Stasiun Gedebage

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Gedebage
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun GDB.png
  • Singkatan: GDB
  • Nomor: 1602
Stasiun gedebage.JPG
Stasiun Gedebage
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KotaBandung
KecamatanGedebage
KelurahanCisaranten Kidul
AlamatJalan Gedebage
Kode pos40294
Sejarah
Dibuka1884
Nama sebelumnyaGedehbageh
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Kelas stasiun[1]I
Ketinggian+672 m
Letak[2]km 160+124 lintas BogorBandung
BanjarKutoarjoYogyakarta
LayananHanya untuk kereta api barang angkutan peti kemas/kontainer serta persilangan dan persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi
Tipe persinyalanElektrik tipe Alstom Solid State Interlocking[3]

Stasiun Gedebage (GDB) (Aksara Sunda Baku: ᮞ᮪ᮒᮞᮤᮅᮔ᮪ ᮍᮨᮓᮦᮘᮍᮨ, Stasiun Gedébagé) merupakan stasiun kereta api barang kelas I yang terletak di Cisaranten Kidul, Gedebage, Bandung. Stasiun yang terletak pada ketinggian + 672 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung dan merupakan stasiun yang letaknya paling timur di Kota Bandung.

Stasiun ini memiliki empat jalur aktif di sisi utaranya dengan jalur 2 sebagai sepur lurus serta jalur 3 dan 4 untuk layanan bongkar muat peti kemas/kontainer ditambah tiga jalur badug di sisi selatannya. Sejak 6 April 1999, stasiun ini menggunakan persinyalan elektrik produksi Alstom.[3]

Saat ini stasiun Gedebage dikhususkan untuk bongkar muat peti kemas/kontainer saja sehingga jarang digunakan untuk kedatangan maupun keberangkatan penumpang. Stasiun ini juga melayani persilangan dan persusulan antarkereta api. Layanan kereta api peti kemas di stasiun ini mulai dijalankan seiring beroperasinya Terminal Peti Kemas Bandung, dikuatkan dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Perhubungan Rusmin Nuryadin No. KM. 279/KA.101/PHB-87 pada tanggal 23 Desember 1987.[4][5] Proyek ini dianggarkan Rencana Pembangunan Lima Tahun V yang diterbitkan pada tahun yang sama. Sehingga, pembangunan terminal peti kemas ini diharapkan dapat memperlancar arus barang dan mengurangi beban jalan raya akibat truk-truk peti kemas yang terus bertambah.[6]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Angkutan peti kemas/kontainer, dari dan tujuan Jakarta (Tanjung Priok/Jakarta Gudang)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ a b Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia". Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Soehoed, A. R. (Abdoel Raoef), 1920- (2006). Strategi sebagai landasan kebijakan pembangunan : beberapa tinjauan. Jakarta: Djambatan. ISBN 9794286370. OCLC 235944170. 
  5. ^ Surat Keputusan Menteri Perhubungan KM. 279/KA.10/PHB-87 tentang Penetapan Stasiun Gedebage di Provinsi Jawa Barat sebagai Terminal Peti Kemas
  6. ^ Muljana, B. S. (1993). Perencanaan pembangunan nasional: proses penyusunan rencana pembangunan nasional dengan fokus Repelita V. Jakarta: UIP. ISBN 9798336070. OCLC 38081936. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Padalarang
Padalarang–Kasugihan
menuju Kasugihan

Koordinat: 6°56′28″S 107°41′26″E / 6.941111°S 107.690444°E / -6.941111; 107.690444