Rute bus Tasikmalaya–Bekasi dikategorikan sebagai antarkota antarprovinsi karena Kota Bekasi merupakan wilayah penyangga DKI Jakarta meskipun secara administrasi bagian dari Provinsi Jawa Barat

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Irlana, Yanggi F. (2025-03-06). "Harga Tiket Bus Budiman Maret 2025 Jurusan Jakarta-Tasikmalaya, Berikut dengan Jadwal Pemberangkatannya – Radartasik.id". radartasik.id. Diakses tanggal 2025-10-19.
  2. 1 2 3 4 Zey, Kang (2025-03-05). "Perjalanan Inspiratif Saleh Budiman Dirikan PO Budiman, dari Celengan Kayu hingga 1000 Armada". GarutExpo. Diakses tanggal 2025-10-19.
  3. 1 2 3 inewsid. "Berawal Pedagang Keliling, Saleh Budiman Sukses Dirikan PO Budiman Penguasa Jalur Selatan". https://karanganyar.inews.id/. Diakses tanggal 2024-01-01.
  4. 1 2 3 Pambudi, Rilo (2022-11-21). "5 Pejabat Pemilik PO Bus di Indonesia, Ada Bupati hingga Anggota DPR". iNews.ID. Diakses tanggal 2025-10-19.
  5. 1 2 3 Media, Kompas Cyber (2022-01-29). "PO Budiman Tambah Lagi Bus Baru Kreasi Karoseri Adiputro". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-19.
  6. 1 2 3 Media, Kompas Cyber (2024-09-28). "Bus Baru PO Budiman, Pakai Bodi Tourista SR3 2300 Ultimate Edition". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  7. Redaksi, Tim (2023-01-31). "Mengenal Sasis Premium Lambang Kenyamanan Bus". Kabapedia. Diakses tanggal 2025-10-19.
  8. Media, Kompas Cyber (2023-11-03). "PO Budiman Rilis Bus Baru Pakai Jetbus 5 Single Glass". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  9. "Ada 7 Karoseri yang Digunakan PO Budiman, Apa Saja ya..? – Mobil Komersial" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-10-19.
  10. "PT HS BUDIMAN 45". budiman.co.id. Diakses tanggal 2025-10-19.
  11. radartasik.com. "Budiman Trans Akan Buka Rute Baru Travel Bandung - Batukaras, Cek Tarif Promo Januari 2025". radartasik.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  12. Nurcahyo, Agung Tri. "Shuttle Gratis dari dan ke Bandara Kertajati 2025: Jadwal, Rute, Syarat, Cara Dapat Tiket". PRFM News. Diakses tanggal 2025-10-19.
  13. Sari, J.P.I.; Ferdian, A. (2024-08-26). "PO Budiman Rilis 3 Medium Bus Baru Pakai Bodi Jetbus 5". Kompas.com. Diakses tanggal 2025-10-19.
  14. radartasik.com. "Daftar Nomor Penting untuk Informasi Perusahaan Bus dari Tasik, Bisa Tanya Rute atau Pembelian Tiket". radartasik.com. Diakses tanggal 2025-10-19.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Media tentang Budiman buses di Wikimedia Commons