Stasiun Kutoarjo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Kutoarjo
Kereta Api Indonesia
P09

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun KTA.png
StasiunKutoarjo.jpg
Tampak depan Stasiun Kutoarjo pada tahun 2021
LokasiJalan Stasiun Kutoarjo 1
Semawung Daleman, Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah 54212
Indonesia
Koordinat7°43′34″S 109°54′26″E / 7.72603°S 109.90715°E / -7.72603; 109.90715Koordinat: 7°43′34″S 109°54′26″E / 7.72603°S 109.90715°E / -7.72603; 109.90715
Ketinggian+16 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi V Purwokerto
Letak dari pangkal
Jumlah peron5 (satu peron sisi yang cukup tinggi di kedua ujungnya dan agak rendah di bagian tengahnya, satu peron pulau yang agak tinggi, serta tiga peron pulau yang cukup tinggi)
Jumlah jalur8:
  • jalur 1: sepur lurus jalur tunggal dari dan ke arah Purworejo
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda arah Kroya
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda arah Yogyakarta
Informasi lain
Kode stasiun
  • KTA
  • 2040
[3]
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Terminus Prambanan Ekspres Jenar
ke arah Yogyakarta
Layanan
Argo Wilis, Argo Lawu Fakultatif, Argo Dwipangga Fakultatif (arah Solo), Gajayana (reguler & tambahan), Bima, Turangga, Taksaka (reguler & tambahan), Singasari, Gaya Baru Malam Selatan, Ranggajati, Wijayakusuma, Malabar, Bangunkarta, Mutiara Selatan, Fajar/Senja Utama Solo, Mataram, Bogowonto, Gajahwong, Fajar/Senja Utama YK, Sawunggalih, Lodaya, Kertanegara, Joglosemarkerto, Logawa, Jayakarta, Jaka Tingkir, Kutojaya Utara, Kahuripan, Pasundan (reguler & tambahan), Bengawan, Progo, Kutojaya Selatan, Prambanan Ekspres (Prameks), serta Parcel ONS (Tengah dan Selatan)
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Westinghouse Rail Systems' Train Radio and Advanced Control (Westrace)[4]
Pemesanan tiketSistem tiket daring, melayani pemesanan langsung/pengubahan jadwal keberangkatan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Lokasi pada peta
Stasiun Kutoarjo is located in Kabupaten Purworejo
Stasiun Kutoarjo
Stasiun Kutoarjo
Lokasi di Kabupaten Purworejo
Stasiun Kutoarjo is located in Jawa Tengah
Stasiun Kutoarjo
Stasiun Kutoarjo
Stasiun Kutoarjo (Jawa Tengah)

Stasiun Kutoarjo (KTA) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Semawung Daleman, Kutoarjo, Purworejo dan termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini merupakan stasiun utama di wilayah Kabupaten Purworejo sehingga dijadikan stasiun pemberhentian ujung bagi beberapa layanan kereta api penumpang, yaitu Sawunggalih dan Kutojaya Utara (keduanya tujuan Jakarta), Kutojaya Selatan tujuan Bandung, serta layanan komuter Prambanan Ekspres (Prameks) tujuan Yogyakarta.

Stasiun Kutoarjo diperkirakan telah ada sejak pembangunan jalur kereta api Cilacap–Kroya–Kutoarjo–Yogyakarta pada 20 Juli 1887, beserta jalur cabang menuju Kota Purworejo.[5] Bergabungnya Kabupaten Kutoarjo dengan Kabupaten Purworejo pada tahun 1934[6] membuat pengelolaan stasiun ini lebih efektif. Stasiun ini khusus untuk pemberangkatan kereta api jarak jauh yang melewati wilayah Purworejo, sedangkan Stasiun Purworejo dikhususkan untuk layanan kereta api pengumpan hingga tahun 2010.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Emplasemen Stasiun Kutoarjo sisi timur, tampak Depo Sarana Kutoarjo yang berfungsi untuk perawatan beberapa sarana perkeretaapian

