Terminal Cicaheum
Terminal Cicaheum ᮒᮨᮁᮙᮤᮔᮜ᮪ ᮎᮤᮎᮠᮩᮙ᮪ | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Terminal Penumpang Tipe A | |||||||||||||||
| Nama lain | Terminal Caheum | ||||||||||||||
| Lokasi |
| ||||||||||||||
| Koordinat | 6°54′08″S 107°39′24″E / 6.902360°S 107.656685°E | ||||||||||||||
| Pemilik | Pemerintah Kota Bandung Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (rencana) | ||||||||||||||
| Operator | UPTD Pengelolaan Terminal Dinas Perhubungan Kota Bandung | ||||||||||||||
| Sejarah | |||||||||||||||
| Dibuka | 23 Agustus 1975 | ||||||||||||||
| Layanan penghubung | |||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||||||
Terminal Cicaheum (bahasa Sunda: ᮒᮨᮁᮙᮤᮔᮜ᮪ ᮎᮤᮎᮠᮩᮙ᮪) adalah terminal penumpang tipe A yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Kompleks terminal yang memiliki luas sekitar 1,1 hektar ini memiliki 14 shelter pemberangkatan yang mampu menampung sekitar 517 bus selama 24 jam. Terminal ini merupakan pintu masuk ke Kota Bandung dari arah timur.[1]
Terminal ini menyediakan pelayanan transportasi angkutan perkotaan (seperti angkot dan bus perkotaan), angkutan antarkota (seperti angkutan MPU dan bus antarkota yang melayani Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) Jawa Barat bagian timur (Sumedang, Majalengka, Cirebon, Indramayu, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran) dan juga Antarkota Antarprovinsi (AKAP) (Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali).[2]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Terminal ini diresmikan oleh Wali Kota Bandung ke-13, Otje Djundjunan pada tanggal 23 Agustus 1975. Terminal legendaris ini jadi saksi bisu hilir mudik para penduduk serta telah menyimpan banyak kenangan bagi mereka yang mengadu nasib di Kota Bandung. Pada tahun 1980-an, terminal ini terkenal dengan banyaknya aksi premanisme. Dengan rekam jejaknya, terminal ini sempat pernah dijadikan sebagai lokasi syuting dari serial Preman Pensiun.[3]
Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mencanangkan Terminal Cicaheum menjadi Depo Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung. Sehingga seluruh bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) akan dialihkan seluruhnya ke Terminal Leuwipanjang.[4] Kini proses pembangunan depo sedang dalam tahap tender.[5]
Bangunan dan tata letak
[sunting | sunting sumber]Terminal Cicaheum memiliki bangunan utama yang terletak di sisi timur terminal. Area terminal dibagi menjadi tiga, yakni area utara untuk bus perkotaan, area selatan untuk bus antarkota dan area barat untuk angkot.
| Jalur 1 | K3 Koridor 3 Trans Metro Bandung tujuan Sarimanis |
| Jalur 2—3 | K2 Koridor 2 Trans Metro Bandung tujuan Elang |
| Jalur 4—11 | Bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarprovinsi (AKAP) |
| Jalur 12 | Jalur langsung bus |
| Jalur 13—14 | Bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarprovinsi (AKAP) |
| Area barat | Angkot |
| Selatan bangunan
terminal |
MPU |
Rute transportasi umum
[sunting | sunting sumber]Angkot
[sunting | sunting sumber]Angkutan kota dilayani oleh kendaraan yang biasanya disebut angkot oleh masyarakat Bandung. Angkot di Bandung terdiri dari dua jenis, yaitu angkot dalam kota dan angkot antarkota dalam provinsi (AKDP). Berikut merupakan rute angkot yang masuk ataupun hanya melewati Terminal Cicaheum.
