Stasiun Weleri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Weleri
Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun WLR.png
Stasiun Weleri 2019.jpg
Stasiun Weleri, 2019
LokasiJalan Stasiun Weleri 1
Karangdowo, Weleri, Kendal, Jawa Tengah 51355
Indonesia
Ketinggian+12 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi IV Semarang
Letak dari pangkalkm 39+065 lintas Semarang Poncol-Tegal-Cirebon
km 0+000 lintas WeleriBesokor[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama tinggi)
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • WLR
  • 2501
[2]
KlasifikasiI[2]
Sejarah
Dibuka1897
Operasi layanan
Jayabaya, Dharmawangsa, Ciremai, Kamandaka, Joglosemarkerto, Kaligung, Tawang Jaya (reguler & premium), Kertajaya, Airlangga, dan Menoreh
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Musala Toilet Area merokok Ruang menyusui 
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02 (2013–sekarang)
Diagram lintasan stasiun
ke Krengseng
±
300 m
984,25 ft
Jl. Balai Desa
±
200 m
656,17 ft
Jl. Cempaka
Jl. Jend. Sudirman
Jalan Raya Weleri
Jl. Desa Sumberagung
±
400 m
1312,34 ft
ke Kalibodri
Lokasi pada peta

Stasiun Weleri (WLR) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Karangdowo, Weleri, Kendal. Stasiun yang terletak pada ketinggian +12 m ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang dan merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling barat di Kabupaten Kendal.

Saat ini stasiun ini menjadi stasiun utama yang menggantikan Stasiun Kendal karena merupakan satu-satunya yang melayani naik-turun penumpang di wilayah tersebut. Stasiun ini hanya disinggahi oleh sebagian besar kereta api penumpang kelas ekonomi dan kelas campuran. Dari jalan raya, stasiun ini berada di belakang Pasar Weleri.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 3 yang lama sebagai sepur lurus. Setelah jalur ganda mulai stasiun ini hingga Stasiun Kaliwungu resmi dioperasikan mulai akhir November 2013[3] dan kemudian hingga Stasiun Ujungnegoro mulai pertengahan Maret 2014,[4] jumlah jalurnya bertambah menjadi lima. Jalur 1 yang lama dibongkar, jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 1 yang baru, jalur 3 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur 4 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Cirebon. Sisanya, jalur 4 yang baru dan jalur 5 merupakan sepur belok baru. Selain itu, sistem persinyalan elektrik yang lama telah diganti dengan yang baru produksi PT Len Industri.

Sejak 2020, stasiun ini telah ditambahkan overcapping/kanopi yang menaungi jalur 1-3 sehingga aktivitas naik/turun penumpang tidak terganggu oleh hujan dan terik matahari. Semua peron di stasiun ini sudah menggunakan peron tinggi.

Dahulu ke arah selatan, terdapat jalur kereta api cabang ke Dusun Besokor di Desa Sidomukti sepanjang 3,6 km (dibuka 1 April 1901).[5] Tidak diketahui kapan atau mengapa jalur ini ditutup, tetapi kemungkinan karena dibongkar oleh pekerja romusha Jepang pada tahun 1943. Saat itu, Jepang memang sedang mencari bahan material untuk perang sehingga banyak jalur kereta api di Indonesia dibongkar.

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Di stasiun ini diperdengarkan lagu Gambang Semarang (varian piano ala Stasiun Semarang Tawang yang lama) pada keberangkatan kereta, bukan kedatangan kereta.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Kertajaya, tujuan Jakarta dan tujuan Surabaya

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Menoreh, tujuan Jakarta dan tujuan Semarang

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Mediatama, Grahanusa (2013-11-22). "KAI resmikan jalur rel ganda Kaliwungu-Weleri". kontan.co.id. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  4. ^ "Switchover Terakhir di Jalur Ganda KA Pantura". Berita Trans. 2014-02-26. Diakses tanggal 2019-02-10. 
  5. ^ Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (1917). Verslag - SCS - 1916. Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Krengseng
ke arah Tegal
Tegal–Brumbung Kalibodri
ke arah Brumbung
Terminus Weleri–Besokor
nonaktif sejak zaman Hindia-Belanda
Besokor
Terminus

Koordinat: 6°58′15″S 110°04′11″E / 6.970929°S 110.069737°E / -6.970929; 110.069737