Kereta api Kamandaka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Kamandaka
300px
KA Kamandaka masuk SMC.jpg
Kereta api Kamandaka saat akan memasuki Stasiun Semarang Poncol
Informasi umum
Jenis layananKereta api aglomerasi[1]
StatusBeroperasi
Mulai beroperasi17 Februari 2014
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang100.000 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalPurwokerto
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirSemarang Tawang
Jarak tempuh246 km
Waktu tempuh rerata4,5-5 jam
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi plus
Layanan disabilitasAda
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80/64 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi plus)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Hanya pada layanan kelas eksekutif
Fasilitas bagasiAda
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional50 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal187-190, 197-198
Peta rute
Kereta api Kamandaka/rute

Kereta api Kamandaka merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi plus milik PT Kereta Api Indonesia untuk menghubungkan Stasiun Purwokerto dengan Stasiun Semarang Tawang.

Nama "Kamandaka" diambil dari salah satu tokoh legenda asal Banyumas, Raden Kamandaka, yang kemudian dikenal dengan nama Lutung Kasarung.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Kamandaka diresmikan oleh Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada 17 Febuari 2014.[2] Jumlah perjalanan kereta api ini sempat ditambah menjadi tiga kali pulang pergi dalam sehari mulai 19 Desember 2014.[3]

Sejak adanya layanan kereta api Joglosemarkerto, layanan kereta api Kamandaka (bersama kereta api Joglokerto) sempat dihapus mulai 1 Desember 2018.[4] Untuk melayani pelanggan di lintas Semarang–Purwokerto, PT KAI kembali meluncurkan kereta api ini pada 1 Februari 2019.[5]

Lintas pelayanan[sunting | sunting sumber]

Pengoperasian kereta api Kamandaka memanfaatkan jalur kereta api lintas Tegal–Prupuk yang mana jalur tersebut hanya digunakan untuk layanan kereta api ketel dari Maos menuju Tegal. Kereta api penumpang terakhir yang melintasi jalur tersebut yaitu kereta api Mahesa relasi SemarangBandung yang mana pengoperasian kereta api tersebut dihentikan pada tahun 2000-an. Pada tahun 2009, jalur tersebut pernah dilalui kereta api Kaligung dengan rute Semarang–Slawi.[6] Namun, rute kereta api tersebut diperpendek hingga Tegal karena tingkat keterisian penumpang yang rendah.

Rangkaian kereta[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya, kereta api Kamandaka beroperasi menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi dengan jumlah kursi per kereta sebanyak 106 kursi. Selanjutnya, ia beroperasi menggunakan bekas rangkaian kereta api Menoreh dan Ambarawa Ekspres dengan layanan kelas ekonomi plus (80 kursi per kereta) mulai 23 Februari 2017.

Layanan kelas kereta api ini ditambah kelas eksekutif mulai 1 April 2017.[butuh rujukan]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Rute PurwokertoSemarang Tawang pp.
Susunan rangkaian kereta
Kereta nomor Kereta pembangkit (P) 1 2 3 Kereta makan 1 2 3 4 5 6
Keterangan Kereta penumpang kelas eksekutif (K1) Kereta penumpang kelas ekonomi plus (K3)
Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Kamandaka per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

Stasiun KA 187/188 Kamandaka Stasiun KA 189/190 Kamandaka KA 197/198 Kamandaka
Datang Berangkat Datang Berangkat Datang Berangkat
Purwokerto - 05.00 Semarang Tawang - 11.00 - 20.30
Bumiayu 05.42 05.44 Semarang Poncol 11.07 11.13 20.37 20.40
Prupuk 06.04 06.07 Weleri 11.42 11.44 21.12 21.16
Slawi 06.35 06.39 Pekalongan 12.23 12.27 21.58 22.02
Tegal 06.56 07.13 Pemalang 12.52 12.54 22.28 22.31
Pemalang 07.36 07.39 Tegal 13.17 13.28 22.55 23.04
Pekalongan 08.05 08.10 Slawi 13.47 13.55 23.22 23.24
Weleri 08.48 08.52 Prupuk 14.28 14.34 23.52 23.54
Semarang Poncol 09.25 09.31 Bumiayu 14.54 14.59 00.14 00.16
Semarang Tawang 09.38 - Purwokerto 15.45 - 00.59 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ PT Kereta Api Indonesia (Persero). "Mengenal Perjalanan Kereta Api Komuter, Lokal dan Aglomerasi"
  2. ^ "KA Kamandaka Diluncurkan Layani Rute Purwokerto-Semarang". detiknews. Diakses tanggal 2020-03-13. 
  3. ^ Redaksi, Rachma Tri Widuri Staf (2014-12-19). "Perjalanan Kereta Semarang-Purwokerto Ditambah". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-13. 
  4. ^ "KA Kamandaka Diintegrasikan Jadi KA Joglosemarkerto". Republika Online. 2018-11-30. Diakses tanggal 2020-03-13. 
  5. ^ Anugrah, Arbi. "KA Kamandaka Kembali Melayani Relasi Purwokerto-Semarang". detiknews. Diakses tanggal 2020-03-13. 
  6. ^ "Jadwal Kereta Api di Stasiun Slawi dan Stasiun Besar Kota Tegal | infotegal" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-18. 
  7. ^ Tribun: Petugas KAI Tangkap Bocah SD Pelempar Batu ke Arah KA Kamandaka

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]