| Jenis Trayek | No. Trayek | Trayek | Warna Armada |
|---|---|---|---|
| Dalam Kota | Abdul Muis — Cicaheum (via Binong) | Hijau tua strip kuning | |
| Abdul Muis — Cicaheum (via Aceh) | Hijau tua strip merah marun | ||
| Cicaheum — Ledeng | Hijau tua strip hitam | ||
| Cicaheum — Ciroyom | Hijau tua strip oranye | ||
| Cisaranten Kulon — Dipatiukur | Putih strip kuning merah tua hijau tua | ||
| Gedebage — Rumah Sakit Santo Borromeus | Merah muda strip putih hijau tua | ||
| Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) | N/A | Cicaheum — Cileunyi | Hijau tua strip putih |
Bus perkotaan
[sunting | sunting sumber]Bus perkotaan atau bus kota di Bandung mulai beroperasi pada 22 Juni 1978. Bus ini menggantikan kendaraan roda tiga dan bemo yang sebelumnya melayani transportasi warga Kota Bandung. Berdasarkan SK Wali Kota Bandung No. 10/85/1978, Perum DAMRI ditunjuk menjadi operator kendaraan massal tersebut dan membuat rute bus di Bandung. Pada awalnya, DAMRI hanya mengoperasikan 70 unit bus Tata buatan India. Rentang tahun 1978 sampai dengan 1988 semua bus Tata diganti dengan Mercy 1113. Peremajaan tersebut untuk memberikan pelayanan pada masyarakat dan semakin meningkatnya permintaan akibat meningkatnya populasi penduduk. Pada tahun 2002, DAMRI Bandung mengoperasikan bus Rute Pelayanan Prima (RPP).[6]
DAMRI melayani 15 jalur di Cekungan Bandung serta beberapa trayek antarkota. Namun, pada Oktober 2021 sebanyak 8 jalur DAMRI di Cekungan Bandung dihentikan operasionalnya dan hanya menyisakan 3 jalur. Lalu pada 10 Desember 2021, kembali beroperasi kembali satu jalur DAMRI di Cekungan Bandung yaitu DAMRI Reguler Jalur 8 yang melayani rute Tanjungsari — Kebon Kalapa sehingga sampai saat ini jumlah jalur DAMRI di Cekungan Bandung yang masih beroperasi tersisa 5 jalur saja.[7]
Selain DAMRI, bus perkotaan di Bandung juga dilayani oleh Trans Metro Bandung (TMB) yang merupakan bus perkotaan di Kota Bandung dan sebagian Kota Cimahi yang diresmikan pada tanggal 22 Desember 2004, namun baru beroperasi pada tanggal 23 September 2009. Bus ini diharapkan akan mengurangi jumlah volume kendaraan pribadi dan menjadi solusi kemacetan di Kota Bandung.[8]
Berikut merupakan rute bus perkotaan yang masuk ataupun hanya melewati Terminal Cicaheum.[9]
| Layanan | No. Koridor | Rute | Halte Keberangkatan | Halte Kepulangan | Tarif |
|---|---|---|---|---|---|
| Trans Metro Bandung | K2 | Cicaheum — Elang | Terminal Cicaheum – Simpang Cicadas Kiaracondong – Kiara Artha Park – Jalan Banten – Kebon Waru – Gor KONI – Jalan Bengawan – Jalan Mangga – Kantor Pos Kosambi – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Katapang Kaler – Simpang Lima Asia Afrika – Jalan Kasim – Monumen 0 KM Kota Bandung – Gedung Merdeka – Alun-alun Bandung – KEB Hana Bank – GKI Anugerah – Mayapada Tower – Toko Ambon – Kemenag Kanwil Jabar – Optik Krida – Sudirman 3 – Rajawali Barat – Plaza Telkom Rajawali – Elang | Elang – Rajawali 1 – Dungus Cariang – SMA Trinitas – RS Kebon Jati – SMA Pasundan – Terminal Stasiun Hall – Stasiun Timur – Perintis Kemerdekaan – Bank Indonesia – Lembong – Museum Mandala Wangsit Siliwangi – Rumah Sakit Umum Bungsu – Simpang Veteran - Sunda – Katapang Kaler – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Kantor Pos Kosambi – Jalan Mangga – Jalan Bengawan – Simpang Supratman - Ahmad Yani – Simpang Cikaso - Bogor – Jembar Awi Bitung – Terminal Cicaheum | Tunai:
Rp. 2.000,- (Pelajar) & Rp. 4.000,- (Umum) Nontunai: Rp. 1.000,- (Pelajar) & Rp. 3.000,- (Umum) |
| K3 | Cicaheum — Sarimanis | Terminal Cicaheum – PHH Mustofa 1 – PHH Mustofa 2 – Sukasenang – BKKBN – Surapati 1 – Surapati 2 – Cikapayang 1 – Griya Pasteur – Warung Cepot – Surya Sumantri 1 – Lemahneundeut – Sarimanis | Sarimanis – Surya Sumantri 2 – Pasteur 1 – Cikapayang 2 – Surapati 3 – Surapati 4 – Surapati 5 – Dapen Telkom – Surapati 6 – Sukasenang – PHH Mustofa 3 – PHH Mustofa 4 – Surapati Core – Terminal Cicaheum | ||
