Kereta api Kertajaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Kereta api Gaya Baru Malam Utara)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Kertajaya
300px
Kertajaya Railway passing of Tambun Station.jpg
Kereta api Kertajaya melintasi Stasiun Tambun
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VIII Surabaya
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang2.240 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalSurabaya Pasarturi
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh725 km
Waktu tempuh reratarata-rata 11 jam
Frekuensi perjalananSatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEkonomi premium
Pengaturan tempat duduk80 tempat duduk, disusun 2-2 saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (kelas ekonomi premium)
kursi dapat direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dengan/tanpa tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara, musala.
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal
  • 255-256 (reguler)
  • 7027-7028 (tambahan)
Peta rute
Jalur KA Lintas Utara
(Jakarta-Semarang-Surabaya-Malang)
Untuk KA: (Mulai 1 Desember 2019)
Jakarta Kota C B TP Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk5.png Roundetjk9B.png Roundetjk12.png
Jakarta Pasar Senen B L Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
ke Gambir
Jatinegara B L Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono
DKI Jakarta
Jawa Barat
Bekasi B
Karawang
Cikampek
ke Bandung
Pegaden Baru
Jatibarang
Cirebon
Cirebon Prujakan
ke Purwokerto
Jawa Barat
Jawa Tengah
Babakan
Tanjung
Brebes
ke Purwokerto
Tegal
Pemalang
Pekalongan
Weleri
Semarang Poncol Trans Semarang 3A.svg Trans Semarang 3B.svg Trans Semarang 4.svg Trans Semarang 7.svg
Semarang Tawang Trans Semarang 2.svg Trans Semarang 3A.svg Trans Semarang 3B.svg Trans Semarang 4.svg Trans Semarang 7.svg
ke Solo
Ngrombo
ke Gundih
Jambon
Kradenan
Doplang
Randublatung
Cepu
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bojonegoro
Babat
ke Jombang
Lamongan
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Surabaya Pasar Turi
ke Kalimas
ke Surabaya Kota, Sidotopo
Surabaya Gubeng
Jalan Prof. Dr. Mustopo
ke Yogyakarta
Sidoarjo
Bangil
ke Jember
Lawang
Malang
ke Kertosono

Keterangan :

  • KA Jayabaya berterminus di Stasiun Malang
  • KA Tegal Ekspres berterminus di Stasiun Tegal
  • KA Gumarang, KA Kertajaya, KA Dharmawangsa, dan KA Maharani berterminus di Stasiun Surabaya Pasarturi.
  • KA Menoreh dan KA Tawang Jaya Premium berterminus di Stasiun Semarang Tawang.
  • KA Kaligung, KA Tawang Jaya, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Blora Jaya berterminus di Stasiun Semarang Poncol
  • Hanya Jayabaya yang berhenti di stasiun bertulis miring
  • Hanya Dharmawangsa yang berhenti di stasiun bertanda bolong

Kereta api Kertajaya merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi premium (reguler) yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), melayani lintas Surabaya PasarturiPasar Senen dan sebaliknya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Kertajaya sebelum beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat buatan PT INKA, 2019

Sebelum kereta api Kertajaya diluncurkan, terdapat layanan kereta api lintas Surabaya–Jakarta yang beroperasi per 25 Desember 1971, yaitu kereta api Gaya Baru Malam Utara. Setelah dilakukan rasionalisasi oleh PT KA, kereta api tersebut berhenti beroperasi per 21 Januari 2002.[1][2]

Pada awalnya, kereta api Kertajaya beroperasi menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi buatan PT INKA keluaran 2003 hingga 2005—belum diketahui kapan ia mulai beroperasi, tetapi nama "Kertajaya" muncul pada grafik perjalanan kereta api 1998. Selain itu, rangkaian kereta api ini pernah dirangkaikan dengan kereta bagasi berwarna biru sebelum terjadi kebakaran kereta bagasi pada 27 November 2013.[3]

Pada 4 Desember 2015, PT KAI meluncurkan kereta api Kertajaya Tambahan dengan rangkaian kereta panjang yang terdiri dari satu kereta makan pembangkit, 14 kereta ekonomi, dan satu kereta makan pembangkit kelas bisnis (MP2). Rangkaian kereta panjang tersebut kemudian sempat dialihkan untuk perjalanan reguler.[4]

Mulai tahun 2019, rangkaian kereta baja nirkarat kelas ekonomi premium buatan PT INKA keluaran 2019 digunakan untuk pengoperasian kereta api Kertajaya. Sesuai dengan grafik perjalanan kereta api (gapeka) 2019, rangkaian kereta ini memiliki masa istirahat yang cukup lama di Stasiun Surabaya Pasarturi sehingga rangkaian keretanya digunakan untuk pengoperasian kereta api Maharani pada pagi hari.

