Bus rel Bathara Kresna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bus rel Bathara Kresna
Plat nama Rail Bus Bathara Kresna New.png
20150402 074727.jpg
Bus rel Bathara Kresna di Stasiun Wonogiri
Info
Kelas Bus rel ekonomi AC
Sistem Bus rel jarak dekat
Status Beroperasi
Lokal Daop 6 Jogja
Stasiun terminus Purwosari
Wonogiri
Rute pelayanan 2
Operasional
Dibuka 5 Agustus 2012
Ditutup 2013
Dibuka kembali 11 Maret 2015
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi VI Yogyakarta
Karakteristik jalur Lintas datar, lintas pegunungan (Pasar Nguter-Wonogiri), jalur rel pinggir jalan raya (Purwosari-Solo Kota)
Depot Solo Balapan (SLO)
Teknis
Jarak tempuh 37 km
Lebar sepur 1.067 mm
Kecepatan operasi 10 s.d. 30 km/jam
Kereta api Banyubiru dan Bus rel Bathara Kresna di Stasiun Purwosari

Bus rel Bathara Kresna adalah bus rel (rail bus) milik PT Kereta Api Indonesia, yang beroperasi di rute Solo Purwosari-Wonogiri dan merupakan proyek kerja sama Pemerintah Kota Surakarta dengan PT KAI, pada saat Kota Surakarta dipimpin oleh Joko Widodo. Bus rel ini adalah bus rel kedua di Indonesia setelah bus rel Kertalaya di Sumatera Selatan. Bus rel ini diperkenalkan kepada publik pada tanggal 26 Juli 2011 dan diresmikan oleh Menteri Perhubungan RI Freddy Numberi[1], di Surakarta bersama dengan bus bertingkat pariwisata. Bus rel ini mulai beroperasi pada tanggal 5 Agustus 2012 dengan rute Sukoharjo-Solo Purwosari-Yogyakarta Tugu.[2] Karena ada jembatan kereta api yang sedang diperkuat antara Stasiun Pasarnguter-Stasiun Wonogiri, untuk sementara bus rel ini hanya sampai Stasiun Sukoharjo.[2]

Bus rel ini berhenti beroperasi pada sekitar awal tahun 2013, setelah mangkrak sejak Oktober 2012 karena generator rangkaian bus rel yang sering rusak.[1] Bus rel ini dibawa ke pabrik PT Inka di Madiun untuk diperbaiki.[1] Hingga 2015 bus rel ini hanya dikandangkan di dipo lokomotif Solo Balapan[3], sampai pada akhirnya PT KAI memutuskan untuk mengoperasikan kembali bus rel ini. Saat ini bus rel telah beroperasi kembali dengan rute Purwosari-Wonogiri pp dengan rute trayek dua kali sehari.

Karena adanya gangguan operasional pada bulan Juni 2015, rangkaian bus rel ini untuk sementara tidak beroperasi dan berada di bengkel.[4] Merespon hal tersebut, DAOP 6 Jogja mensiasati perjalanan kereta api ini menggunakan rangkaian cadangan kereta api Prambanan Ekspres berbasis KRD MCW yang mana berjalan dua pekan untuk menunggu selesainya perbaikan.[4] Dengan selesainya perbaikan, semenjak Juli 2015 hingga saat ini bus rel beroperasi dengan rangkaian aslinya.

Uji coba 2014-2015[sunting | sunting sumber]

Tanggal 4 Desember 2014, bus rel ini kembali diujicobakan oleh PT KAI dan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Surakarta. Bus rel ini rencanannya dioperasikan pada 6 Februari 2015 dengan rute Solo-Sukoharjo-Wonogiri dengan tarif Rp4.000,00.[5] Namun pada awal Februari 2015, Kementerian Perhubungan Indonesia menunda pengoperasian tersebut[6] hingga Maret 2015.

Memasuki bulan Maret 2015, kembali diumumkan bahwa bus rel akan diluncurkan kembali pada tanggal 11 Maret 2015, dengan operasional untuk umum dimulai pada tanggal 12 Maret 2015. Bus rel ini secara resmi beroperasi kembali dengan diresmikanya oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada tanggal 11 Maret 2015 di Stasiun Purwosari.[7]

Jadwal[sunting | sunting sumber]

KA 10446 Purwosari-Wonogiri

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Purwosari - 06.00
Solo Kota 06.23 06.25
Sukoharjo 06.57 06.59
Pasarnguter 07.19 07.21
Wonogiri 07.45 -

KA 10439 Wonogiri-Purwosari

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Wonogiri - 08.00
Pasarnguter 08.26 08.28
Sukoharjo 08.48 08.50
Solo Kota 09.21 09.23
Purwosari 09.45 -

KA 10448 Purwosari-Wonogiri

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Purwosari - 10.00
Solo Kota 10.23 10.25
Sukoharjo 10.57 10.59
Pasarnguter 11.19 11.21
Wonogiri 11.45 -

KA 10441 Wonogiri-Purwosari

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Wonogiri - 12.15
Pasarnguter 12.41 12.43
Sukoharjo 13.03 13.05
Solo Kota 13.35 13.38
Purwosari 14.00 -

Asal usul istilah[sunting | sunting sumber]

Plat nama KA Bathara Kresna pada kereta penumpang

Nama Bathara Kresna berasal dari tokoh Mahabharata, Krishna atau Kresna yang bertugas menyelamatkan dunia dan menegakkan kebenaran setelah perang di Kurukshetra. Karakteristik tokoh tersebut kemudian dilekatkan pada bus rel ini sehingga menumbuhkan kebanggaan bagi setiap penumpangnya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c VIVA.co.id, PT. VIVA MEDIA BARU -. "Merugi, Railbus Solo-Wonogiri yang Diinisiasi Jokowi Dihentikan". Diakses tanggal 2016-07-17. 
  2. ^ a b "Railbus Batara Layani Sukoharjo-Solo-Yogyakarta - www.antarajateng.com". www.antarajateng.com. Diakses tanggal 2016-07-17. 
  3. ^ Tempo.Co. "Railbus Batara Kresna Dibiarkan Mangkrak | nusa | tempo.co". Diakses tanggal 2016-07-17. 
  4. ^ a b Media, R. Wibisono-Solopos Digital. "FOTO RAILBUS BATARA KRESNA : Railbus Batara Kresna Absen Lagi". SOLOPOS.com. Diakses tanggal 2016-07-17. 
  5. ^ VivaNews: Railbus Solo Dioperasikan Kembali
  6. ^ Tribun Jateng: Kemenhub Tunda Pengoperasian Railbus di Solo-Wonogiri
  7. ^ "Sehari, Railbus Batara Kresna Dijadwalkan Beroperasi Dua Kali PP SUARAMERDEKA.com". 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]