Stasiun Kutoarjo memiliki delapan jalur kereta api, pada awalnya jalur 2 merupakan sepur lurus arah Kroya maupun Yogyakarta. Setelah jalur ganda menuju Yogyakarta selesai dibangun pada tahun 2007[7] dan dioperasikan pada tanggal 22 Januari 2008,[8] jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus jalur ganda arah Yogyakarta sekaligus sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Kroya, sedangkan jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus jalur ganda dari arah Yogyakarta sekaligus sebagai sepur badug panjang untuk langsiran rangkaian kereta api. Setelah jalur ganda menuju Stasiun Butuh dioperasikan per 30 November 2019, jalur 2 sepenuhnya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Kroya, sedangkan jalur 3 sepenuhnya dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Yogyakarta.

Rel di jalur 4–6 dirancang tanpa menggunakan batu balast/kricak. Jalur 4 dan 5 digunakan untuk menampung KA yang diberangkatkan dari stasiun ini,[9] sementara jalur 6 biasanya digunakan untuk menampung kereta luar dinas dan langsir. Ke arah timur dari jalur 1 terdapat percabangan jalur menuju Purworejo, tetapi jalur cabang tersebut kini telah dinonaktifkan dan hanya digunakan untuk menampung sejumlah gerbong barang yang telah tidak terpakai.

Bangunan stasiun ini kini sudah tidak asli, kecuali atap kanopi utama yang menaungi jalur 1–3 serta beberapa pintu dan tembok yang menghadap peron jalur 1. Stasiun ini diduga memiliki arsitektur yang mirip dengan Stasiun Purworejo. Hal ini dirancang karena memiliki arus penumpang yang sangat tinggi, sehingga bangunan utama stasiun perlu dilakukan renovasi supaya mampu mengurangi kesemrawutan.[10] Di selatan kawasan stasiun terdapat depo kereta yang dikhususkan untuk menyimpan kereta penumpang. Sementara itu, di timur emplasemen stasiun terdapat sub depo lokomotif yang memiliki dua lokomotif diesel hidraulik, yakni BB 300 06 dan BB 300 16, yang sebelumnya hanya digunakan untuk kegiatan langsir, tetapi kedua lokomotif tersebut kini sudah tidak beroperasi.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Tampak dalam Stasiun Kutoarjo pada tahun 2018

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Antarkota[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Jaka Tingkir, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Solo

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Kereta api komuter[sunting | sunting sumber]

P Prambanan Ekspres (Prameks), dari dan tujuan Yogyakarta

Barang[sunting | sunting sumber]

Parcel ONS (over-night service), tujuan:

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2019). Sekilas Cerita Daop 5 Purwokerto (PDF). e-PPID PT Kereta Api Indonesia. 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  4. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  5. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ Moehadi; Pratitis, Titi; Mulyono; Priyanto, Supriyo; Galba, Sindu (1988). Dampak Modernisasi Terhadap Hubungan Kekerabatan di Daerah Jawa Tengah. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. 
  7. ^ "Jalur Ganda Yogya-Kutoarjo Dapat Dioperasikan Saat Lebaran". Detik.com. 2007-09-26. Diakses tanggal 2020-05-09. 
  8. ^ "Besok Presiden Resmikan Rel Ganda di Kutoarjo". Kompas.com. 2008-01-21. Diakses tanggal 2020-05-09. 
  9. ^ Prasetya, S. (2014). "Kutoarjo (KTA): Stasiun Paling Ramai di Ujung Timur Daop V". Majalah KA. 96: 8–9. 
  10. ^ Musadad (2002). Arsitektur dan Fungsi Stasiun Kereta Api bagi Perkembangan Kota Purworejo 1901-1930 (Thesis). Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Butuh
ke arah Kroya
Kroya–Kutoarjo–Purworejo Purworejo
Terminus
Terminus Kutoarjo–Purwosari–Solo Balapan Montelan
ke arah Solo Balapan