Dewi Sri (perusahaan bus)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dewi Sri
Didirikan1980-an di Tegal, Jawa Tengah
PendiriH Ismail
Wilayah layananJawa
Jenis layananAKAP dan Bus Pariwisata
KelasBisnis AC, Bisnis RS, Ekonomi
GarasiPool Pesurungan Tegal
Jenis bahan bakarSolar
CEOHj Rokhayah
Idza Priyanti
Mukti Agung Wibowo

PO Dewi Sri (didirikan di Tegal, Jawa Tengah) adalah sebuah perusahaan jasa transportasi angkutan penumpang darat yang berasal dari Jawa Tengah. Bus ini melayani rute transportasi darat di pesisir pantura Jawa Tengah bagian barat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

PO Dewi Sri didirikan di Kota Tegal pada dekade 1980-an oleh H Ismail, pria asal Randusanga Kulon, Brebes, Brebes yang merantau ke Tegal setelah menikahi istrinya Hj Rokhayah.[butuh rujukan]

Pada masa awal pendiriannya, Dewi Sri beroperasi pada trayek Tegal-Jabodetabek pulang pergi. Saat itu, persaingan Bus Antarkota Antarprovinsi di jalur Pantura sangat ketat. Bersama dengan "saudara" nya yakni Dedy Jaya, Dewi Sri bersaing dengan PO Sinar Jaya yang saat itu sedang naik daun. Tak heran bila ketiga bus tersebut sering mengalami aksi kejar-kejaran.[butuh rujukan]

Pada awal dekade 2000-an, Ismail menyerahkan tongkat kepemimpinan PO Dewi Sri kepada anaknya, Ikmal Jaya. Ikmal sendiri mempunyai pengalaman dalam mengelola bidang transportasi, seperti keberhasilannya dalam mengelola angkutan umum di Bumi Serpong Damai (BSD) dan sekitarnya. Pada 2006, kepemimpinan perusahaan diambil oleh Idza Priyanti yang merupakan adik dari Ikmal, menyusul Ikmal yang saat itu menjadi Wali kota Tegal periode 2006-2011. Dan di tahun 2012, perusahaan diserahkan oleh Mukti Agung Wibowo yang merupakan anak terakhir dari H Ismail.[1]

Layanan[sunting | sunting sumber]

Bus AKAP[sunting | sunting sumber]

Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) PO Dewi Sri melayani antar penumpang lintas Jawa, dengan trayek :

  • Jabodetabek/Merak-Brebes-Tegal-Pekalongan-Banyuputih-Weleri
  • Jabodetabek/Merak-Brebes-Tegal-Slawi-Margasari-Bumiayu-Purwokerto

Dengan bus berkelas AC 2-2, Bisnis RS dan Ekonomi 2-3, serta didukung dengan chassis sebagai berikut :

  • Mercedes-Benz
  • Hino
  • Volvo

Bus pariwisata[sunting | sunting sumber]

PO Dewi Sri juga melayani Sewa Bus Pariwisata untuk kebutuhan perjalanan wisata menuju Jawa dan Bali.

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Dinasti politik[sunting | sunting sumber]

Dinasti Politik Dewi Sri sudah sangat familiar dikalangan masyarakat pesisir pantura Jawa Tengah khususnya eks-Karesidenan Pekalongan. Ikmal Jaya, Idza Priyanti dan Mukti Agung Wibowo adalah ketiga anak dari H. Ismail dan Hj. Rokhayah selaku pendiri PO Dewi Sri. Selain menjadi pemegang tampuk kekuasaan perusahaan milik orang tuanya, mereka juga mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Ikmal Jaya sukses menjadi Wali Kota Tegal periode 2003-2013 meski jatuh di tengah kepemimpinan periode keduanya lantaran tersandung kasus korupsi. Sedangkan Idza Priyanti menjadi Bupati Brebes, dan si bungsu Mukti Agung Wibowo memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pemalang tahun 2020.[butuh rujukan]

Adanya dinasti politik tersebut memunculkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, khususnya pelanggan setia bus Dewi Sri. Mereka menganggap dengan adanya dinasti-dinasti politik seperti ini dapat membuat ketidakfokusan dalam mengelola perusahaan bus yang bisa berujung pada penurunan kualitas pelayanan.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]