Mulai 1 April 2020, pemberhentian kereta api Kertajaya dialihkan dari Stasiun Semarang Tawang ke Stasiun Semarang Poncol.[5]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan Surabaya PasarturiPasar Senen pp.
Susunan rangkaian kereta
Kereta nomor 1 2 3 4 5 Kereta makan-pembangkit (MP2) 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Kereta pembangkit (P)
Keterangan Kereta penumpang kelas ekonomi premium (K3) Kereta penumpang kelas ekonomi premium (K3)
Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp175.000,00–Rp300.000,00, bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam lintas berikut:

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal perjalanan kereta api Kertajaya per 10 Februari 2021 (berdasarkan Gapeka 2021).

KA 255 Kertajaya
(Surabaya Pasarturi-Pasar Senen)
KA 256 Kertajaya
(Pasar Senen-Surabaya Pasarturi)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Pasarturi - 21.05 Pasar Senen - 14.10
Lamongan 21.40 21.43 Bekasi 14.39 14.41
Babat 22.07 22.10 Haurgeulis 16.12 16.14
Bojonegoro 22.40 22.43 Jatibarang 16.47 16.50
Cepu 23.15 23.22 Cirebon Prujakan 17.24 17.34
Randublatung 23.44 23.46 Brebes 18.22 18.25
Ngrombo 00.33 00.36 Tegal 18.37 18.43
Semarang Poncol 01.30 01.49 Pekalongan 19.31 19.35
Weleri 02.21 02.24 Weleri 20.14 20.16
Pekalongan 03.05 03.10 Semarang Poncol 20.51 21.04
Tegal 03.57 04.03 Ngrombo 21.59 22.01
Brebes 04.15 04.17 Randublatung 22.47 22.49
Cirebon Prujakan 05.04 05.15 Cepu 23.11 23.17
Jatibarang 05.50 05.52 Bojonegoro 23.47 23.50
Haurgeulis 06.26 06.28 Babat 00.20 00.23
Bekasi 07.59 08.01 Lamongan 00.46 00.49
Pasar Senen 08.29 - Surabaya Pasarturi 01.25 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada 15 April 2006 pukul 02.10, kereta api Sembrani dan kereta api Kertajaya bertabrakan di emplasemen Stasiun Gubug. Kecelakaan itu terjadi ketika kereta api Kertajaya meninggalkan jalur kereta api sebelum waktunya saat bersilang dengan kereta api Sembrani yang datang dari arah belakang. Hal itu disebabkan oleh kerusakan pemindah kanal radio kereta api Kertajaya sehingga kabar penyusulan kereta api Kertajaya oleh kereta api Sembrani dari PPKA kepada masinis kereta api Kertajaya tidak tersampaikan dan banyaknya penumpang dalam kabin masinis. Kejadian tersebut mengakibatkan 13 orang meninggal dunia dan 26 lainnya masuk rumah sakit.

Pada 27 November 2013, kereta bagasi warna biru milik kereta api Kertajaya terbakar beserta seluruh muatannya.[3]

Pada 21 Februari 2017 pukul 04.00 WIB, penumpang ditemukan membawa seekor ular sanca kembang pada kereta 14 kereta api Kertajaya Tambahan jurusan Surabaya-Jakarta. Kemudian ular tersebut ditangkap kemudian diturunkan di Stasiun Tegal pada pukul 04.48. Penumpang tidak ada yang mengakui saat petugas keamanan dalam (PKD) dan TNI mempertanyakan kepemilikan ular tersebut.[6][7]

Pada 25 Agustus 2016 pagi, satu kereta ekonomi (K3) beserta kereta makan pembangkit (MP2) kereta api Kertajaya terbakar.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]