| DAMRI Reguler | D11 | Cibiru — Leuwipanjang | Cibiru – Terminal Cicaheum – Simpang Cicadas Kiaracondong – Kiara Artha Park – Jalan Banten – Kebon Waru – Gor KONI – Jalan Bengawan – Jalan Mangga – Kantor Pos Kosambi – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Katapang Kaler – Simpang Lima Asia Afrika – Jalan Kasim – Monumen 0 KM Kota Bandung – Gedung Merdeka – Alun-alun Bandung – Jalan Dalem Kaum – Toko Mas ABC – Simpang Ijan – Lapang Tegalega Bandung – Muara – Rumah Sakit Imanuel – SDN Babakan Tarogong – Leuwipanjang Soekarno Hatta – Terminal Leuwipanjang | Terminal Leuwipanjang – SDN Babakan Tarogong – ITC Kebon Kelapa – Grand Yogya Kepatihan – Jalan Alun-alun Timur – Alun-alun Bandung – Kantor Pos Banceuy – Simpang Banceuy - ABC – Rumah Sakit Murni Teguh Naripan – Simpang Veteran - Sunda – Katapang Kaler – Pasar Kosambi Jalan Baranang Siang – Kantor Pos Kosambi – Jalan Mangga – Jalan Bengawan – Simpang Cikaso - Bogor – Jembar Awi Bitung – Terminal Cicaheum – Cibiru | Tunai:
Rp. 8.000,- |
Mobil Penumpang Umum (MPU)
[sunting | sunting sumber]Mobil Penumpang Umum (MPU) dilayani oleh kendaraan yang disebut Elf. Elf merupakan alat transportasi antarkota selain bus dan angkot yang sering digunakan warga Bandung untuk bepergian menuju daerah di kawasan Jawa Barat bagian timur yang mempunyai kontur jalanan pegunungan yang sempit dan berliku. Elf ini mempunyai bentuk minibus dengan kapasitas sekitar 12 orang, yang terkadang diisi sampai dengan 20 orang menggunakan bangku tambahan. Berikut merupakan trayek mobil penumpang umum (MPU) yang tersedia di Terminal Cicaheum.[10]
- Bandung — Garut — Singaparna — Taraju
- Bandung — Malangbong — Tasikmalaya — Kawali
- Bandung — Malangbong — Panjalu — Kawali
- Bandung — Sumedang — Kadipaten — Jatigede
- Bandung — Sumedang — Kadipaten — Majalengka — Cirebon
- Bandung — Sumedang — Kadipaten — Majalengka — Rajagaluh
- Bandung — Sumedang — Wado — Bantarujeg
- Bandung — Garut — Cikajang — Pameungpeuk
Rute Bus Antarkota
[sunting | sunting sumber]Rute Bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP)
[sunting | sunting sumber]| Tujuan | Kota/Kabupaten | Rute | Operator | Kelas |
|---|---|---|---|---|
| Eks Karesidenan Cirebon | Kota Cirebon | Bandung — Sumedang — Cirebon | Sahabat | Ekonomi AC |
| Bhinneka Sangkuriang | ||||
| Kabupaten Cirebon | Bandung — Cirebon — Sindanglaut — Ciledug | DAMRI | Non-ekonomi | |
| Kabupaten Indramayu | Bandung — Jatibarang — Indramayu | |||
| Kabupaten Kuningan | Bandung — Majalengka — Cikijing — Kuningan | |||
| Eks Karesidenan Karawang | Kabupaten Subang | Bandung — Subang (via Tol Cipularang — Tol Cipali) | Non-ekonomi | |
| Eks Karasidenan Priangan Timur | Kabupaten Sumedang | Bandung — Sumedang — Buahdua — Hariang | Padi Seribu | Ekonomi |
| Bintang Sanepa | ||||
| Kabupaten Garut | Bandung — Garut | Ahmad Riko Jaya | ||
| Mios | ||||
| Marita | ||||
| Bandung — Garut — Cikajang — Toblong | Mulya Sari Khalifa | |||
| Kabupaten Tasikmalaya | Bandung — Garut — Singaparna | Dian Prima | Ekonomi | |
| Sonny Prima | ||||
| Bandung — Tasikmalaya — Karangnunggal | Budiman | |||
| Kota Tasikmalaya | Bandung — Tasikmalaya | Non-ekonomi | ||
| Kabupaten Pangandaran | Bandung — Ciamis — Banjar — Pangandaran |
Rute Bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP)
[sunting | sunting sumber]Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ B, Author Serba; ung (2017-08-31). "Terminal Bus di Bandung Ada di Cicaheum dan Leuwipanjang". Serba Bandung (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-05-18.
- ↑ "Pengaruh Pengelolaan Terminal Cicaheum Kota Bandung Terhadap Aksesibilitas Calon Penumpang" (PDF). Diakses tanggal 19 Mei 2020.
- ↑ Aurellia, Anindyadevi. "Terminal Cicaheum, Memorimu Dulu dan Kini". detikjabar. Diakses tanggal 2025-10-15.
- ↑ Agency, ANTARA News. "Kemenhub mencanangkan Terminal Cicaheum jadi Depo BRT Bandung Raya". ANTARA News Jawa Barat. Diakses tanggal 2025-10-15.
- ↑ "LPSE Kementrian Perhubungan - Home". spse.inaproc.id. Diakses tanggal 2025-10-15.
- ↑ B, Author Serba; ung (2015-08-05). "Rute Bus Damri di Bandung yang Wajib Harus Diketahui". Serba Bandung (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-05-18.
- ↑ "Pencinta DAMRI Community (PDC) • Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2022-03-18.
- ↑ "WEBSITE BRT NUSANTARA". www.brtnusantara.com. Diakses tanggal 2020-05-18.
- ↑ Network, Ayo Media (2019-10-20). "Masih Bingung dengan Rute TMB? Ini Info Lengkapnya". AyoBandung.com. Diakses tanggal 2020-05-18.
- ↑ hishigimibu (2011-09-18). "Trayek Elf dari Bandung". Transport Info Blog (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-05-18.

