Stasiun Cibatu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Stasiun Cibatu
Peron Stasiun Cibatu.jpg
Peron Stasiun Cibatu
Letak
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Garut
Kecamatan Cibatu
Desa Cibatu
Kode pos 44185
Sejarah
Informasi lain
Operator Daerah Operasi II Bandung
Kelas stasiun II
Singkatan stasiun CB
Ketinggian +612 m
Layanan Pasundan, Kahuripan, Serayu Pagi, dan Lokal Cibatu/Simandra
Pemesanan tiket

Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung di loket.

Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Kereta api lokal Cibatu   Stasiun selanjutnya
menuju Purwakarta
Purwakarta-Cibatu Terminus
Fasilitas
Tata letak stasiun


Stasiun Cibatu (CB) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Cibatu, Cibatu, Garut. Stasiun yang terletak pada ketinggian +612 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung dan merupakan salah satu stasiun kereta api yang masih beroperasi di Kabupaten Garut. Tidak jauh dari stasiun, terdapat sebuah bangunan dipo lokomotif kecil yang saat ini berstatus subdipo.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun Cibatu pada tahun 1918, pada masa kolonial Belanda (sumber: Tropenmuseum,Belanda)
Stasiun Cibatu pada tahun 2014. Sebelah Kiri depan adalah menara air untuk memasok lokomotif uap pada masa silam.

Stasiun Cibatu didirikan pada tahun 1889 setelah diresmikannya jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Cicalengka dengan Cilacap oleh Staatsspoorwegen, maskapai kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda. Pada tahun 1926 dibuka jalur baru yang menghubungkan Cibatu dengan Cikajang. Jalur kereta api Cibatu-Cikajang tercatat sebagai relasi jalur yang melewati rute jalur tertinggi di Pulau Jawa (> 1.200 m dpl), namun sejak tahun 1983 jalur tersebut sudah tidak beroperasi lagi.

Tidak jauh dari stasiun terdapat dipo lokomotif sebagai tempat perbaikan & pemeliharaan lokomotif uap. Dipo lokomotif ini berfungsi pula sebagai dipo lokomotif cadangan jika ada lokomotif yang harus diganti dalam perjalanan karena kerusakan atau jika ada lokomotif dengan rangkaian yang membutuhkan tenaga tambahan (biasanya traksi ganda). Pada tahun 1983, seiring ditutupnya jalur Cibatu-Garut-Cikajang, dipo tersebut tidak lagi beroperasi sebagai salah satu dipo utama. Saat ini dipo tersebut hanya berstatus sebagai sub dipo.

Pada era kolonial Belanda, Stasiun Cibatu merupakan stasiun primadona karena menjadi tempat pemberhentian wisatawan Eropa yang ingin berlibur ke daerah Garut. Dalam buku Seabad Grand Hotel Preanger 1897-1997 yang ditulis oleh Haryoto Kunto, antara tahun 1935-1940 setiap hari di stasiun Cibatu diparkir selusin taksi dan limousine milik hotel-hotel di Garut, di antaranya Hotel Papandayan, Villa Dolce, Hotel Belvedere, Hotel Van Hengel, Hotel Bagendit, Villa Pautine, dan Hotel Grand Ngamplang. Saat itu daerah Garut dengan kondisi alamnya yang indah memang merupakan daerah favorit wisatawan yang berasal dari Eropa.

Komedian legendaris Charlie Chaplin pada tahun 1927 pernah menjejakkan kakinya di stasiun ini. Saat itu Charlie Chaplin bersama aktris Mary Pickford sedang dalam perjalanan liburan ke Garut.

Selain Chaplin, tokoh lain yang tercatat menjejakkan kaki di Stasiun Cibatu adalah Georges Clemenceau. Dia adalah pendiri koran La Justice (1880), L'Aurore (1897), dan L'Homme Libre (1913); sekaligus penulis politik terkemuka. Clemenceau menjadi Perdana Menteri Perancis dalam dua periode, yakni 1906-1909 dan 1917-1920.

Setelah kemerdekaan Indonesia, tahun 1946, Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir Soekarno, juga sempat berkunjung ke Stasiun Cibatu dalam rangkaian perjalanan menggunakan kereta api luar biasa melalui jalur selatan. Sepanjang perjalanan tersebut, rakyat di kota-kota kecil meminta Soekarno untuk turun di setiap stasiun (termasuk Stasiun Cibatu) dan berpidato.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Persilangan atau persusulan[sunting | sunting sumber]

KA Pasundan tujuan Bandung (KA 179) bersilang dengan KA Kutojaya Selatan tujuan Kutoarjo (KA 204) yang melintas langsung.

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api di Stasiun Cibatu per 22 Desember 2015 (revisi Gapeka 2015).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
10463 Lokal Cibatu/Simandra Purwakarta (PWK) Ekonomi AC - 05.40
180 Pasundan Surabaya Gubeng (SGU) 06.29 06.35
224/221 Serayu Pagi Jakarta Pasar Senen (PSE) 11.56 11.59
222/223 Kroya (KYA) bersambung Purwokerto (PWT) 13.43 13.45
10430 Lokal Cibatu/Simandra Cibatu (CB) 17.44 -
182 Kahuripan Kediri (KD) 21.09 21.12
179 Pasundan Bandung Kiaracondong (KAC) 21.59 22.10

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Stasiun sebelumnya:
Stasiun Leuwigoong
Jalur kereta api Padalarang-Kasugihan Stasiun berikutnya:
Stasiun Warungbandrek