Kereta api Pasundan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Plat nama KA Pasundan.PNG
Kereta api Pasundan
KA Pasundan 03-2015.JPG
Kereta api Pasundan tujuan Surabaya singgah di Stasiun Caruban
Info
Kelas Ekonomi AC
Sistem Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daop 8 Surabaya
Stasiun terminus Kiaracondong
Surabaya Gubeng
Jumlah stasiun 27
Rute pelayanan 1
Nomor KA 179-180
Operasional
Dibuka ?
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi VIII Surabaya
Dipo

Bandung (BD) dan Sidotopo (SDT) Untuk KA Pasundan Lebaran (Pasundan Tambahan)

Sidotopo (SDT) Untuk KA Pasundan reguler
Lokomotif CC 201, CC 203 , kadang CC206
Teknis
Jarak tempuh 656 km
Lebar sepur 1067 mm
Kecepatan operasi 70 s.d. 100 km/jam
Peta Rute

Templat:KA Pasundan

Kereta api Pasundan merupakan rangkaian kereta kelas ekonomi dengan rute Bandung Kiaracondong - Surabaya Gubeng melewati Stasiun Lempuyangan (Yogyakarta). Jarak yang ditempuh sekitar 656 km. Kereta ini biasanya membawa 6 K3 (gerbong ekonomi) 1 KMP3 (kereta makan dan pembangkit kelas tiga) dan 1 (kereta aling-aling).

Stasiun-stasiun yang disinggahi[sunting | sunting sumber]

Kereta api Pasundan berhenti di beberapa stasiun besar, antara lain, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Nagreg, Stasiun Cibatu, Stasiun Cipeundeuy, Stasiun Tasikmalaya, Stasiun Banjar, Stasiun Sidareja, Stasiun Maos, Stasiun Gombong, Stasiun Kebumen, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Jebres, Stasiun Walikukun, Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Jombang, Stasiun Mojokerto, dan Stasiun Surabaya Gubeng.

Asal-usul[sunting | sunting sumber]

Pasundan, merupakan nama lain dari Provinsi Jawa Barat. Sehingga Jawa Barat sering disebut dengan Tanah Pasundan atau Dataran Pasundan. Pasundan merupakan etimologis dari kata Sunda.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal Perjalanan KA Pasundan per 1 April 2015

Nomor KA 179
Stasiun Kedatangan Keberangkat
Surabaya Gubeng - 08.15
Mojokerto 08.53 08.57
Jombang 09.18 09.20
Nganjuk 09.53 10.01
Caruban 10.30 10.51
Madiun 11.05 11.12
Barat 11.22 11.28
Walikukun 11.56 11.58
Sragen 12.19 12.21
Purwosari 12.51 12.56
Klaten 13.19 13.21
Lempuyangan 13.45 14.00
Wates 14.31 14.34
Kutoarjo 15.03 15.09
Wonosari 15.49 16.00
Gombong 16.23 16.25
Kemranjen 16.45 16.53
Maos 17.13 17.15
Sidareja 17.57 17.59
Banjar 18.33 18.45
Ciamis 19.11 19.24
Tasikmalaya 19.49 20.04
Cipeundeuy 20.54 21.17
Cibatu 21.59 22.10
Kiaracondong 23.19 -
Nomor KA 180
Stasiun Kedatangan Keberangkat
Kiaracondong - 05.20
Cibatu 06.29 06.35
Warungbandrek 06.45 06.52
Cipeundeuy 07.17 07.27
Tasikmalaya 08.17 08.25
Ciamis 08.51 08.54
Banjar 09.20 09.30
Sidareja 10.04 10.06
Maos 11.05 11.10
Gombong 11.59 12.01
Kebumen 12.20 12.23
Kutowinangun 12.32 12.45
Kutoarjo 13.04 13.08
Wates 13.37 13.40
Lempuyangan 14.10 14.25
Klaten 14.49 14.52
Solo Purwosari 15.15 15.22
Sragen 16.04 16.06
Walikukun 16.38 16.48
Madiun 17.25 17.37
Caruban 18.04 18.31
Saradan 18.40 18.50
Wilangan 19.00 19.06
Nganjuk 19.33 19.35
Sukomoro 19.41 19.48
Sembung 20.13 20.20
Jombang 20.29 20.32
Mojokerto 20.55 20.58
Surabaya Gubeng 21.36 -

Galeri[sunting | sunting sumber]

Insiden[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]